<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ricuh! Massa Aksi Tolak Pemilu Curang Bakar Ban Depan Kantor KPU, Asap Membumbung Tinggi</title><description>Massa juga membawa atribut bendera merah putih dan kentongan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/15/338/2983792/ricuh-massa-aksi-tolak-pemilu-curang-bakar-ban-depan-kantor-kpu-asap-membumbung-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/15/338/2983792/ricuh-massa-aksi-tolak-pemilu-curang-bakar-ban-depan-kantor-kpu-asap-membumbung-tinggi"/><item><title>Ricuh! Massa Aksi Tolak Pemilu Curang Bakar Ban Depan Kantor KPU, Asap Membumbung Tinggi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/15/338/2983792/ricuh-massa-aksi-tolak-pemilu-curang-bakar-ban-depan-kantor-kpu-asap-membumbung-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/15/338/2983792/ricuh-massa-aksi-tolak-pemilu-curang-bakar-ban-depan-kantor-kpu-asap-membumbung-tinggi</guid><pubDate>Jum'at 15 Maret 2024 17:20 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/15/338/2983792/ricuh-massa-aksi-tolak-pemilu-curang-bakar-ban-depan-kantor-kpu-asap-membumbung-tinggi-t8h1YlwTSj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Massa Bakar Ban Depan Kantor KPU/Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/15/338/2983792/ricuh-massa-aksi-tolak-pemilu-curang-bakar-ban-depan-kantor-kpu-asap-membumbung-tinggi-t8h1YlwTSj.jpg</image><title>Massa Bakar Ban Depan Kantor KPU/Foto: MNC Portal</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xNC8xLzE3ODMzNy81L3g4dWZjeDQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Massa aksi tolak pemilu curang melakukan demo di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/3/2024) sore.

Pantauan MNC Portal Indonesia, massa aksi mulai melalukan pembakaran ban bekas, para pendemo mulai memadati lokasi aksi sekitar pukul 13.06 WIB. Aksi bakar ban baru dinyalakan massa sekitar pukul 17.00 WIB.

BACA JUGA:
Demo Bawaslu RI, Ini 5 Tuntutan Massa Terkait Kecurangan Pemilu 2024

Terlihat asap hitam pekat membumbung tinggi akibat bakaran ban bekas itu. Lokasi peserta aksi yang dekat dengan jalan utama membuat para pengendara terdengar saling membunyikan klakson.

BACA JUGA:
Pemerintah Antisipasi Membesarnya Aksi Massa Tolak Hasil Pemilu 2024

Peserta aksi melakukan demo karena kecewa dengan hasil pemilu 2024 yang dianggap banyak kecurangan. Oleh sebab itu peserta aksi menuntut seluruh jajaran KPU mulai dari ketua hingga komisioner diberhentikan dari jabatannya.
&quot;Hentikan pemilu curang, pecat semua komisioner KPU,&quot; tulis spanduk yang di bawa massa.
Selain membawa poster hingga spanduk yang mengungkapkan kekecewaannya, massa yang menolak pemilu curang juga membawa atribut bendera merah putih dan kentongan.


Terdengar, kentongan itu selalu dibunyikan peserta aksi meski sang orator di atas mobil komando sedang menyampaikan aspirasi. Kentongan itu diibaratkan sebagai peringatan kepada KPU yang dianggap telah merebut keadilan rakyat Indonesia. Karena KPU menyelenggarakan pemilu dianggap tidak jujur dan adil.



&quot;Bunyikan kentongan maling KPU, maling suara KPU, hidup rakyat mencintai keadilan, hidup rakyat mencintai kerukunan,&quot; ucap orator dari atas mobil komando, Jum'at (15/3/2024).



Terlihat spanduk lain yang di bawa massa mengungkapkan rasa kecewanya terhadap presiden Joko Widodo (Jokowi) atas sikap cawe-cawe pada pemilu 2024.

Untuk itu peserta aksi meminta agar KPU atau Bawaslu bisa mendiskualifikasi pasangan nomor urut dua.&quot;KPU harus mendiskusikan pasangan nomor 2,&quot;pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xNC8xLzE3ODMzNy81L3g4dWZjeDQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Massa aksi tolak pemilu curang melakukan demo di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/3/2024) sore.

Pantauan MNC Portal Indonesia, massa aksi mulai melalukan pembakaran ban bekas, para pendemo mulai memadati lokasi aksi sekitar pukul 13.06 WIB. Aksi bakar ban baru dinyalakan massa sekitar pukul 17.00 WIB.

BACA JUGA:
Demo Bawaslu RI, Ini 5 Tuntutan Massa Terkait Kecurangan Pemilu 2024

Terlihat asap hitam pekat membumbung tinggi akibat bakaran ban bekas itu. Lokasi peserta aksi yang dekat dengan jalan utama membuat para pengendara terdengar saling membunyikan klakson.

BACA JUGA:
Pemerintah Antisipasi Membesarnya Aksi Massa Tolak Hasil Pemilu 2024

Peserta aksi melakukan demo karena kecewa dengan hasil pemilu 2024 yang dianggap banyak kecurangan. Oleh sebab itu peserta aksi menuntut seluruh jajaran KPU mulai dari ketua hingga komisioner diberhentikan dari jabatannya.
&quot;Hentikan pemilu curang, pecat semua komisioner KPU,&quot; tulis spanduk yang di bawa massa.
Selain membawa poster hingga spanduk yang mengungkapkan kekecewaannya, massa yang menolak pemilu curang juga membawa atribut bendera merah putih dan kentongan.


Terdengar, kentongan itu selalu dibunyikan peserta aksi meski sang orator di atas mobil komando sedang menyampaikan aspirasi. Kentongan itu diibaratkan sebagai peringatan kepada KPU yang dianggap telah merebut keadilan rakyat Indonesia. Karena KPU menyelenggarakan pemilu dianggap tidak jujur dan adil.



&quot;Bunyikan kentongan maling KPU, maling suara KPU, hidup rakyat mencintai keadilan, hidup rakyat mencintai kerukunan,&quot; ucap orator dari atas mobil komando, Jum'at (15/3/2024).



Terlihat spanduk lain yang di bawa massa mengungkapkan rasa kecewanya terhadap presiden Joko Widodo (Jokowi) atas sikap cawe-cawe pada pemilu 2024.

Untuk itu peserta aksi meminta agar KPU atau Bawaslu bisa mendiskualifikasi pasangan nomor urut dua.&quot;KPU harus mendiskusikan pasangan nomor 2,&quot;pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
