<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gelombang Tinggi, BPBD Cianjur Imbau Warga di Pesisir Pantai Selatan Waspada</title><description>Potensi gelombang tinggi tersebut mencapai dua hingga empat meter.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/14/525/2982974/gelombang-tinggi-bpbd-cianjur-imbau-warga-di-pesisir-pantai-selatan-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/14/525/2982974/gelombang-tinggi-bpbd-cianjur-imbau-warga-di-pesisir-pantai-selatan-waspada"/><item><title>Gelombang Tinggi, BPBD Cianjur Imbau Warga di Pesisir Pantai Selatan Waspada</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/14/525/2982974/gelombang-tinggi-bpbd-cianjur-imbau-warga-di-pesisir-pantai-selatan-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/14/525/2982974/gelombang-tinggi-bpbd-cianjur-imbau-warga-di-pesisir-pantai-selatan-waspada</guid><pubDate>Kamis 14 Maret 2024 01:33 WIB</pubDate><dc:creator>Ricky Susan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/14/525/2982974/gelombang-tinggi-bpbd-cianjur-imbau-warga-di-pesisir-pantai-selatan-waspada-z9tKNvex1e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/14/525/2982974/gelombang-tinggi-bpbd-cianjur-imbau-warga-di-pesisir-pantai-selatan-waspada-z9tKNvex1e.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xMi8xLzE3ODIzMy81L3g4dWE3NHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, mengimbau masyarakat yang berada di pesisir pantai Cianjur Selatan untuk mewaspadai gelombang tinggi yang saat ini tengah terjadi.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Kusmana Wijaya mengatakan, berdasarkan informasi dari  BMKG gelombang tinggi terjadi sejak Selasa (12/3/2024). Potensi gelombang tinggi tersebut mencapai dua hingga empat meter.
Pihaknya juga sudah menyebar imbauan melalui aparat kecamatan dan desa untuk membatasi aktivitas, terutama wisatawan dan nelayan.

BACA JUGA:
 BMKG Imbau Warga Pesisir NTT Antisipasi Gelombang Pasang dan Banjir Rob

&quot;Untuk antisipasinya warga jangan main di pesisir pantai dan untuk para nelayan juga jangan dulu melaut karena di khawatirkan menimbulkan hal tak di inginkan,&quot; tuturnya kepada saat dihubungi, Rabu (13/3/2024).
Menurutnya, gelombang tinggi tersebut tidak akan menyebabkan tsunami namun warga diharapkan untuk tetap berhati-hati.

BACA JUGA:
Gelombang Tinggi Terjang Pesisir Pantai Garut, Perahu Nelayan Rusak

&quot;Diperkirakan gelombang tinggi itu sampat akhir Maret 2024 dan itu kondisinya seperti banjir rob,&quot; terangnya.Kata Asep, pihaknya menyiagakan Relawan Tangguh Bencana (Retana) di pesisir pantai-pantai di Cianjur Selatan.

&quot;Kami siagakan puluhan (Retana) di setiap obyek wisata, guna antisipasi hal tidak diinginkan,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xMi8xLzE3ODIzMy81L3g4dWE3NHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, mengimbau masyarakat yang berada di pesisir pantai Cianjur Selatan untuk mewaspadai gelombang tinggi yang saat ini tengah terjadi.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Kusmana Wijaya mengatakan, berdasarkan informasi dari  BMKG gelombang tinggi terjadi sejak Selasa (12/3/2024). Potensi gelombang tinggi tersebut mencapai dua hingga empat meter.
Pihaknya juga sudah menyebar imbauan melalui aparat kecamatan dan desa untuk membatasi aktivitas, terutama wisatawan dan nelayan.

BACA JUGA:
 BMKG Imbau Warga Pesisir NTT Antisipasi Gelombang Pasang dan Banjir Rob

&quot;Untuk antisipasinya warga jangan main di pesisir pantai dan untuk para nelayan juga jangan dulu melaut karena di khawatirkan menimbulkan hal tak di inginkan,&quot; tuturnya kepada saat dihubungi, Rabu (13/3/2024).
Menurutnya, gelombang tinggi tersebut tidak akan menyebabkan tsunami namun warga diharapkan untuk tetap berhati-hati.

BACA JUGA:
Gelombang Tinggi Terjang Pesisir Pantai Garut, Perahu Nelayan Rusak

&quot;Diperkirakan gelombang tinggi itu sampat akhir Maret 2024 dan itu kondisinya seperti banjir rob,&quot; terangnya.Kata Asep, pihaknya menyiagakan Relawan Tangguh Bencana (Retana) di pesisir pantai-pantai di Cianjur Selatan.

&quot;Kami siagakan puluhan (Retana) di setiap obyek wisata, guna antisipasi hal tidak diinginkan,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
