<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Menegangkan Satgas Garuda di Lebanon, Dihujani Bom hingga Tembakan Artileri</title><description>Dia juga mengungkapkan ketegangan di daerah Lebanon juga meningkat menyusul konflik Israel dan Palestina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/14/337/2983200/kisah-menegangkan-satgas-garuda-di-lebanon-dihujani-bom-hingga-tembakan-artileri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/14/337/2983200/kisah-menegangkan-satgas-garuda-di-lebanon-dihujani-bom-hingga-tembakan-artileri"/><item><title>Kisah Menegangkan Satgas Garuda di Lebanon, Dihujani Bom hingga Tembakan Artileri</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/14/337/2983200/kisah-menegangkan-satgas-garuda-di-lebanon-dihujani-bom-hingga-tembakan-artileri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/14/337/2983200/kisah-menegangkan-satgas-garuda-di-lebanon-dihujani-bom-hingga-tembakan-artileri</guid><pubDate>Kamis 14 Maret 2024 13:47 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/14/337/2983200/kisah-menegangkan-satgas-garuda-di-lebanon-dihujani-bom-hingga-tembakan-artileri-ne7IwWJjV1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laksamana Muda Retiono Kunto/Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/14/337/2983200/kisah-menegangkan-satgas-garuda-di-lebanon-dihujani-bom-hingga-tembakan-artileri-ne7IwWJjV1.jpg</image><title>Laksamana Muda Retiono Kunto/Foto: MNC Portal</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xNC8xLzE3ODI5NS81L3g4dWRkcXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sebanyak 1.088 Satgas Kontingen Garuda (Konga) Tahun Anggaran 2023 pulang ke Indonesia  setelah menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Ribuan personel itu harus menghadapi ancaman berupa bom hingga artileri yang meledak di dekat mereka.
Demikian diungkapkan Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia (PMPP TNI) Laksamana Muda Retiono Kunto Haridiningtias. Ia menyebut kondisi itu memang terbiasa di daerah yang kondisinya belum stabil.
&quot;Ada roket, artileri, mortir ya kan, bom kaliber besar semua juga ada setiap hari &quot; kata Retiono di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (14/3/2024).

BACA JUGA:
Peraturan soal TNI-Polri Bisa Isi Jabatan ASN Masih Digodok, Bakal Kembalikan Dwifungsi ABRI ?

Dia juga mengungkapkan ketegangan di daerah Lebanon juga meningkat menyusul konflik Israel dan Palestina.
Namun demikian, ia memastikan Satgas Kontingen Garuda tetap melakukan pemantauan situasi dan memberikan perkembangan berkala ke Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

BACA JUGA:
Kisah Bung Hatta Bikin Prajurit TNI Ketar-ketir Lewat Kebijakan ReRa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Terus mengikuti SOP pada saat ada tembakan artileri berat. Bahwa mereka harus segera ke bunker yang terdekat dulu. Sambil memantau situasi,&quot; ungkap dia.
Retiono juga memastikan pasukan Kontingen Garuda Tahun Anggaran ini bisa pulang dengan selamat. Selanjutnya, mereka akan langsung dikembalikan ke satuannya masing-masing.
&quot;Alhamdulillah satuan tugas kontingen garuda kita yang tergelar kembali dalam keadaan aman dan selamat,&quot; tutupnya.Ribuan personel ini juga disematkan lencana Santi Dharma atas keberhasilan misi mereka. Lencana ini diserahkan langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam upacara penyambutan Satgas Konga Garuda pada Kamis (14/3).



Dalam amanatnya, Agus menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi atas prestasi yang diraih oleh para personel.



&quot;Pencapaian tersebut merupakan bukti nyata bahwa satgas TNI telah mengaplikasikan visi misi TNI yang prima dalam bertugas,&quot; kata Agus, Kamis (14/3/2024).


