<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Periksa 4 Saksi Buntut Pembakaran Kantor Resort Suoh Lampung Barat   </title><description>Pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang saksi yang diduga mengetahui insiden tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/13/340/2982841/polisi-periksa-4-saksi-buntut-pembakaran-kantor-resort-suoh-lampung-barat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/13/340/2982841/polisi-periksa-4-saksi-buntut-pembakaran-kantor-resort-suoh-lampung-barat"/><item><title>Polisi Periksa 4 Saksi Buntut Pembakaran Kantor Resort Suoh Lampung Barat   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/13/340/2982841/polisi-periksa-4-saksi-buntut-pembakaran-kantor-resort-suoh-lampung-barat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/13/340/2982841/polisi-periksa-4-saksi-buntut-pembakaran-kantor-resort-suoh-lampung-barat</guid><pubDate>Rabu 13 Maret 2024 18:28 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/13/340/2982841/polisi-periksa-4-saksi-buntut-pembakaran-kantor-resort-suoh-lampung-barat-Twe2v1Qogl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Dok Ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/13/340/2982841/polisi-periksa-4-saksi-buntut-pembakaran-kantor-resort-suoh-lampung-barat-Twe2v1Qogl.jpg</image><title>Foto: Dok Ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMy8xLzE3NzU1Ni81L3g4dDZiODA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
LAMPUNG BARAT - Polisi melakukan penyelidikan terkait insiden pembakaran Kantor Balai Perlindungan dan Pelestarian Alam (PPA) Resort Suoh TNBBS pada Senin (11/3/2024) sore. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadillah Astutik mengatakan, proses penyelidikan terkait pembakaran kantor PPA TNBBS Resort Suoh masih terus dilakukan untuk mengetahui adanya dugaan provokasi.

Menurut Umi, dalam proses penyelidikan tersebut, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang saksi yang diduga mengetahui insiden tersebut.

&quot;Untuk proses penyelidikan hingga hari ini masih berlanjut, 4 orang saksi telah diperiksa. Kita belum mengetahui apakah peristiwa kemarin itu ada yang memprovokasi atau memang gerakan spontan dari masyarakat,&quot; ujar Umi, Rabu (13/3/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kesal Warga Kembali Diserang Harimau, Ratusan Warga Suoh Lampung Bakar Kantor Polhut&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Umi menyebut, usai kejadian itu situasi di lokasi sudah mulai kondusif. Namun demikian, petugas disiagakan untuk mengantisipasi aksi lanjutan.

&quot;Sudah kondusif, memang ada beberapa anggota dari Polres Lampung Barat yang masih berada di lokasi. Keseluruhan kondisinya sudah membaik, warga juga sudah beraktivitas seperti biasa,&quot; tandasnya.

Sebelumnya, ratusan massa melakukan demo di Kantor Resort Polhut Suoh, Lampung Barat, Senin (11/3). Hal itu usai warga Suoh kembali menjadi korban serangan harimau.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Identitas 4 Korban Serangan Harimau Sumatera di Lampung Barat, Warga Ketakutan

Berdasarkan video yang diterima MNC Portal, tak hanya berdemo, ratusan warga juga membakar Kantor Resort Polhut Suoh, Lampung Barat.

Adi mengatakan, ratusan warga tersebut berdemo lantaran kesal tidak ada tindak lanjut dari pihak Pemerintah terkait. Padahal, menurut Adi, tiga warga Suoh telah menjadi korban serangan harimau. Bahkan, dua diantaranya meninggal dunia.
&quot;Kami berdemo karena kami dari dulu sabar tapi tidak ada tindakan serius dari pihak Pemerintah terkait, mau berapa korban lagi yang dimakan harimau kalau tidak ditindak lanjuti,&quot; ucapnya



Selain itu, lanjut Adi, akibat serangan harimau tersebut, warga sekitar mengaku khawatir dan takut hendak berkebun. Pasalnya, harimau tersebut hingga kini masih berkeliaran.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMy8xLzE3NzU1Ni81L3g4dDZiODA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
LAMPUNG BARAT - Polisi melakukan penyelidikan terkait insiden pembakaran Kantor Balai Perlindungan dan Pelestarian Alam (PPA) Resort Suoh TNBBS pada Senin (11/3/2024) sore. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadillah Astutik mengatakan, proses penyelidikan terkait pembakaran kantor PPA TNBBS Resort Suoh masih terus dilakukan untuk mengetahui adanya dugaan provokasi.

Menurut Umi, dalam proses penyelidikan tersebut, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang saksi yang diduga mengetahui insiden tersebut.

&quot;Untuk proses penyelidikan hingga hari ini masih berlanjut, 4 orang saksi telah diperiksa. Kita belum mengetahui apakah peristiwa kemarin itu ada yang memprovokasi atau memang gerakan spontan dari masyarakat,&quot; ujar Umi, Rabu (13/3/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kesal Warga Kembali Diserang Harimau, Ratusan Warga Suoh Lampung Bakar Kantor Polhut&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Umi menyebut, usai kejadian itu situasi di lokasi sudah mulai kondusif. Namun demikian, petugas disiagakan untuk mengantisipasi aksi lanjutan.

&quot;Sudah kondusif, memang ada beberapa anggota dari Polres Lampung Barat yang masih berada di lokasi. Keseluruhan kondisinya sudah membaik, warga juga sudah beraktivitas seperti biasa,&quot; tandasnya.

Sebelumnya, ratusan massa melakukan demo di Kantor Resort Polhut Suoh, Lampung Barat, Senin (11/3). Hal itu usai warga Suoh kembali menjadi korban serangan harimau.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Identitas 4 Korban Serangan Harimau Sumatera di Lampung Barat, Warga Ketakutan

Berdasarkan video yang diterima MNC Portal, tak hanya berdemo, ratusan warga juga membakar Kantor Resort Polhut Suoh, Lampung Barat.

Adi mengatakan, ratusan warga tersebut berdemo lantaran kesal tidak ada tindak lanjut dari pihak Pemerintah terkait. Padahal, menurut Adi, tiga warga Suoh telah menjadi korban serangan harimau. Bahkan, dua diantaranya meninggal dunia.
&quot;Kami berdemo karena kami dari dulu sabar tapi tidak ada tindakan serius dari pihak Pemerintah terkait, mau berapa korban lagi yang dimakan harimau kalau tidak ditindak lanjuti,&quot; ucapnya



Selain itu, lanjut Adi, akibat serangan harimau tersebut, warga sekitar mengaku khawatir dan takut hendak berkebun. Pasalnya, harimau tersebut hingga kini masih berkeliaran.

</content:encoded></item></channel></rss>
