<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir di Karawang hingga 1,5 Meter, Ratusan Warga Mulai Mengungsi</title><description>Hujan yang turun selama dua hari berturut-turut membuat Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, kebanjiran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/15/525/2983572/banjir-di-karawang-hingga-1-5-meter-ratusan-warga-mulai-mengungsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/15/525/2983572/banjir-di-karawang-hingga-1-5-meter-ratusan-warga-mulai-mengungsi"/><item><title>Banjir di Karawang hingga 1,5 Meter, Ratusan Warga Mulai Mengungsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/15/525/2983572/banjir-di-karawang-hingga-1-5-meter-ratusan-warga-mulai-mengungsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/15/525/2983572/banjir-di-karawang-hingga-1-5-meter-ratusan-warga-mulai-mengungsi</guid><pubDate>Jum'at 15 Maret 2024 11:10 WIB</pubDate><dc:creator>Nila Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/15/525/2983572/banjir-di-karawang-hingga-1-5-meter-ratusan-warga-mulai-mengungsi-oaJlwsV3de.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir merendam Karawang, ratusan warga mengungsi (Foto : MPI) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/15/525/2983572/banjir-di-karawang-hingga-1-5-meter-ratusan-warga-mulai-mengungsi-oaJlwsV3de.jpg</image><title>Banjir merendam Karawang, ratusan warga mengungsi (Foto : MPI) </title></images><description>KARAWANG - Hujan yang turun selama dua hari berturut-turut membuat Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, kebanjiran.

Sedikitnya 938 jiwa dari 319 kepala keluar terdampak banjir dengan ketinggian air antara 50 hingga 150 cm, atau 1,5 meter. Ratusan warga terpaksa mengungsi lantaran debit air terus meninggi.


BACA JUGA:
Pagi Ini Tercatat 16 RT di Jakarta Tergenang Banjir, Berikut Daftarnya


Menurut salah seorang petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Kaming, mengatakan debit air terus meningkat setelah hujan turun sejak pagi hingga malam selama dua hari belakangan. Banjir akibat pertemuan Sungai Cibeet dan Sungai Citarum hingga meluap ke Desa Karangligar.

&quot;Dari Kamis malam sekitar pukul 19.00 WIB, kami sudah siaga di Desa Karangligar. Jumat pagi karena air terus naik akhirnya kami mulai evakuasi warga untuk mengungsi,&quot; kata Kaming, Jumat (15/3/2024).


BACA JUGA:
KPK Panggil 15 Tersangka Pungli Rutan


Kaming mengatakan ratusan warga akhirnya memilih untuk mengungsi setelah mengetahui debit air terus meninggi hingga mencapai 1,5 meter.

Namun, sebagian warga masih memilih untuk bertahan dirumah dan menolak dievakuasi. &quot;Masih ada warga yang menolak mengungsi karena mau menjaga barang -barang di rumah,&quot; katanya.Menurut Kaming, warga diungsikan ke tempat aman dari banjir yaitu di kantor desa dan disekolah PAUD. Dua lokasi itu dianggap aman untuk menjadi tempat mengungsi.
&quot;Sementara dua lokasi pengungsian masih cukup menampung warga yang mau mengungsi. Namun kalau warga yang mengungsi bertambah banyak disiapkan lokasi lain,&quot; katanya.

Kaming mengatakan ada 5 RT dari 2 RW yang kebanjiran yaitu RT 01,02 03 di RW 001 dan RT 05,07 di RW 002. Jumlah warga yang terdampak dari 5 RT mencapai 938 jiwa dari 319 KK. Rumah warga yang tergenang air mencapai 235 rumah.</description><content:encoded>KARAWANG - Hujan yang turun selama dua hari berturut-turut membuat Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, kebanjiran.

Sedikitnya 938 jiwa dari 319 kepala keluar terdampak banjir dengan ketinggian air antara 50 hingga 150 cm, atau 1,5 meter. Ratusan warga terpaksa mengungsi lantaran debit air terus meninggi.


BACA JUGA:
Pagi Ini Tercatat 16 RT di Jakarta Tergenang Banjir, Berikut Daftarnya


Menurut salah seorang petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Kaming, mengatakan debit air terus meningkat setelah hujan turun sejak pagi hingga malam selama dua hari belakangan. Banjir akibat pertemuan Sungai Cibeet dan Sungai Citarum hingga meluap ke Desa Karangligar.

&quot;Dari Kamis malam sekitar pukul 19.00 WIB, kami sudah siaga di Desa Karangligar. Jumat pagi karena air terus naik akhirnya kami mulai evakuasi warga untuk mengungsi,&quot; kata Kaming, Jumat (15/3/2024).


BACA JUGA:
KPK Panggil 15 Tersangka Pungli Rutan


Kaming mengatakan ratusan warga akhirnya memilih untuk mengungsi setelah mengetahui debit air terus meninggi hingga mencapai 1,5 meter.

Namun, sebagian warga masih memilih untuk bertahan dirumah dan menolak dievakuasi. &quot;Masih ada warga yang menolak mengungsi karena mau menjaga barang -barang di rumah,&quot; katanya.Menurut Kaming, warga diungsikan ke tempat aman dari banjir yaitu di kantor desa dan disekolah PAUD. Dua lokasi itu dianggap aman untuk menjadi tempat mengungsi.
&quot;Sementara dua lokasi pengungsian masih cukup menampung warga yang mau mengungsi. Namun kalau warga yang mengungsi bertambah banyak disiapkan lokasi lain,&quot; katanya.

Kaming mengatakan ada 5 RT dari 2 RW yang kebanjiran yaitu RT 01,02 03 di RW 001 dan RT 05,07 di RW 002. Jumlah warga yang terdampak dari 5 RT mencapai 938 jiwa dari 319 KK. Rumah warga yang tergenang air mencapai 235 rumah.</content:encoded></item></channel></rss>
