<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Partisipasi Pemilih Pemilu 2024 di Sragen Capai 84,74 Persen</title><description>Tingkat partisipasi pemilih Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, mencapai angka 84,74 persen.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/15/512/2983767/partisipasi-pemilih-pemilu-2024-di-sragen-capai-84-74-persen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/15/512/2983767/partisipasi-pemilih-pemilu-2024-di-sragen-capai-84-74-persen"/><item><title>Partisipasi Pemilih Pemilu 2024 di Sragen Capai 84,74 Persen</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/15/512/2983767/partisipasi-pemilih-pemilu-2024-di-sragen-capai-84-74-persen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/15/512/2983767/partisipasi-pemilih-pemilu-2024-di-sragen-capai-84-74-persen</guid><pubDate>Jum'at 15 Maret 2024 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/15/512/2983767/partisipasi-pemilih-pemilu-2024-di-sragen-capai-84-74-persen-8uqwz0LdKG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/15/512/2983767/partisipasi-pemilih-pemilu-2024-di-sragen-capai-84-74-persen-8uqwz0LdKG.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Tingkat partisipasi pemilih Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, mencapai angka 84,74 persen.

Hal itu sekaligus membantah informasi yang menyebutkan tingkat partisipasi pemilih di Pemilu 2024 hanya sebanyak 30 persen.


BACA JUGA:
Menko Hadi Sebut Demo Kecurangan Pemilu 2024 Skalanya Kecil, BIN-BAIS Terus Memantau


Ketua KPU Kabupaten Sragen Prihantoro menjelaskan bahwa, partisipasi pemilih sebesar 84,74 persen itu justru melebihi angka yang ditargetkan.

&quot;Rata-rata partisipasi pemilih Pemilu 2024, di angka 84.79 persen, melebihi target sebelumnya yakni sebesar 80 persen,&quot; kata Prihantoro kepada awak media, Jumat (15/3/2024).


BACA JUGA:
Keluarga Alumni ITB Temukan 4,9 Juta Suara Siluman di Sirekap KPU


Ia memaparkan bahwa, dari data yang ada, tingkat partisipasi pemilih diantaranya, DPD 84.62 persen, DPR 84.54 persen, DPRD Provinsi 84.54 persen dan DPRD Kabupaten 84.94 persen.

Menurutnya, tingginya angka partisipasi pemilih pada pemilu 2024 dibandingkan sebelumnya berkat adanya proses sosialisasi kepada masyarakat luas.Sementara, setidaknya 15 persen yang tidak ikut dalam partisipasi pemilihan disebabkan oleh berbagai hal, misalnya sedang merantau serta yang sudah pindah keluar daerah.

&amp;ldquo;Sehingga tidak bisa hadir di TPS untuk menggunakan hak pilihnya, &amp;ldquo; ucap Prihantoro.</description><content:encoded>JAKARTA - Tingkat partisipasi pemilih Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, mencapai angka 84,74 persen.

Hal itu sekaligus membantah informasi yang menyebutkan tingkat partisipasi pemilih di Pemilu 2024 hanya sebanyak 30 persen.


BACA JUGA:
Menko Hadi Sebut Demo Kecurangan Pemilu 2024 Skalanya Kecil, BIN-BAIS Terus Memantau


Ketua KPU Kabupaten Sragen Prihantoro menjelaskan bahwa, partisipasi pemilih sebesar 84,74 persen itu justru melebihi angka yang ditargetkan.

&quot;Rata-rata partisipasi pemilih Pemilu 2024, di angka 84.79 persen, melebihi target sebelumnya yakni sebesar 80 persen,&quot; kata Prihantoro kepada awak media, Jumat (15/3/2024).


BACA JUGA:
Keluarga Alumni ITB Temukan 4,9 Juta Suara Siluman di Sirekap KPU


Ia memaparkan bahwa, dari data yang ada, tingkat partisipasi pemilih diantaranya, DPD 84.62 persen, DPR 84.54 persen, DPRD Provinsi 84.54 persen dan DPRD Kabupaten 84.94 persen.

Menurutnya, tingginya angka partisipasi pemilih pada pemilu 2024 dibandingkan sebelumnya berkat adanya proses sosialisasi kepada masyarakat luas.Sementara, setidaknya 15 persen yang tidak ikut dalam partisipasi pemilihan disebabkan oleh berbagai hal, misalnya sedang merantau serta yang sudah pindah keluar daerah.

&amp;ldquo;Sehingga tidak bisa hadir di TPS untuk menggunakan hak pilihnya, &amp;ldquo; ucap Prihantoro.</content:encoded></item></channel></rss>
