<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Diguyur Hujan dan Angin Kencang, Rumah Warga Dramaga Bogor Ambruk Satu Keluarga Mengungsi</title><description>Rumah warga di wilayah Desa Neglasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor ambruk.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/18/338/2984818/diguyur-hujan-dan-angin-kencang-rumah-warga-dramaga-bogor-ambruk-satu-keluarga-mengungsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/18/338/2984818/diguyur-hujan-dan-angin-kencang-rumah-warga-dramaga-bogor-ambruk-satu-keluarga-mengungsi"/><item><title> Diguyur Hujan dan Angin Kencang, Rumah Warga Dramaga Bogor Ambruk Satu Keluarga Mengungsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/18/338/2984818/diguyur-hujan-dan-angin-kencang-rumah-warga-dramaga-bogor-ambruk-satu-keluarga-mengungsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/18/338/2984818/diguyur-hujan-dan-angin-kencang-rumah-warga-dramaga-bogor-ambruk-satu-keluarga-mengungsi</guid><pubDate>Senin 18 Maret 2024 15:41 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/18/338/2984818/diguyur-hujan-dan-angin-kencang-rumah-warga-dramaga-bogor-ambruk-satu-keluarga-mengungsi-TUOp2Kdfo0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/18/338/2984818/diguyur-hujan-dan-angin-kencang-rumah-warga-dramaga-bogor-ambruk-satu-keluarga-mengungsi-TUOp2Kdfo0.jpg</image><title>Illustrasi (foto: Okezone)</title></images><description>

BOGOR - Rumah warga di wilayah Desa Neglasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor ambruk. Hal itu disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

&quot;Disebabkan hujan deras dengan durasi yang cukup lama disertai angin kencang dan kondisi bangunan yang sudah rapuh sehingga satu unit rumah mengalami kerusakan,&quot; kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam dalam keterangannya, Senin (18/3/2024).

BACA JUGA:
BNPB Gelar Operasi TMC Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Basah di Jateng

Adapun peristiwa itu terjadi pada Minggu 17 Maret 2024. Kerusakan rumah tersebut cukup parah yakni pada bagian atap kamar, kamar mandi, dapur dan tiang atap patah hingga mengalami ambruk.

&quot;(Ketegori) Rusak berat,&quot; jelasnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Hanya saja, penghungi rumah 1 KK dengan 3 jiwa terpaksa harus mengungsi sementara karena sudah tidak ditempati.

BACA JUGA:
Dampak Cuaca Ekstrem, Pemkot Kupang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

&quot;Mengungsi ke rumah kontrakan di alamat yang sama. Saat ini, bagian rumah yang mengalami kerusakan belum diperbaiki dan rumah tidak bisa dihuni oleh pemiliknya,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>

BOGOR - Rumah warga di wilayah Desa Neglasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor ambruk. Hal itu disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

&quot;Disebabkan hujan deras dengan durasi yang cukup lama disertai angin kencang dan kondisi bangunan yang sudah rapuh sehingga satu unit rumah mengalami kerusakan,&quot; kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam dalam keterangannya, Senin (18/3/2024).

BACA JUGA:
BNPB Gelar Operasi TMC Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Basah di Jateng

Adapun peristiwa itu terjadi pada Minggu 17 Maret 2024. Kerusakan rumah tersebut cukup parah yakni pada bagian atap kamar, kamar mandi, dapur dan tiang atap patah hingga mengalami ambruk.

&quot;(Ketegori) Rusak berat,&quot; jelasnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Hanya saja, penghungi rumah 1 KK dengan 3 jiwa terpaksa harus mengungsi sementara karena sudah tidak ditempati.

BACA JUGA:
Dampak Cuaca Ekstrem, Pemkot Kupang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

&quot;Mengungsi ke rumah kontrakan di alamat yang sama. Saat ini, bagian rumah yang mengalami kerusakan belum diperbaiki dan rumah tidak bisa dihuni oleh pemiliknya,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