Sebagai informasi, Satgas Kontingen Garuda beserta Milstaff UNIFIL Tahun 2023 berjumlah 1.088 personel dengan rincian Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-Q, sebanyak 849 orang, Satgas Force Headquarters Support Unit (FHQSU) TNI Konga XXVI-01, sebanyak 155 orang, Satgas Civil Miitary Coordination Unit (CIMIC) TNI Konga XXXI-M, sebanyak 7 orang





Satgas Military Community Outreach Unit (MCOU) TNI Konga XXX-M sebanyak 18 orang, Satgas Military Police Unit (MPU) TNI Konga XXV-O, sebanyak 39 orang, Satgas Tim Kesehatan TNI Konga XXIX-N Level II HOSPITAL UNIFIL sebanyak 9 orang dan Satgas Milstaff Seceast TNI Konga UNIFIL sebanyak 11 orang. Ribuan personel itu telah melaksanakan misi perdamaian selama 12 bulan di Lebanon.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xNC8xLzE3ODI5NS81L3g4dWRkcXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sebanyak 1.088 Satgas Kontingen Garuda (Konga) Tahun Anggaran 2023 pulang ke Indonesia  setelah menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Ribuan personel itu harus menghadapi ancaman berupa bom hingga artileri yang meledak di dekat mereka.
Demikian diungkapkan Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia (PMPP TNI) Laksamana Muda Retiono Kunto Haridiningtias. Ia menyebut kondisi itu memang terbiasa di daerah yang kondisinya belum stabil.
&quot;Ada roket, artileri, mortir ya kan, bom kaliber besar semua juga ada setiap hari &quot; kata Retiono di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (14/3/2024).

BACA JUGA:
Peraturan soal TNI-Polri Bisa Isi Jabatan ASN Masih Digodok, Bakal Kembalikan Dwifungsi ABRI ?

Dia juga mengungkapkan ketegangan di daerah Lebanon juga meningkat menyusul konflik Israel dan Palestina.
Namun demikian, ia memastikan Satgas Kontingen Garuda tetap melakukan pemantauan situasi dan memberikan perkembangan berkala ke Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

BACA JUGA:
Kisah Bung Hatta Bikin Prajurit TNI Ketar-ketir Lewat Kebijakan ReRa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Terus mengikuti SOP pada saat ada tembakan artileri berat. Bahwa mereka harus segera ke bunker yang terdekat dulu. Sambil memantau situasi,&quot; ungkap dia.
Retiono juga memastikan pasukan Kontingen Garuda Tahun Anggaran ini bisa pulang dengan selamat. Selanjutnya, mereka akan langsung dikembalikan ke satuannya masing-masing.
&quot;Alhamdulillah satuan tugas kontingen garuda kita yang tergelar kembali dalam keadaan aman dan selamat,&quot; tutupnya.Ribuan personel ini juga disematkan lencana Santi Dharma atas keberhasilan misi mereka. Lencana ini diserahkan langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam upacara penyambutan Satgas Konga Garuda pada Kamis (14/3).



Dalam amanatnya, Agus menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi atas prestasi yang diraih oleh para personel.



&quot;Pencapaian tersebut merupakan bukti nyata bahwa satgas TNI telah mengaplikasikan visi misi TNI yang prima dalam bertugas,&quot; kata Agus, Kamis (14/3/2024).


Sebagai informasi, Satgas Kontingen Garuda beserta Milstaff UNIFIL Tahun 2023 berjumlah 1.088 personel dengan rincian Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-Q, sebanyak 849 orang, Satgas Force Headquarters Support Unit (FHQSU) TNI Konga XXVI-01, sebanyak 155 orang, Satgas Civil Miitary Coordination Unit (CIMIC) TNI Konga XXXI-M, sebanyak 7 orang





Satgas Military Community Outreach Unit (MCOU) TNI Konga XXX-M sebanyak 18 orang, Satgas Military Police Unit (MPU) TNI Konga XXV-O, sebanyak 39 orang, Satgas Tim Kesehatan TNI Konga XXIX-N Level II HOSPITAL UNIFIL sebanyak 9 orang dan Satgas Milstaff Seceast TNI Konga UNIFIL sebanyak 11 orang. Ribuan personel itu telah melaksanakan misi perdamaian selama 12 bulan di Lebanon.



</content:encoded></item></channel></rss>
