<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berikut 18 Provinsi Bakal Dilanda Hujan Lebat Imbas 3 Bibit Siklon Tropis</title><description>Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menjelaskan, penyebab cuaca berpotensi hujan itu diakibatkan dua faktor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/15/337/2983445/berikut-18-provinsi-bakal-dilanda-hujan-lebat-imbas-3-bibit-siklon-tropis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/15/337/2983445/berikut-18-provinsi-bakal-dilanda-hujan-lebat-imbas-3-bibit-siklon-tropis"/><item><title>Berikut 18 Provinsi Bakal Dilanda Hujan Lebat Imbas 3 Bibit Siklon Tropis</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/15/337/2983445/berikut-18-provinsi-bakal-dilanda-hujan-lebat-imbas-3-bibit-siklon-tropis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/15/337/2983445/berikut-18-provinsi-bakal-dilanda-hujan-lebat-imbas-3-bibit-siklon-tropis</guid><pubDate>Jum'at 15 Maret 2024 01:01 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/14/337/2983445/berikut-18-provinsi-bakal-dilanda-hujan-lebat-imbas-3-bibit-siklon-tropis-MFauauepHe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/14/337/2983445/berikut-18-provinsi-bakal-dilanda-hujan-lebat-imbas-3-bibit-siklon-tropis-MFauauepHe.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat bakal melanda sejumlah wilayah di Indonesia hingga 18 Maret 2024. Potensi hujan ini diakibatkan oleh sejumlah faktor.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menjelaskan, penyebab cuaca berpotensi hujan itu diakibatkan dua faktor. Pertama, adanya aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) serta fenomena Gelombang Kelvin dan Rossby Equatorial yang terpantau dan diprediksi aktif di wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan.

&quot;Kedua, adanya tiga Bibit Siklon Tropis, yaitu Bibit Siklon Tropis 91S, 94S, dan 93P termonitor berada di sekitar Samudera Hindia selatan Jawa, Laut Timor, dan Laut Australia menunjukkan pengaruh terhadap wilayah Indonesia bagian selatan,&quot; kata Dwikorita saat jumpa pers secara virtual, Kamis (14/3/2024).

BACA JUGA:
Xpander Tabrak Porsche Seharga Rp9 Miliar hingga Ringsek, Ini Kata Pihak Showroom


Dwikorita menyampaikan perkembangan terkini BMKG terhadap tiga Bibit Siklon Tropis tersebut. Pertama, Bibit Siklon Tropis 91S memiliki kecepatan angin maksimum 30-35 knots (56 - 65 km/jam), tekanan udara di pusat sistem sebesar 994 hPa, pergerakan ke arah tenggara, dan peluang untuk menjadi Siklon Tropis pada kategori sedang hingga tinggi dalam 24 jam ke depan.

Sementara Bibit Siklon Tropis 94S, kata Dwikorita, memiliki kecepatan angin maksimum 15 - 20 knots (28 - 37 km/jam), tekanan udara di pusat sistem sebesar 999.9 hPa, pergerakan ke arah timur-tenggara, dan peluang untuk menjadi Siklon Tropis pada kategori rendah dalam 24 jam ke depan.

BACA JUGA:
Mundur Sebagai Sekda Bandung, Ema Sumarna Ingin Fokus Jalani Proses Hukum di KPK


Sedangkan Bibit Siklon Tropis 93P, kata Dwikorita, memiliki kecepatan angin maksimum 20 - 25 knots (37 - 46 km/jam), tekanan udara di pusat sistem sebesar 1003 hPa, pergerakan ke arah tenggara, dan peluang untuk menjadi Siklon Tropis pada kategori rendah dalam 24 jam ke depan.

Kendati ada fenomena alam tersebut, Dwikorita berkata, BMKG memprediksi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/angin kencang pada sebagian wilayah Indonesia. Bahkan, kata Dwikorita, potensi hujan bisa terjadi hingga 18 Maret 2024.

Adapun wilayah yang diperkirakan akan dilanda hujan akibat fenomena alam ini sebagai berikut:

1. Bengkulu

2. Lampung

3. Banten

4. Jawa Barat

5. DKI Jakarta

6. Jawa Tengah
7. DI Yogyakarta



8. Jawa Timur



9. Bali



10. Nusa Tenggara Barat



11. Nusa Tenggara Timur



12. Kalimantan Tengah



13. Kalimantan Timur



14. Kalimantan Utara



15. Sulawesi Selatan



16. Maluku



17. Papua Barat



18. Papua

</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat bakal melanda sejumlah wilayah di Indonesia hingga 18 Maret 2024. Potensi hujan ini diakibatkan oleh sejumlah faktor.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menjelaskan, penyebab cuaca berpotensi hujan itu diakibatkan dua faktor. Pertama, adanya aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) serta fenomena Gelombang Kelvin dan Rossby Equatorial yang terpantau dan diprediksi aktif di wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan.

&quot;Kedua, adanya tiga Bibit Siklon Tropis, yaitu Bibit Siklon Tropis 91S, 94S, dan 93P termonitor berada di sekitar Samudera Hindia selatan Jawa, Laut Timor, dan Laut Australia menunjukkan pengaruh terhadap wilayah Indonesia bagian selatan,&quot; kata Dwikorita saat jumpa pers secara virtual, Kamis (14/3/2024).

BACA JUGA:
Xpander Tabrak Porsche Seharga Rp9 Miliar hingga Ringsek, Ini Kata Pihak Showroom


Dwikorita menyampaikan perkembangan terkini BMKG terhadap tiga Bibit Siklon Tropis tersebut. Pertama, Bibit Siklon Tropis 91S memiliki kecepatan angin maksimum 30-35 knots (56 - 65 km/jam), tekanan udara di pusat sistem sebesar 994 hPa, pergerakan ke arah tenggara, dan peluang untuk menjadi Siklon Tropis pada kategori sedang hingga tinggi dalam 24 jam ke depan.

Sementara Bibit Siklon Tropis 94S, kata Dwikorita, memiliki kecepatan angin maksimum 15 - 20 knots (28 - 37 km/jam), tekanan udara di pusat sistem sebesar 999.9 hPa, pergerakan ke arah timur-tenggara, dan peluang untuk menjadi Siklon Tropis pada kategori rendah dalam 24 jam ke depan.

BACA JUGA:
Mundur Sebagai Sekda Bandung, Ema Sumarna Ingin Fokus Jalani Proses Hukum di KPK


Sedangkan Bibit Siklon Tropis 93P, kata Dwikorita, memiliki kecepatan angin maksimum 20 - 25 knots (37 - 46 km/jam), tekanan udara di pusat sistem sebesar 1003 hPa, pergerakan ke arah tenggara, dan peluang untuk menjadi Siklon Tropis pada kategori rendah dalam 24 jam ke depan.

Kendati ada fenomena alam tersebut, Dwikorita berkata, BMKG memprediksi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/angin kencang pada sebagian wilayah Indonesia. Bahkan, kata Dwikorita, potensi hujan bisa terjadi hingga 18 Maret 2024.

Adapun wilayah yang diperkirakan akan dilanda hujan akibat fenomena alam ini sebagai berikut:

1. Bengkulu

2. Lampung

3. Banten

4. Jawa Barat

5. DKI Jakarta

6. Jawa Tengah
7. DI Yogyakarta



8. Jawa Timur



9. Bali



10. Nusa Tenggara Barat



11. Nusa Tenggara Timur



12. Kalimantan Tengah



13. Kalimantan Timur



14. Kalimantan Utara



15. Sulawesi Selatan



16. Maluku



17. Papua Barat



18. Papua

</content:encoded></item></channel></rss>
