<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KBRI Seoul Terus Koordinasi dengan KCG untuk Pencarian 4 ABK WNI yang Hilang Usai Kapal Tenggelam</title><description>Sesuai prosedur, operasi SAR dilaksanakan selama 3x24 jam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/12/18/2982221/kbri-seoul-terus-koordinasi-dengan-kcg-untuk-pencarian-4-abk-wni-yang-hilang-usai-kapal-tenggelam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/12/18/2982221/kbri-seoul-terus-koordinasi-dengan-kcg-untuk-pencarian-4-abk-wni-yang-hilang-usai-kapal-tenggelam"/><item><title>KBRI Seoul Terus Koordinasi dengan KCG untuk Pencarian 4 ABK WNI yang Hilang Usai Kapal Tenggelam</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/12/18/2982221/kbri-seoul-terus-koordinasi-dengan-kcg-untuk-pencarian-4-abk-wni-yang-hilang-usai-kapal-tenggelam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/12/18/2982221/kbri-seoul-terus-koordinasi-dengan-kcg-untuk-pencarian-4-abk-wni-yang-hilang-usai-kapal-tenggelam</guid><pubDate>Selasa 12 Maret 2024 13:59 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/12/18/2982221/kbri-seoul-terus-koordinasi-dengan-kcg-untuk-pencarian-4-abk-wni-yang-hilang-usai-kapal-tenggelam-IsmSjzAdtT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KBRI Seoul terus koordinasi dengan KCG untuk pencarian 4 ABK WNI yang hilang usai kapal tenggelam (Foto: Ilustrasi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/12/18/2982221/kbri-seoul-terus-koordinasi-dengan-kcg-untuk-pencarian-4-abk-wni-yang-hilang-usai-kapal-tenggelam-IsmSjzAdtT.jpg</image><title>KBRI Seoul terus koordinasi dengan KCG untuk pencarian 4 ABK WNI yang hilang usai kapal tenggelam (Foto: Ilustrasi/Okezone)</title></images><description>SEOUL - Tim Pelindungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul  terus berkoordinasi erat dengan Korean Coast Guard (KCG) untuk proses pencarian 4 awak buah kapal warga negara Indonesia (ABK WNI) yang hilang karena tenggelamnya kapal penangkap ikan 2 Haesinho.

Menurut suaran pers yang diterima Okezone, hingga saat ini (12/3/2023)), KCG masih terus melakukan pencarian atas 5 ABK yang terdiri atas 4 WNI dan 1 warga negara (WN) Korea yang hilang.


BACA JUGA:
3 ABK WNI Meninggal dalam Kecelakaan Kapal Korsel, 4 Lainnya Masih Hilang

KCG telah mengerahkan 19 kapal KCG, 1 kapal Angkatan Laut Korea, 27 kapal swasta yang berada di sekitar lokasi, 13 helikopter dan 20 penyelam.


BACA JUGA:
Kecelakaan Kapal Penangkap Ikan di Jepang, KBRI Tokyo Pastikan 20 ABK WNI Aman

Sesuai prosedur, operasi SAR dilaksanakan selama 3x24 jam. Selain itu, setelah berkoordinasi dengan KBRI Seoul, pihak KCG memutuskan untuk memperpanjang operasi SAR.

KBRI juga berkoordinasi dengan pemilik kapal untuk mempersiapkan pemulangan 3 jenazah ABK WNI yg telah ditemukan sebelumnya serta pemenuhan hak hak para ABK. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI) bekerja sama dengan instansi terkait terus memberikan update proses pencarian dan penanganan jenazah kepada keluarga di Indonesia.
Kapal tersebut diketahui membawa tujuh ABK warga negara Indonesia (WNI) saat tenggelam akibat kecelakaan di perairan 68 kilometer selatan pulau di Kota Tongyeong, Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan pada Sabtu, (9/3/2024).
Direktur Perlindungan WNI (PWNI) Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI) Judha Nugraha mengatakan bahwa hingga Minggu, (10/3/2024) penjaga pantai Korea Selatan telah menemukan 4 ABK kapal 2 Haesinho, yang terdiri dari 3 WNI dan seorang warga negara Korea Selatan. Sayangnya keempat ABK tersebut meninggal dunia setelah ditemukan tak sadarkan diri dan menjalani perawatan di RS SAR Tongyeong.





Saat ini pencarian masih dilakukan untuk menemukan 5 ABK lainnya yang belum ditemukan.



&amp;ldquo;Proses pencarian masih terus dilakukan Korean Coast Guard (KCG) untuk 5 ABK lainnya, terdiri dari 4 ABK WNI dan 1 ABK Korsel.



Judha juga mengungkapkan bahwa KBRI Seoul telah mengirimkan tim untuk mengurus jenazah ABK WNI yang telah ditemukan.

</description><content:encoded>SEOUL - Tim Pelindungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul  terus berkoordinasi erat dengan Korean Coast Guard (KCG) untuk proses pencarian 4 awak buah kapal warga negara Indonesia (ABK WNI) yang hilang karena tenggelamnya kapal penangkap ikan 2 Haesinho.

Menurut suaran pers yang diterima Okezone, hingga saat ini (12/3/2023)), KCG masih terus melakukan pencarian atas 5 ABK yang terdiri atas 4 WNI dan 1 warga negara (WN) Korea yang hilang.


BACA JUGA:
3 ABK WNI Meninggal dalam Kecelakaan Kapal Korsel, 4 Lainnya Masih Hilang

KCG telah mengerahkan 19 kapal KCG, 1 kapal Angkatan Laut Korea, 27 kapal swasta yang berada di sekitar lokasi, 13 helikopter dan 20 penyelam.


BACA JUGA:
Kecelakaan Kapal Penangkap Ikan di Jepang, KBRI Tokyo Pastikan 20 ABK WNI Aman

Sesuai prosedur, operasi SAR dilaksanakan selama 3x24 jam. Selain itu, setelah berkoordinasi dengan KBRI Seoul, pihak KCG memutuskan untuk memperpanjang operasi SAR.

KBRI juga berkoordinasi dengan pemilik kapal untuk mempersiapkan pemulangan 3 jenazah ABK WNI yg telah ditemukan sebelumnya serta pemenuhan hak hak para ABK. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI) bekerja sama dengan instansi terkait terus memberikan update proses pencarian dan penanganan jenazah kepada keluarga di Indonesia.
Kapal tersebut diketahui membawa tujuh ABK warga negara Indonesia (WNI) saat tenggelam akibat kecelakaan di perairan 68 kilometer selatan pulau di Kota Tongyeong, Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan pada Sabtu, (9/3/2024).
Direktur Perlindungan WNI (PWNI) Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI) Judha Nugraha mengatakan bahwa hingga Minggu, (10/3/2024) penjaga pantai Korea Selatan telah menemukan 4 ABK kapal 2 Haesinho, yang terdiri dari 3 WNI dan seorang warga negara Korea Selatan. Sayangnya keempat ABK tersebut meninggal dunia setelah ditemukan tak sadarkan diri dan menjalani perawatan di RS SAR Tongyeong.





Saat ini pencarian masih dilakukan untuk menemukan 5 ABK lainnya yang belum ditemukan.



&amp;ldquo;Proses pencarian masih terus dilakukan Korean Coast Guard (KCG) untuk 5 ABK lainnya, terdiri dari 4 ABK WNI dan 1 ABK Korsel.



Judha juga mengungkapkan bahwa KBRI Seoul telah mengirimkan tim untuk mengurus jenazah ABK WNI yang telah ditemukan.

</content:encoded></item></channel></rss>
