<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Sekjen IA ITB Ungkap Ada Jejak Digital Kriminal di Balik Sirekap Pemilu 2024</title><description>&quot;Saya juga melihat ada criminal supreme. Jadi ada jejak digital kriminal dalam data yang saya kumpulkan (di Sirekap),&quot; kata Anas</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/18/337/2984941/sekjen-ia-itb-ungkap-ada-jejak-digital-kriminal-di-balik-sirekap-pemilu-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/18/337/2984941/sekjen-ia-itb-ungkap-ada-jejak-digital-kriminal-di-balik-sirekap-pemilu-2024"/><item><title>   Sekjen IA ITB Ungkap Ada Jejak Digital Kriminal di Balik Sirekap Pemilu 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/18/337/2984941/sekjen-ia-itb-ungkap-ada-jejak-digital-kriminal-di-balik-sirekap-pemilu-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/18/337/2984941/sekjen-ia-itb-ungkap-ada-jejak-digital-kriminal-di-balik-sirekap-pemilu-2024</guid><pubDate>Senin 18 Maret 2024 19:58 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/18/337/2984941/sekjen-ia-itb-ungkap-ada-jejak-digital-kriminal-di-balik-sirekap-pemilu-2024-aIZ2cQPYqd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diskusi Sirekap dan Kejahatan Pemilu 2024 (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/18/337/2984941/sekjen-ia-itb-ungkap-ada-jejak-digital-kriminal-di-balik-sirekap-pemilu-2024-aIZ2cQPYqd.jpg</image><title>Diskusi Sirekap dan Kejahatan Pemilu 2024 (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xOC8xLzE3ODQ3Ny81L3g4dXNnZjA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB), Hairul Anas Suaidi mengungkapkan bahwa ada jejak digital kriminal di balik sistem informasi rekapitulasi suara (Sirekap) yang digunakan KPU RI pada Pemilu 2024.
Hal ini disampaikan Anas dalam diskusi publik bertajuk 'SIREKAP dan Kejahatan Pemilu, Konspirasi Politik' yang digelar Senin (18/3/2024).
&quot;Saya juga melihat ada criminal supreme. Jadi ada jejak digital kriminal dalam data yang saya kumpulkan (di Sirekap),&quot; kata Anas dalam paparannya.

BACA JUGA:
Rekap Nasional Belum Selesai, KPU Tak Lakukan Penetapan Hasil Pemilu 2024 Malam Ini

Sejumlah temuan yang diduga kuat bagian dari jejak digital kriminal seperti adanya perubahan angka pada formulir C1, hingga ditemukan adanya penambahan angka-angka bagi paslon tertentu yang berpola pada satu wilayah.
&quot;Bahkan di basis orang lain (penambahan angka-angka untuk paslon tertentu), bayangkan,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
PDIP: Pemilu 2024 Perpaduan Sempurna Seluruh Kecurangan Pemilu 1971 dan 2009

Anas menyatakan bahwa dia tidak hanya sekedar melempar pernyataan begitu saja. Tapi, ada bukti-bukti yang berhasil dikumpulkan selama Sirekap beroperasi pasca pemungutan suara 14 Februari lalu.
&quot;Jadi buktinya ada semua di saya, maka bagaimana saya bisa mendapatkan bukti-bukti ini, karena setiap perubahan, kalau terjadi perubahan yang lama saya simpan, sehingga saya bisa menghitung,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xOC8xLzE3ODQ3Ny81L3g4dXNnZjA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB), Hairul Anas Suaidi mengungkapkan bahwa ada jejak digital kriminal di balik sistem informasi rekapitulasi suara (Sirekap) yang digunakan KPU RI pada Pemilu 2024.
Hal ini disampaikan Anas dalam diskusi publik bertajuk 'SIREKAP dan Kejahatan Pemilu, Konspirasi Politik' yang digelar Senin (18/3/2024).
&quot;Saya juga melihat ada criminal supreme. Jadi ada jejak digital kriminal dalam data yang saya kumpulkan (di Sirekap),&quot; kata Anas dalam paparannya.

BACA JUGA:
Rekap Nasional Belum Selesai, KPU Tak Lakukan Penetapan Hasil Pemilu 2024 Malam Ini

Sejumlah temuan yang diduga kuat bagian dari jejak digital kriminal seperti adanya perubahan angka pada formulir C1, hingga ditemukan adanya penambahan angka-angka bagi paslon tertentu yang berpola pada satu wilayah.
&quot;Bahkan di basis orang lain (penambahan angka-angka untuk paslon tertentu), bayangkan,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
PDIP: Pemilu 2024 Perpaduan Sempurna Seluruh Kecurangan Pemilu 1971 dan 2009

Anas menyatakan bahwa dia tidak hanya sekedar melempar pernyataan begitu saja. Tapi, ada bukti-bukti yang berhasil dikumpulkan selama Sirekap beroperasi pasca pemungutan suara 14 Februari lalu.
&quot;Jadi buktinya ada semua di saya, maka bagaimana saya bisa mendapatkan bukti-bukti ini, karena setiap perubahan, kalau terjadi perubahan yang lama saya simpan, sehingga saya bisa menghitung,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
