<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Tangkap 3 Perampok Pasutri yang Hantam Kepala Korban Pakai Kapak</title><description>&quot;Para tersangka sudah merencanakan perampokan terhadap korban,&quot; ujarnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/14/608/2982968/polisi-tangkap-3-perampok-pasutri-yang-hantam-kepala-korban-pakai-kapak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/14/608/2982968/polisi-tangkap-3-perampok-pasutri-yang-hantam-kepala-korban-pakai-kapak"/><item><title>Polisi Tangkap 3 Perampok Pasutri yang Hantam Kepala Korban Pakai Kapak</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/14/608/2982968/polisi-tangkap-3-perampok-pasutri-yang-hantam-kepala-korban-pakai-kapak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/14/608/2982968/polisi-tangkap-3-perampok-pasutri-yang-hantam-kepala-korban-pakai-kapak</guid><pubDate>Kamis 14 Maret 2024 01:03 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/14/608/2982968/polisi-tangkap-3-perampok-pasutri-yang-hantam-kepala-korban-pakai-kapak-hRlcRXRQUU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perampok sadis di Labusel (Foto: dok polisi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/14/608/2982968/polisi-tangkap-3-perampok-pasutri-yang-hantam-kepala-korban-pakai-kapak-hRlcRXRQUU.jpg</image><title>Perampok sadis di Labusel (Foto: dok polisi)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wMS8xLzE3Njc3MS81L3g4cnl3d2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
LABUSEL - Satreskrim Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) menangkap tiga dari empat orang tersangka perampok sadis yang sampai hati menghantam kepala korbannya dengan senjata tajam jenis kapak.
Ketiganya adalah AS alias Buncit (41), AS alias Andre (17), dan DS Alias Dedi (40). Sementara satu tersangka lain berinisial Ve (48), masih dalam pengejaran petugas.
Aksi perampokan itu terjadi di perkebunan sawit Jalan Kebun Pik Cuan, Dusun Sidomulyo, Desa Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labusel, Sumatera Utara pada Minggu, 10 Maret 2024 lalu.

BACA JUGA:
Kronologi Perampokan dan Pembunuhan Agen Bank di Indramayu, Berawal Mau Pinjam Uang&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Korbannya pasangan suami istri Wandi (42) dam Suriawati (40), warga Dusun Titi Payung Desa Teluk Panji Kampung Rakyat, Labusel.
Kapolres Labusel, AKBP Maringan Simanjuntak didampingi Kasat Reskrim, AKP Gurbacov menjelaskan, pasutri tersebut dirampok ketika melintas di perkebunan sawit sekira pukul 23.00 WIB.

BACA JUGA:
 Sempat Dipiting dan Ditikam, Begini Aksi Heroik Karyawan Minimarket Gagalkan Perampokan

&quot;Para tersangka sudah merencanakan perampokan terhadap korban,&quot; sebut Maringan, Rabu (13/3/2024) malam.
Dijelaskannya, malam itu Wandi (42) bersama istrinya Suriawati (40), yang tengah mengendarai sepeda motor, tiba-tiba dilempar kayu oleh tersangka Ve. Lemparan kayu itu mengenai kaki kanan Suriawati hingga membuatnya terjatuh dari sepeda motor.
Saat mereka berhenti, tersangka AS alias Buncit, warga Desa Sp 4, Kampung Rakyat memukul kepala korban dua kali menggunakan kapak hingga pasutri tersebut terjatuh.Aksi pemukulan secara brutal juga dilakukan tersangka Buncit menggunakan kayu hingga kedua korban tidak berdaya.

&quot;Tersangka Ve ikut memukuli kedua korban menggunakan kayu. Lalu barang-barang milik korban termasuk perhiasan dan handphone (HP) diambil para pelaku,&quot; terang Maringan.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan dengan Nomor : LP/B/37/III/2024/SPKT/SEK KAMP RAKYAT/POLRES LABUSEL/POLDA SUMUT, tanggal 11 Maret 2024, pelapor atas nama Wandi. Personel Satuan Reskrim Polres Labusel kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

&quot;Setelah dilakukan olah TKP, dan analisa dipimpin Kasat Reskrim, kasus pencurian dengan kekerasan itu berhasil diungkap,&quot; ujar Maringan.

Awalnya, ditangkap dua tersangka, yakni Buncit dan Andre di loket Bus Chandra Sidodadi Teluk Panji, Kampung Rakyat pada Senin, 11 Maret 2024 malam.

Dari keduanya ditemukan barang bukti berupa 1 unit HP milik korban, dan sisa uang korban sebesar Rp 1.200.000, serta uang hasil penjualan emas sebanyak Rp 1.134.000. &quot;Kedua pelaku mengaku perampokan tersebut dilakukan 4 orang,&quot; ungkapnya.

Selanjutnya dilakukan pengembangan hingga berhasil ditangkap tersangka DS alias Dedi di kediamannya, Teluk Panji Kampung Rakyat.

Kepada polisi Dedi dan Andre mengaku berperan sebagai pemantau pergerakan korban. Sedangkan tersangka Buncit dan Ve sudah siaga di TKP.

