<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Tak Surutkan Semangat Warga Muarojambi Laksanakan Sholat Tarawih</title><description>Akibatnya, untuk melaksanakan ibadah Sholat Tarawih, warga harus menggunakan perahu untuk berangkat ke mushola.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/12/340/2982125/banjir-tak-surutkan-semangat-warga-muarojambi-laksanakan-sholat-tarawih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/12/340/2982125/banjir-tak-surutkan-semangat-warga-muarojambi-laksanakan-sholat-tarawih"/><item><title>Banjir Tak Surutkan Semangat Warga Muarojambi Laksanakan Sholat Tarawih</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/12/340/2982125/banjir-tak-surutkan-semangat-warga-muarojambi-laksanakan-sholat-tarawih</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/12/340/2982125/banjir-tak-surutkan-semangat-warga-muarojambi-laksanakan-sholat-tarawih</guid><pubDate>Selasa 12 Maret 2024 09:34 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/12/340/2982125/banjir-tak-surutkan-semangat-warga-muarojambi-laksanakan-sholat-tarawih-qdIOlQ3T64.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir tak surutkan warga Muarojambi lanksanakan Sholat Tarawih (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/12/340/2982125/banjir-tak-surutkan-semangat-warga-muarojambi-laksanakan-sholat-tarawih-qdIOlQ3T64.jpg</image><title>Banjir tak surutkan warga Muarojambi lanksanakan Sholat Tarawih (Foto: MPI)</title></images><description>MUAROJAMBI - Bulan Ramadhan 1445 Hijriah kali ini sedikit berbeda bagi warga Desa Pematang Jering, Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muarojambi, Jambi, lantaran wilayah merekan tengah terendam banjir yang mengepung 2 RT di wilayahnya hingga 3 bulan terakhir.

Akibatnya, untuk melaksanakan ibadah Sholat Tarawih, warga harus menggunakan perahu untuk berangkat ke mushola. Beruntung, mushola tersebut, berdiri dalam kondisi panggung sehingga tidak terendam banjir.

&quot;Tahun lalu tarawih tidak ada banjir, sekarang tarawih dalam suasana banjir,&quot; ujar salah seorang tokoh masyarakat Haryanto, Selasa (12/3/2024).


BACA JUGA:
Menantang Maut! Remaja di Bojonegoro Terjun ke Sungai Bengawan Solo Berarus Deras


Dia bersyukur meski suasana banjir, namun warga tetap semangat melaksanakan ibadah Sholat Tarawih.

&quot;Alhamdulillah Sholat Tarawih di waktu banjir cukup lancar. Untuk pergi ke mushola, warga harus menggunakan perahu,&quot; tuturnya.


BACA JUGA:
Tragis! Kepala Bayi Tertinggal di Rahim Ibunya saat Melahirkan


Menurutnya, di wilayah desanya di Desa Dusun Tua, Pematang Jering terdapat dua RT yang terendam banjir, yakni RT 3 dan RT 4.

Hal senada juga dituturkan Selamet, warga setempat bahwa banjir yang terjadi sudah sering terjadi selama banjir.&quot;Sudah 4 kali terjadi jadi warga susah beraktivitas. Kalau ketinggalan banjir mencapai 1,5 meter,&quot; imbuhnya.

Dirinya berharap, kondisi banjir bisa cepat berlalu sehingga warga bisa beraktivitas kembali seperti semula.</description><content:encoded>MUAROJAMBI - Bulan Ramadhan 1445 Hijriah kali ini sedikit berbeda bagi warga Desa Pematang Jering, Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muarojambi, Jambi, lantaran wilayah merekan tengah terendam banjir yang mengepung 2 RT di wilayahnya hingga 3 bulan terakhir.

Akibatnya, untuk melaksanakan ibadah Sholat Tarawih, warga harus menggunakan perahu untuk berangkat ke mushola. Beruntung, mushola tersebut, berdiri dalam kondisi panggung sehingga tidak terendam banjir.

&quot;Tahun lalu tarawih tidak ada banjir, sekarang tarawih dalam suasana banjir,&quot; ujar salah seorang tokoh masyarakat Haryanto, Selasa (12/3/2024).


BACA JUGA:
Menantang Maut! Remaja di Bojonegoro Terjun ke Sungai Bengawan Solo Berarus Deras


Dia bersyukur meski suasana banjir, namun warga tetap semangat melaksanakan ibadah Sholat Tarawih.

&quot;Alhamdulillah Sholat Tarawih di waktu banjir cukup lancar. Untuk pergi ke mushola, warga harus menggunakan perahu,&quot; tuturnya.


BACA JUGA:
Tragis! Kepala Bayi Tertinggal di Rahim Ibunya saat Melahirkan


Menurutnya, di wilayah desanya di Desa Dusun Tua, Pematang Jering terdapat dua RT yang terendam banjir, yakni RT 3 dan RT 4.

Hal senada juga dituturkan Selamet, warga setempat bahwa banjir yang terjadi sudah sering terjadi selama banjir.&quot;Sudah 4 kali terjadi jadi warga susah beraktivitas. Kalau ketinggalan banjir mencapai 1,5 meter,&quot; imbuhnya.

Dirinya berharap, kondisi banjir bisa cepat berlalu sehingga warga bisa beraktivitas kembali seperti semula.</content:encoded></item></channel></rss>
