<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Antusias Berburu Takjil di Kebon Jeruk, Cocok buat Orang Pulang Kerja   </title><description>Masyarakat Kebon Jeruk Jakarta Barat terlihat mulai antusias berburu makanan jelang buka puasa di hari pertama.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/12/338/2982317/warga-antusias-berburu-takjil-di-kebon-jeruk-cocok-buat-orang-pulang-kerja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/12/338/2982317/warga-antusias-berburu-takjil-di-kebon-jeruk-cocok-buat-orang-pulang-kerja"/><item><title>Warga Antusias Berburu Takjil di Kebon Jeruk, Cocok buat Orang Pulang Kerja   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/12/338/2982317/warga-antusias-berburu-takjil-di-kebon-jeruk-cocok-buat-orang-pulang-kerja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/12/338/2982317/warga-antusias-berburu-takjil-di-kebon-jeruk-cocok-buat-orang-pulang-kerja</guid><pubDate>Selasa 12 Maret 2024 17:25 WIB</pubDate><dc:creator>Ismet Humaedi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/12/338/2982317/warga-antusias-berburu-takjil-di-kebon-jeruk-cocok-buat-orang-pulang-kerja-HU14T8zxHY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjual takjil di Kebon Jeruk (foto: dok MPI/Ismet)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/12/338/2982317/warga-antusias-berburu-takjil-di-kebon-jeruk-cocok-buat-orang-pulang-kerja-HU14T8zxHY.jpg</image><title>Penjual takjil di Kebon Jeruk (foto: dok MPI/Ismet)</title></images><description>
JAKARTA - Masyarakat Kebon Jeruk Jakarta Barat terlihat mulai antusias berburu makanan jelang buka puasa di hari pertama. Tempat jajanan takjil ini mulai ramai seperti Ramadhan sebelumnya.

Para pedagang sejak siang hari hingga pukul 16.00 WIB mulai menggelar lapak dagangannya di kawasan Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Hingga waktu berbuka biasanya lokasi tersebut semakin padat.

BACA JUGA:
 Pemprov DKI Jakarta Perbolehkan Buka Puasa di Transportasi Umum, Ini Aturannya&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Dari pantauan redaksi, pembeli yang datang silih berganti membuat arus lalu lintas (lalin) di sekitar lokasi sedikit tersendat. Akses parkir juga terbatas dan membuat para pembeli mengantre.

Selain pedagang yang sehari-hari berada di lokasi tersebut, pedagang musiman atau pedagang takjil khusus di bulan Ramadhan juga kerap memadati kawasan Jalan Panjang Kebon Jeruk. Salah satunya Rukayah yang menjajakan gorengan, kolak dan lainnya.

Tahun lalu dia bisa mendapat omzet hingga Rp500 ribu per harinya bila dagangannya habis. &amp;ldquo;Kalau sekarang belum tahu (penghasilannya). Kan baru hari pertama Ramadhan,&amp;rdquo;kata dia.

BACA JUGA:
Apakah Turis Bisa Kunjungi Masjidil Aqsa Selama Ramadhan?
Para pedagang di lokasi tersebut menjajakan berbagai makanan takjil seperti aneka gorengan, lontong, es buah, dan kolak.



Beberapa pedagang takjil ini mengaku memilih lokasi tersebut karena sudah membuka lapak dagangannya belasan tahun di setiap bulan puasa. Jalan tersebut dipilih kerena memang banyak dilalui orang.



&amp;ldquo;Banyak orang beli takjil dari mana-mana di sini, terutama orang yang pada pulang kerja,&amp;rdquo; kata Rukayah.



Satu masalah yang kerap terjadi adalah kemacetan. Ramainya pembeli yang datang membawa kendaraan menjadi penyebab kepadatan dan menganggu aktivitas lalu lintas di sekitar lokasi.</description><content:encoded>
JAKARTA - Masyarakat Kebon Jeruk Jakarta Barat terlihat mulai antusias berburu makanan jelang buka puasa di hari pertama. Tempat jajanan takjil ini mulai ramai seperti Ramadhan sebelumnya.

Para pedagang sejak siang hari hingga pukul 16.00 WIB mulai menggelar lapak dagangannya di kawasan Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Hingga waktu berbuka biasanya lokasi tersebut semakin padat.

BACA JUGA:
 Pemprov DKI Jakarta Perbolehkan Buka Puasa di Transportasi Umum, Ini Aturannya&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Dari pantauan redaksi, pembeli yang datang silih berganti membuat arus lalu lintas (lalin) di sekitar lokasi sedikit tersendat. Akses parkir juga terbatas dan membuat para pembeli mengantre.

Selain pedagang yang sehari-hari berada di lokasi tersebut, pedagang musiman atau pedagang takjil khusus di bulan Ramadhan juga kerap memadati kawasan Jalan Panjang Kebon Jeruk. Salah satunya Rukayah yang menjajakan gorengan, kolak dan lainnya.

Tahun lalu dia bisa mendapat omzet hingga Rp500 ribu per harinya bila dagangannya habis. &amp;ldquo;Kalau sekarang belum tahu (penghasilannya). Kan baru hari pertama Ramadhan,&amp;rdquo;kata dia.

BACA JUGA:
Apakah Turis Bisa Kunjungi Masjidil Aqsa Selama Ramadhan?
Para pedagang di lokasi tersebut menjajakan berbagai makanan takjil seperti aneka gorengan, lontong, es buah, dan kolak.



Beberapa pedagang takjil ini mengaku memilih lokasi tersebut karena sudah membuka lapak dagangannya belasan tahun di setiap bulan puasa. Jalan tersebut dipilih kerena memang banyak dilalui orang.



&amp;ldquo;Banyak orang beli takjil dari mana-mana di sini, terutama orang yang pada pulang kerja,&amp;rdquo; kata Rukayah.



Satu masalah yang kerap terjadi adalah kemacetan. Ramainya pembeli yang datang membawa kendaraan menjadi penyebab kepadatan dan menganggu aktivitas lalu lintas di sekitar lokasi.</content:encoded></item></channel></rss>
