<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sosok Pilot Smart Air yang Tiga Hari Survival di Rimba Kalimantan Bersama Jasad Rekannya </title><description>Pilot Smart Air tersebut diketahui bernama Muhammad Yusuf Yusandikan Katohe.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/13/337/2982556/sosok-pilot-smart-air-yang-tiga-hari-survival-di-rimba-kalimantan-bersama-jasad-rekannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/13/337/2982556/sosok-pilot-smart-air-yang-tiga-hari-survival-di-rimba-kalimantan-bersama-jasad-rekannya"/><item><title>Sosok Pilot Smart Air yang Tiga Hari Survival di Rimba Kalimantan Bersama Jasad Rekannya </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/13/337/2982556/sosok-pilot-smart-air-yang-tiga-hari-survival-di-rimba-kalimantan-bersama-jasad-rekannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/13/337/2982556/sosok-pilot-smart-air-yang-tiga-hari-survival-di-rimba-kalimantan-bersama-jasad-rekannya</guid><pubDate>Rabu 13 Maret 2024 09:14 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/13/337/2982556/sosok-pilot-smart-air-yang-tiga-hari-survival-di-rimba-kalimantan-bersama-jasad-rekannya-fdaHcTuDns.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pilot Smart Air M Yusuf/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/13/337/2982556/sosok-pilot-smart-air-yang-tiga-hari-survival-di-rimba-kalimantan-bersama-jasad-rekannya-fdaHcTuDns.jpg</image><title>Pilot Smart Air M Yusuf/ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xMy8xLzE3ODI1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan melakukan evakuasi pesawat Smart Air dan pilotnya di Hutan Krayan, Binuang Nunukan, Kalimantan Utara pada Minggu, 10 Maret 2024.
Pesawat Pilatus Smart Air Aviation tipe PC6 PK-SNE tersebut diketahui sedang membawa 583 kilogram sembako dari Bandara Tarakan menuju Krayan, Nunukan, pada Jumat (8/3).
Komandan Lanud Anang Busra Tarakan Kolonel Penerbang Bambang Sudewo mengungkapkan, kedua kru pesawat kargo dapat dievakuasi ke Tarakan.

BACA JUGA:
 Tim SAR Evakuasi Korban Pesawat Smart Air dan Serahkan API Box dan ELT

Salah seorang kru pesawat, yakni teknisi bernama Deni telah meninggal dunia. &amp;ldquo;Sedangkan pilot pesawat, Muhammad Yusuf ditemukan selamat, namun mengalami luka pada tubuhnya,&amp;rdquo; kata Bambang Sudewo, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:
Maskapai Smart Air Klaim Pesawatnya Layak Terbang dan Pilot Berpengalaman

Pilot Smart Air tersebut diketahui bernama Muhammad Yusuf Yusandikan Katohe, warga Bekasi, Jawa Barat. Dia ditemani seorang teknisi bernama Deni Sobali asal Pangandaran, Jawa Barat.
M Yusuf mampu selamat setelah bertahan hidup tiga hari di hutan Kalimantan. Selama berada di hutan, dia menyalakan api unggun serta memberi tanda asap. Pihak tim penyelamat melihat kepulan asap dan asap tersebut dibuat oleh M Yusuf.Sang pilot yang ditemukan dalam kondisi selamat, mengalami luka pada beberapa bagian tubuhnya, termasuk bagian kepala.



Saat ditemukan Tim SAR sempat memberikan asupan makanan, lantaran kondisi Muhammad Yusuf yang mulai lemah.

Diketahui, M Yusuf masih berusia 29 tahun. Ia tercatat sebagai warga Kluster Botanical Garden III Nomor 9, Bekasi Selatan. Sementara teknisi bernama Deni Sobali yang meninggal dunia berusia 35 tahun asal Wonoharjo, Pangandaran, Jawa Barat.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xMy8xLzE3ODI1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan melakukan evakuasi pesawat Smart Air dan pilotnya di Hutan Krayan, Binuang Nunukan, Kalimantan Utara pada Minggu, 10 Maret 2024.
Pesawat Pilatus Smart Air Aviation tipe PC6 PK-SNE tersebut diketahui sedang membawa 583 kilogram sembako dari Bandara Tarakan menuju Krayan, Nunukan, pada Jumat (8/3).
Komandan Lanud Anang Busra Tarakan Kolonel Penerbang Bambang Sudewo mengungkapkan, kedua kru pesawat kargo dapat dievakuasi ke Tarakan.

BACA JUGA:
 Tim SAR Evakuasi Korban Pesawat Smart Air dan Serahkan API Box dan ELT

Salah seorang kru pesawat, yakni teknisi bernama Deni telah meninggal dunia. &amp;ldquo;Sedangkan pilot pesawat, Muhammad Yusuf ditemukan selamat, namun mengalami luka pada tubuhnya,&amp;rdquo; kata Bambang Sudewo, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:
Maskapai Smart Air Klaim Pesawatnya Layak Terbang dan Pilot Berpengalaman

Pilot Smart Air tersebut diketahui bernama Muhammad Yusuf Yusandikan Katohe, warga Bekasi, Jawa Barat. Dia ditemani seorang teknisi bernama Deni Sobali asal Pangandaran, Jawa Barat.
M Yusuf mampu selamat setelah bertahan hidup tiga hari di hutan Kalimantan. Selama berada di hutan, dia menyalakan api unggun serta memberi tanda asap. Pihak tim penyelamat melihat kepulan asap dan asap tersebut dibuat oleh M Yusuf.Sang pilot yang ditemukan dalam kondisi selamat, mengalami luka pada beberapa bagian tubuhnya, termasuk bagian kepala.



Saat ditemukan Tim SAR sempat memberikan asupan makanan, lantaran kondisi Muhammad Yusuf yang mulai lemah.

Diketahui, M Yusuf masih berusia 29 tahun. Ia tercatat sebagai warga Kluster Botanical Garden III Nomor 9, Bekasi Selatan. Sementara teknisi bernama Deni Sobali yang meninggal dunia berusia 35 tahun asal Wonoharjo, Pangandaran, Jawa Barat.

</content:encoded></item></channel></rss>
