<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>8 KA Jarak Jauh di Surabaya dan Malang Terdampak Banjir Semarang, Dua Kereta Dibatalkan</title><description>Sebanyak enam kereta api masih terganggu perjalananya imbas banjir yang menggenangi wilayah Daop 4 Semarang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/15/519/2983649/8-ka-jarak-jauh-di-surabaya-dan-malang-terdampak-banjir-semarang-dua-kereta-dibatalkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/15/519/2983649/8-ka-jarak-jauh-di-surabaya-dan-malang-terdampak-banjir-semarang-dua-kereta-dibatalkan"/><item><title>8 KA Jarak Jauh di Surabaya dan Malang Terdampak Banjir Semarang, Dua Kereta Dibatalkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/15/519/2983649/8-ka-jarak-jauh-di-surabaya-dan-malang-terdampak-banjir-semarang-dua-kereta-dibatalkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/15/519/2983649/8-ka-jarak-jauh-di-surabaya-dan-malang-terdampak-banjir-semarang-dua-kereta-dibatalkan</guid><pubDate>Jum'at 15 Maret 2024 13:45 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/15/519/2983649/9-ka-jarak-jauh-di-surabaya-dan-malang-terdampak-banjir-semarang-tiga-kereta-dibatalkan-XwHrpbp663.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Semarang. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/15/519/2983649/9-ka-jarak-jauh-di-surabaya-dan-malang-terdampak-banjir-semarang-tiga-kereta-dibatalkan-XwHrpbp663.jpeg</image><title>Banjir di Semarang. (Foto: MPI)</title></images><description>


SURABAYA - Sebanyak enam kereta api masih terganggu perjalananya imbas banjir yang menggenangi wilayah Daop 4 Semarang. Rangkaian kereta api yang terlambat datang ini mayoritas merupakan relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi hingga Stasiun Malang Kota Baru.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arief menuturkan, bila hingga Jumat pagi (15/3/2024) pola perjalanan kereta api (KA) tujuan Bandung maupun Jakarta, yang melewati jalur utara masih menggunakan perubahan pola operasi dengan memutar lewat jalur selatan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tenggelam di Area Banjir Kudus, 3 Santri Meninggal Dumia

&quot;Hal ini mengakibatkan beberapa KA yang mengalami penambahan waktu tempuh sekitar 2-3 jam dari jadwal yang seharusnya,&quot; ungkap Luqman Arief, dikonfirmasi pada Jumat siang (15/3/2024).
Luqman menerangkan, bahwa ada enam rangkaian KA yang mengalami keterlambatan kedatangan yakni KA Sembrani relasi Stasiun Jakarta Gambir - Surabaya Pasar Turi, KA Gumarang relasi Stasiun Jakarta Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi, KA Pandulungan relasi Stasiun Jakarta Gambir - Jember.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

12 Jam Lebih Banjir di Kebon Pala Tak Kunjung Surut, Warga Ngaku Belum Dapat Bantuan

Kemudian ada KA Jayabaya relasi Stasiun Jakarta Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi - Malang, KA Kertajaya relasi Stasiun Jakarta Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi, dan KA Harina Stasiun Bandung - Surabaya Pasar Turi, serta ada dua KA jarak jauh yang pemberangkatannya dibatalkan imbas banjir di Semarang.
&quot;Dua KA jarak jauh keberangkatan Stasiun Surabaya Pasar Turi pada Jumat (15/3) juga mengalami batal perjalanan, yakni KA Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasar Turi - Semarang, dan KA Airlangga relasi Surabaya Pasar Turi - Pasar Senen,&quot; jelasnya.Saat ini petugas Daop 4 Semarang masih terus berusaha untuk menormalisasi jalur KA sehingga dapat dilalui kembali oleh KA di wilayah utara, terutama di petak rel kereta antara Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng hingga Stasiun Alastua.
&quot;KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas keterlambatan kedatangan akibat menggunakan perubahan pola operasi memutar,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>


SURABAYA - Sebanyak enam kereta api masih terganggu perjalananya imbas banjir yang menggenangi wilayah Daop 4 Semarang. Rangkaian kereta api yang terlambat datang ini mayoritas merupakan relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi hingga Stasiun Malang Kota Baru.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arief menuturkan, bila hingga Jumat pagi (15/3/2024) pola perjalanan kereta api (KA) tujuan Bandung maupun Jakarta, yang melewati jalur utara masih menggunakan perubahan pola operasi dengan memutar lewat jalur selatan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tenggelam di Area Banjir Kudus, 3 Santri Meninggal Dumia

&quot;Hal ini mengakibatkan beberapa KA yang mengalami penambahan waktu tempuh sekitar 2-3 jam dari jadwal yang seharusnya,&quot; ungkap Luqman Arief, dikonfirmasi pada Jumat siang (15/3/2024).
Luqman menerangkan, bahwa ada enam rangkaian KA yang mengalami keterlambatan kedatangan yakni KA Sembrani relasi Stasiun Jakarta Gambir - Surabaya Pasar Turi, KA Gumarang relasi Stasiun Jakarta Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi, KA Pandulungan relasi Stasiun Jakarta Gambir - Jember.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

12 Jam Lebih Banjir di Kebon Pala Tak Kunjung Surut, Warga Ngaku Belum Dapat Bantuan

Kemudian ada KA Jayabaya relasi Stasiun Jakarta Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi - Malang, KA Kertajaya relasi Stasiun Jakarta Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi, dan KA Harina Stasiun Bandung - Surabaya Pasar Turi, serta ada dua KA jarak jauh yang pemberangkatannya dibatalkan imbas banjir di Semarang.
&quot;Dua KA jarak jauh keberangkatan Stasiun Surabaya Pasar Turi pada Jumat (15/3) juga mengalami batal perjalanan, yakni KA Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasar Turi - Semarang, dan KA Airlangga relasi Surabaya Pasar Turi - Pasar Senen,&quot; jelasnya.Saat ini petugas Daop 4 Semarang masih terus berusaha untuk menormalisasi jalur KA sehingga dapat dilalui kembali oleh KA di wilayah utara, terutama di petak rel kereta antara Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng hingga Stasiun Alastua.
&quot;KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas keterlambatan kedatangan akibat menggunakan perubahan pola operasi memutar,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
