<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Masih Buru Majikan yang Diduga Aniaya 5 ART di Jatinegara</title><description>Kelima ART masih di bawah umur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/18/338/2984528/polisi-masih-buru-majikan-yang-diduga-aniaya-5-art-di-jatinegara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/18/338/2984528/polisi-masih-buru-majikan-yang-diduga-aniaya-5-art-di-jatinegara"/><item><title>Polisi Masih Buru Majikan yang Diduga Aniaya 5 ART di Jatinegara</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/18/338/2984528/polisi-masih-buru-majikan-yang-diduga-aniaya-5-art-di-jatinegara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/18/338/2984528/polisi-masih-buru-majikan-yang-diduga-aniaya-5-art-di-jatinegara</guid><pubDate>Senin 18 Maret 2024 04:50 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/18/338/2984528/polisi-masih-buru-majikan-yang-diduga-aniaya-5-art-di-jatinegara-YTEF6RMcuv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/18/338/2984528/polisi-masih-buru-majikan-yang-diduga-aniaya-5-art-di-jatinegara-YTEF6RMcuv.jpg</image><title>Ilustrasi (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Polisi masih memburu majikan yang diduga menganiaya lima asisten rumah tangga (ART) di Jatinegara, Jakarta Timur. Kelima ART tersebut masih di bawah umur, masing-masing berinisial AT (17), RW (17), UH (16), RN (15), dan SS (16).

Para ART tersebut kabur dari rumah majikannya diduga tak kuat jadi korban eksploitasi. Polisi pun mengusut peristiwa tersebut.

&quot;Masih dalam penyelidikan Unit PPA Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur,&quot; ujar Kasi Humas Polres Jakarta Timur, AKP Lina saat dikonfirmasi, Minggu (17/3/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Penganiaya Mahasiswa di Bandar Lampung Ditangkap!

Menurutnya, polisi hingga kini masih mencari tahu keberadaan majikan yang mempekerjakan 5 anak dibawah umur itu sebagai ART. Polisi juga masih mendalami latar belakang dan identitas majikan tersebut.

Adapun kelima ART itu memilih kabur dari rumah sang majikannya lantaran tak dipekerjakan secara layak atau dieksploitasi meski tak ada dugaan kekerasan fisik. Mereka kerap disuruh bekerja hingga dinihari dan dibatasi untuk makan sehari-harinya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Tetapkan Seorang Tersangka Penganiayaan hingga Tewaskan Santri di Lampung

Kini, kelima ART itu telah dititipkan di rumah aman guna memberika perlidungan terhadal mereka. Polisi juga tetap melakukan pengawasan terhadap para ART tersebut di rumah aman sambil terus mendalami kasus yang dialami mereka.

&quot;Di rumah aman,&quot; kata AKP Lina.

</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi masih memburu majikan yang diduga menganiaya lima asisten rumah tangga (ART) di Jatinegara, Jakarta Timur. Kelima ART tersebut masih di bawah umur, masing-masing berinisial AT (17), RW (17), UH (16), RN (15), dan SS (16).

Para ART tersebut kabur dari rumah majikannya diduga tak kuat jadi korban eksploitasi. Polisi pun mengusut peristiwa tersebut.

&quot;Masih dalam penyelidikan Unit PPA Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur,&quot; ujar Kasi Humas Polres Jakarta Timur, AKP Lina saat dikonfirmasi, Minggu (17/3/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Penganiaya Mahasiswa di Bandar Lampung Ditangkap!

Menurutnya, polisi hingga kini masih mencari tahu keberadaan majikan yang mempekerjakan 5 anak dibawah umur itu sebagai ART. Polisi juga masih mendalami latar belakang dan identitas majikan tersebut.

Adapun kelima ART itu memilih kabur dari rumah sang majikannya lantaran tak dipekerjakan secara layak atau dieksploitasi meski tak ada dugaan kekerasan fisik. Mereka kerap disuruh bekerja hingga dinihari dan dibatasi untuk makan sehari-harinya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Tetapkan Seorang Tersangka Penganiayaan hingga Tewaskan Santri di Lampung

Kini, kelima ART itu telah dititipkan di rumah aman guna memberika perlidungan terhadal mereka. Polisi juga tetap melakukan pengawasan terhadap para ART tersebut di rumah aman sambil terus mendalami kasus yang dialami mereka.

&quot;Di rumah aman,&quot; kata AKP Lina.

</content:encoded></item></channel></rss>
