<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rumah Kebanjiran, Bayi 7 Bulan Meninggal Diduga Usai Terserang Muntaber</title><description>Bayi berusia tujuh bulan pun meninggal dunia diduga usai terserang penyakit Muntaber.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/14/340/2983220/rumah-kebanjiran-bayi-7-bulan-meninggal-diduga-usai-terserang-muntaber</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/14/340/2983220/rumah-kebanjiran-bayi-7-bulan-meninggal-diduga-usai-terserang-muntaber"/><item><title>Rumah Kebanjiran, Bayi 7 Bulan Meninggal Diduga Usai Terserang Muntaber</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/14/340/2983220/rumah-kebanjiran-bayi-7-bulan-meninggal-diduga-usai-terserang-muntaber</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/14/340/2983220/rumah-kebanjiran-bayi-7-bulan-meninggal-diduga-usai-terserang-muntaber</guid><pubDate>Kamis 14 Maret 2024 14:17 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Sata</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/14/340/2983220/rumah-kebanjiran-bayi-7-bulan-meninggal-diduga-usai-terserang-muntaber-2UUAyCLkGI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah kemabnjiran, bayi 7 bulan meninggal usai terserang muntaber (Foto : iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/14/340/2983220/rumah-kebanjiran-bayi-7-bulan-meninggal-diduga-usai-terserang-muntaber-2UUAyCLkGI.jpg</image><title>Rumah kemabnjiran, bayi 7 bulan meninggal usai terserang muntaber (Foto : iNews)</title></images><description>PALANGKARAYA - Banjir yang menerjang ribuan rumah warga di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menimbulkan dampak bagi kesehatan. Bayi berusia tujuh bulan pun meninggal dunia diduga usai terserang penyakit Muntaber.

Bayi bernama Muhammad Dafin Agustian tersebut meninggal usai tempat tinggalnya bersama orangtuanya terendam banjir di Jalan Mendawai, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (14/3/2024) siang.


BACA JUGA:
Jelang Lebaran, Satgas Pangan Polri Awasi Pendistribusian Bahan Pokok Penting


Bayi laki-lakinya berusia tujuh bulan, yang merupakan anak kedua pasangan Syahrudin dan Revi tersebut meninggal dunia diduga usai terserang penyakit muntaber disertai kurang tidur.

Menurut tetangga korban, Muhammad Dafin meninggal dunia sekira pukul 03.30 Wita, atau setelah sahur dan belum sempat dibawa ke dokter.


BACA JUGA:
Sampang Terendam Banjir, Arus Lalin Jantung Kota Lumpuh&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&quot;Sebelumnya, korban diketahui sering mengalami muntah-muntah dan buang air besar,&quot; ujar Aprilina, salah satu tetangga korban.

Setelah disholatkan, jenazah Muhammad Dafin kemudian dibawa ke tempat pemakaman umum Jalan Tjilik Riwut kilometer 2 Palangkaraya untuk dimakamkan.</description><content:encoded>PALANGKARAYA - Banjir yang menerjang ribuan rumah warga di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menimbulkan dampak bagi kesehatan. Bayi berusia tujuh bulan pun meninggal dunia diduga usai terserang penyakit Muntaber.

Bayi bernama Muhammad Dafin Agustian tersebut meninggal usai tempat tinggalnya bersama orangtuanya terendam banjir di Jalan Mendawai, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (14/3/2024) siang.


BACA JUGA:
Jelang Lebaran, Satgas Pangan Polri Awasi Pendistribusian Bahan Pokok Penting


Bayi laki-lakinya berusia tujuh bulan, yang merupakan anak kedua pasangan Syahrudin dan Revi tersebut meninggal dunia diduga usai terserang penyakit muntaber disertai kurang tidur.

Menurut tetangga korban, Muhammad Dafin meninggal dunia sekira pukul 03.30 Wita, atau setelah sahur dan belum sempat dibawa ke dokter.


BACA JUGA:
Sampang Terendam Banjir, Arus Lalin Jantung Kota Lumpuh&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&quot;Sebelumnya, korban diketahui sering mengalami muntah-muntah dan buang air besar,&quot; ujar Aprilina, salah satu tetangga korban.

Setelah disholatkan, jenazah Muhammad Dafin kemudian dibawa ke tempat pemakaman umum Jalan Tjilik Riwut kilometer 2 Palangkaraya untuk dimakamkan.</content:encoded></item></channel></rss>