&quot;Motifnya dendam dan kebutuhan ekonomi. Saat ini kita masih memburu tersangka Ve,&quot; pungkas Maringan.

Dalam kasus itu polisi menyita barang bukti 1 unit sepeda motor Honda Supra X 125 tanpa plat nomor polisi, 1 buah kapak, sepasang sendal jepit, senter kepala, kalung emas 22 karat 2 untai, uang tunai Rp 1.134.000 hasil jual emas, uang tunai Rp 1.200.000 sisa uang korban yang dirampas, 1 unit HP milik pelaku dan 1 unit HP milik korban.

Para tersangka dijerat pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wMS8xLzE3Njc3MS81L3g4cnl3d2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
LABUSEL - Satreskrim Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) menangkap tiga dari empat orang tersangka perampok sadis yang sampai hati menghantam kepala korbannya dengan senjata tajam jenis kapak.
Ketiganya adalah AS alias Buncit (41), AS alias Andre (17), dan DS Alias Dedi (40). Sementara satu tersangka lain berinisial Ve (48), masih dalam pengejaran petugas.
Aksi perampokan itu terjadi di perkebunan sawit Jalan Kebun Pik Cuan, Dusun Sidomulyo, Desa Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labusel, Sumatera Utara pada Minggu, 10 Maret 2024 lalu.

BACA JUGA:
Kronologi Perampokan dan Pembunuhan Agen Bank di Indramayu, Berawal Mau Pinjam Uang&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Korbannya pasangan suami istri Wandi (42) dam Suriawati (40), warga Dusun Titi Payung Desa Teluk Panji Kampung Rakyat, Labusel.
Kapolres Labusel, AKBP Maringan Simanjuntak didampingi Kasat Reskrim, AKP Gurbacov menjelaskan, pasutri tersebut dirampok ketika melintas di perkebunan sawit sekira pukul 23.00 WIB.

BACA JUGA:
 Sempat Dipiting dan Ditikam, Begini Aksi Heroik Karyawan Minimarket Gagalkan Perampokan

&quot;Para tersangka sudah merencanakan perampokan terhadap korban,&quot; sebut Maringan, Rabu (13/3/2024) malam.
Dijelaskannya, malam itu Wandi (42) bersama istrinya Suriawati (40), yang tengah mengendarai sepeda motor, tiba-tiba dilempar kayu oleh tersangka Ve. Lemparan kayu itu mengenai kaki kanan Suriawati hingga membuatnya terjatuh dari sepeda motor.
Saat mereka berhenti, tersangka AS alias Buncit, warga Desa Sp 4, Kampung Rakyat memukul kepala korban dua kali menggunakan kapak hingga pasutri tersebut terjatuh.Aksi pemukulan secara brutal juga dilakukan tersangka Buncit menggunakan kayu hingga kedua korban tidak berdaya.

&quot;Tersangka Ve ikut memukuli kedua korban menggunakan kayu. Lalu barang-barang milik korban termasuk perhiasan dan handphone (HP) diambil para pelaku,&quot; terang Maringan.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan dengan Nomor : LP/B/37/III/2024/SPKT/SEK KAMP RAKYAT/POLRES LABUSEL/POLDA SUMUT, tanggal 11 Maret 2024, pelapor atas nama Wandi. Personel Satuan Reskrim Polres Labusel kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

&quot;Setelah dilakukan olah TKP, dan analisa dipimpin Kasat Reskrim, kasus pencurian dengan kekerasan itu berhasil diungkap,&quot; ujar Maringan.

Awalnya, ditangkap dua tersangka, yakni Buncit dan Andre di loket Bus Chandra Sidodadi Teluk Panji, Kampung Rakyat pada Senin, 11 Maret 2024 malam.

Dari keduanya ditemukan barang bukti berupa 1 unit HP milik korban, dan sisa uang korban sebesar Rp 1.200.000, serta uang hasil penjualan emas sebanyak Rp 1.134.000. &quot;Kedua pelaku mengaku perampokan tersebut dilakukan 4 orang,&quot; ungkapnya.

Selanjutnya dilakukan pengembangan hingga berhasil ditangkap tersangka DS alias Dedi di kediamannya, Teluk Panji Kampung Rakyat.

Kepada polisi Dedi dan Andre mengaku berperan sebagai pemantau pergerakan korban. Sedangkan tersangka Buncit dan Ve sudah siaga di TKP.

&quot;Motifnya dendam dan kebutuhan ekonomi. Saat ini kita masih memburu tersangka Ve,&quot; pungkas Maringan.

Dalam kasus itu polisi menyita barang bukti 1 unit sepeda motor Honda Supra X 125 tanpa plat nomor polisi, 1 buah kapak, sepasang sendal jepit, senter kepala, kalung emas 22 karat 2 untai, uang tunai Rp 1.134.000 hasil jual emas, uang tunai Rp 1.200.000 sisa uang korban yang dirampas, 1 unit HP milik pelaku dan 1 unit HP milik korban.

Para tersangka dijerat pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun.



</content:encoded></item></channel></rss>
