<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengelola Pantai Selatan Malang Tutup Aktivitas Wisata Akibat Cuaca Ekstrem         </title><description>Ombak tinggi menerjang kawasan pesisir selatan pantai di Kabupaten Malang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/16/519/2984021/pengelola-pantai-selatan-malang-tutup-aktivitas-wisata-akibat-cuaca-ekstrem</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/16/519/2984021/pengelola-pantai-selatan-malang-tutup-aktivitas-wisata-akibat-cuaca-ekstrem"/><item><title>Pengelola Pantai Selatan Malang Tutup Aktivitas Wisata Akibat Cuaca Ekstrem         </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/16/519/2984021/pengelola-pantai-selatan-malang-tutup-aktivitas-wisata-akibat-cuaca-ekstrem</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/16/519/2984021/pengelola-pantai-selatan-malang-tutup-aktivitas-wisata-akibat-cuaca-ekstrem</guid><pubDate>Sabtu 16 Maret 2024 12:41 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/16/519/2984021/pengelola-pantai-selatan-malang-tutup-aktivitas-wisata-akibat-cuaca-ekstrem-ozxxM4xalf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cuaca ekstrem di Pantai Selatan Malang. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/16/519/2984021/pengelola-pantai-selatan-malang-tutup-aktivitas-wisata-akibat-cuaca-ekstrem-ozxxM4xalf.jpg</image><title>Cuaca ekstrem di Pantai Selatan Malang. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xNS8xLzE3ODM1OC81L3g4dWg1Z2M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MALANG - Ombak tinggi menerjang kawasan pesisir selatan pantai di Kabupaten Malang. Hal ini membuat pengelola menutup aktivitas wisata sejumlah pantai di pesisir selatan.

Terjangan ombak tinggi ini terekam oleh kamera ponsel pengunjung wisatawan di Pantai Bajulmati. Tampak kondisi laut selatan di Kabupaten Malang ombaknya cukup tinggi. Bahkan deburan ombak sampai ke bibir pantai hingga menerjang beberapa fasilitas wisata di pantai.

Selain di Pantai Bajulmati, dari informasi yang dihimpun ada sejumlah pantai di pesisir selatan Malang yang diterjang ombak tinggi. Hal ini mengakibatkan aktivitas wisata ditutup sementara oleh pengelola demi keamanan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dampak Cuaca Ekstrem, Pemkot Kupang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Sutrisno, pengelola Pantai Jembatan Panjang membenarkan adanya terjangan ombak tinggi sebagaimana di video yang beredar itu. Tapi tingginya ombak itu terjadi pada Kamis lalu (14/3/2024).

&quot;Kondisi air laut mulai stabil, tidak naik, hari Kamis kemarin naiknya,&quot; kata Sutrisno, dikonfirmasi pada Sabtu (16/3/2024).

BACA JUGA:


Cuaca Ekstrem, BMKG Sebut Sejumlah Wilayah Potensi Diterjang Bencana Hidrometeorologi&amp;nbsp;
Meski kondisinya berangsur-angsur turun, tapi pengelola masih menutup aktivitas wisata di Pantai Jembatan Panjang. Hal ini demi keselamatan dan kenyamanan pengunjung, apalagi beberapa infrastruktur juga terdampak.

&quot;Masih ditutup, sampai kapannya belum tahu, nunggu (ombaknya) normal dulu,&quot; ucapnya.

Di sisi lain, Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan menyatakan, tingginya ombak di laut selatan Kabupaten Malang, memang terjadi dalam dua hari lalu. Tapi semenjak Jumat hingga Sabtu ini dilaporkan berangsur-angsur mulai turun.

&quot;Yang terparah hari Rabu, Kamis itu mulai berkurang, tidak sebesar hari Rabu,&quot; kata Sadono.Namun ia tetap mengimbau ke pengelola wisata dan wisatawan yang datang ke pantai untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Sebab potensi cuaca ekstrim diprediksi masih terjadi di akhir pekan pertama di bulan Ramadan ini. Tetapi ia memastikan tidak merekomendasikan penutupan aktivitas wisata, namun kebijakan itu diserahkan ke masing-masing pengelola wisata.



&quot;Untuk masyarakat sekitar hendaknya meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaannya, serta melakukan monitoring lingkungan nya secara berkala, mandiri, dan menghindari berkegiatan di tengah cuaca ekstrim,&quot; tukasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xNS8xLzE3ODM1OC81L3g4dWg1Z2M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MALANG - Ombak tinggi menerjang kawasan pesisir selatan pantai di Kabupaten Malang. Hal ini membuat pengelola menutup aktivitas wisata sejumlah pantai di pesisir selatan.

Terjangan ombak tinggi ini terekam oleh kamera ponsel pengunjung wisatawan di Pantai Bajulmati. Tampak kondisi laut selatan di Kabupaten Malang ombaknya cukup tinggi. Bahkan deburan ombak sampai ke bibir pantai hingga menerjang beberapa fasilitas wisata di pantai.

Selain di Pantai Bajulmati, dari informasi yang dihimpun ada sejumlah pantai di pesisir selatan Malang yang diterjang ombak tinggi. Hal ini mengakibatkan aktivitas wisata ditutup sementara oleh pengelola demi keamanan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dampak Cuaca Ekstrem, Pemkot Kupang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Sutrisno, pengelola Pantai Jembatan Panjang membenarkan adanya terjangan ombak tinggi sebagaimana di video yang beredar itu. Tapi tingginya ombak itu terjadi pada Kamis lalu (14/3/2024).

&quot;Kondisi air laut mulai stabil, tidak naik, hari Kamis kemarin naiknya,&quot; kata Sutrisno, dikonfirmasi pada Sabtu (16/3/2024).

BACA JUGA:


Cuaca Ekstrem, BMKG Sebut Sejumlah Wilayah Potensi Diterjang Bencana Hidrometeorologi&amp;nbsp;
Meski kondisinya berangsur-angsur turun, tapi pengelola masih menutup aktivitas wisata di Pantai Jembatan Panjang. Hal ini demi keselamatan dan kenyamanan pengunjung, apalagi beberapa infrastruktur juga terdampak.

&quot;Masih ditutup, sampai kapannya belum tahu, nunggu (ombaknya) normal dulu,&quot; ucapnya.

Di sisi lain, Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan menyatakan, tingginya ombak di laut selatan Kabupaten Malang, memang terjadi dalam dua hari lalu. Tapi semenjak Jumat hingga Sabtu ini dilaporkan berangsur-angsur mulai turun.

&quot;Yang terparah hari Rabu, Kamis itu mulai berkurang, tidak sebesar hari Rabu,&quot; kata Sadono.Namun ia tetap mengimbau ke pengelola wisata dan wisatawan yang datang ke pantai untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Sebab potensi cuaca ekstrim diprediksi masih terjadi di akhir pekan pertama di bulan Ramadan ini. Tetapi ia memastikan tidak merekomendasikan penutupan aktivitas wisata, namun kebijakan itu diserahkan ke masing-masing pengelola wisata.



&quot;Untuk masyarakat sekitar hendaknya meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaannya, serta melakukan monitoring lingkungan nya secara berkala, mandiri, dan menghindari berkegiatan di tengah cuaca ekstrim,&quot; tukasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
