<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kronologi 2 Ayah Saling Bacok Gegara Anak Main Petasan</title><description>Lantaran mengganggu, MY menegur anak AK, yang kemudian melapor kepada ayahnya, AK.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/15/340/2983450/kronologi-2-ayah-saling-bacok-gegara-anak-main-petasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/15/340/2983450/kronologi-2-ayah-saling-bacok-gegara-anak-main-petasan"/><item><title>Kronologi 2 Ayah Saling Bacok Gegara Anak Main Petasan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/15/340/2983450/kronologi-2-ayah-saling-bacok-gegara-anak-main-petasan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/15/340/2983450/kronologi-2-ayah-saling-bacok-gegara-anak-main-petasan</guid><pubDate>Jum'at 15 Maret 2024 03:30 WIB</pubDate><dc:creator>Indra Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/14/340/2983450/kronologi-2-ayah-saling-bacok-gegara-anak-main-petasan-vLCtb0luZU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/14/340/2983450/kronologi-2-ayah-saling-bacok-gegara-anak-main-petasan-vLCtb0luZU.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>LAMPUNG TENGAH - Kampung Negara Bumi Udik, Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah menjadi saksi ketegangan serius ketika dua ayah saling bacok gegara masalah petasan. Peristiwa ini terjadi pada Rabu 13 Maret 2024.

Menurut Kasatreskrim Polres Lampung Tengah, AKP Nikolas Bagas Yudhi, ketegangan bermula saat anak AK menghidupkan petasan di dekat rumah MY. Lantaran mengganggu, MY menegur anak AK, yang kemudian melapor kepada ayahnya, AK.

Tak terima dengan teguran MY, AK mendatangi rumah MY untuk mengklarifikasi. Namun, pertemuan itu malah memanas, dan keduanya terlibat dalam perkelahian bersenjata. MY telah membawa pedang sementara AK membawa golok.

BACA JUGA:
Anak Main Petasan Ditegur Tetangga, Dua Ayah Saling Bacok


Kedua belah pihak mengalami luka serius, dan satu lagi, seorang pihak ketiga, turut terluka dalam kejadian tersebut. Ketiganya kini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.

Polisi berhasil mengamankan dua senjata tajam jenis laduk beserta sarungnya, serta satu pasang sandal jepit yang berlumuran darah sebagai barang bukti.

BACA JUGA:
Bobotoh Rayakan HUT Persib Nyalakan Petasan, Flyover Pasupati Bandung Memerah&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Meskipun situasi telah kondusif, keamanan dan penanganan kejadian ini tetap menjadi prioritas.</description><content:encoded>LAMPUNG TENGAH - Kampung Negara Bumi Udik, Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah menjadi saksi ketegangan serius ketika dua ayah saling bacok gegara masalah petasan. Peristiwa ini terjadi pada Rabu 13 Maret 2024.

Menurut Kasatreskrim Polres Lampung Tengah, AKP Nikolas Bagas Yudhi, ketegangan bermula saat anak AK menghidupkan petasan di dekat rumah MY. Lantaran mengganggu, MY menegur anak AK, yang kemudian melapor kepada ayahnya, AK.

Tak terima dengan teguran MY, AK mendatangi rumah MY untuk mengklarifikasi. Namun, pertemuan itu malah memanas, dan keduanya terlibat dalam perkelahian bersenjata. MY telah membawa pedang sementara AK membawa golok.

BACA JUGA:
Anak Main Petasan Ditegur Tetangga, Dua Ayah Saling Bacok


Kedua belah pihak mengalami luka serius, dan satu lagi, seorang pihak ketiga, turut terluka dalam kejadian tersebut. Ketiganya kini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.

Polisi berhasil mengamankan dua senjata tajam jenis laduk beserta sarungnya, serta satu pasang sandal jepit yang berlumuran darah sebagai barang bukti.

BACA JUGA:
Bobotoh Rayakan HUT Persib Nyalakan Petasan, Flyover Pasupati Bandung Memerah&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Meskipun situasi telah kondusif, keamanan dan penanganan kejadian ini tetap menjadi prioritas.</content:encoded></item></channel></rss>
