<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sekeluarga Lompat dari Lantai 22 Apartemen, Terungkap Istri Sembahyang di Kelenteng Sebelum Akhiri Hidup   </title><description>Sang istri ternyata melakukan sembahyang atau berdoa di rooftop.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/18/338/2984837/sekeluarga-lompat-dari-lantai-22-apartemen-terungkap-istri-sembahyang-di-kelenteng-sebelum-akhiri-hidup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/18/338/2984837/sekeluarga-lompat-dari-lantai-22-apartemen-terungkap-istri-sembahyang-di-kelenteng-sebelum-akhiri-hidup"/><item><title>Sekeluarga Lompat dari Lantai 22 Apartemen, Terungkap Istri Sembahyang di Kelenteng Sebelum Akhiri Hidup   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/18/338/2984837/sekeluarga-lompat-dari-lantai-22-apartemen-terungkap-istri-sembahyang-di-kelenteng-sebelum-akhiri-hidup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/18/338/2984837/sekeluarga-lompat-dari-lantai-22-apartemen-terungkap-istri-sembahyang-di-kelenteng-sebelum-akhiri-hidup</guid><pubDate>Senin 18 Maret 2024 16:12 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/18/338/2984837/sekeluarga-lompat-dari-lantai-22-apartemen-terungkap-istri-sembahyang-di-kelenteng-sebelum-akhiri-hidup-8D3HiqjF2Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AKBP Hady Saputra. (Foto: Carlos Roy)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/18/338/2984837/sekeluarga-lompat-dari-lantai-22-apartemen-terungkap-istri-sembahyang-di-kelenteng-sebelum-akhiri-hidup-8D3HiqjF2Z.jpg</image><title>AKBP Hady Saputra. (Foto: Carlos Roy)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xMC8xLzE3ODEzNy81L3g4dTV1MG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Hady Saputra Siagian mengungkapkan salah satu pelaku lompat dari rooftop Apartemen Teluk Intan, AIL (52) sempat sembahyang di klenteng.

Hady awalnya menjelaskan bagian atas kelenteng terbagi menjadi dua bagian dan ada seorang penjaga klenteng saat keempat orang sekeluarga itu tiba di rooftop.

&quot;Dia (penjaga klenteng) tidak melihat sampai jelas, karena ada dua bagian, sebelah kiri klenteng sebelah kanan taman. Nah posisi korban loncat itu di daerah taman sana, bukan di klentengnya,&quot; jelas Hady.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Polisi Masih Selidiki Motif Sekeluarga Bunuh Diri di Apartemen Teluk Intan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Hady menyebutkan sebelum melakukan aksi nekatnya melompat, sang istri ternyata melakukan sembahyang atau berdoa di rooftop.

&quot;Sebelum ke kanan (area taman) istrinya berdoa dulu sembayang. Nah terus bapak anaknya tunggu di kursi,&quot; ungkapnya.

Saat istri sembahyang atau berdoa, sang suami dan kedua anaknya menunggu. Pengurus klenteng dijelaskan Hady sempat melihat pelaku istri sembahyang namun tidak mengira akan mengakihiri hidupnya dengan cara melompat dari lantai 22 apartemen.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

HP Hancur, Polisi Kesulitan Telusuri Jejak Digital Satu Keluarga Lompat dari Apartemen

&quot;Bapak sama anaknya tunggu di situ. Saat sembahyang dilihat. Cuma gak nyangka dia kalo selesai ibadah bakal loncat,&quot; pungkas Hady.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, sebanyak empat orang yang masih satu keluarga melompat dari lantai 22 sebuah apartemen di Kecamatan Penjaringan, Kota Jakarta Utara pada Sabtu (9/3/2024) sore. Tubuh keempat orang tersebut terhempas di lobi area parkir mobil Tower Topaz apartemen tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan keempat korban tersebut diduga bunuh diri.&quot;Empat mayat tersebut meninggal dunia akibat bunuh diri lompat dari lantai 22 apartemen Teluk Intan. Untuk penyebab bunuh diri tersebut belum diketahui,&quot; ujar Gidion kepada awak media, Sabtu (9/3/2024).



Empat orang yang meninggal itu terdiri dari dua orang laki-laki berinisial EA (50) dan JWA (13). Serta dua perempuan berinisial AIL dan JL (15).



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xMC8xLzE3ODEzNy81L3g4dTV1MG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Hady Saputra Siagian mengungkapkan salah satu pelaku lompat dari rooftop Apartemen Teluk Intan, AIL (52) sempat sembahyang di klenteng.

Hady awalnya menjelaskan bagian atas kelenteng terbagi menjadi dua bagian dan ada seorang penjaga klenteng saat keempat orang sekeluarga itu tiba di rooftop.

&quot;Dia (penjaga klenteng) tidak melihat sampai jelas, karena ada dua bagian, sebelah kiri klenteng sebelah kanan taman. Nah posisi korban loncat itu di daerah taman sana, bukan di klentengnya,&quot; jelas Hady.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Polisi Masih Selidiki Motif Sekeluarga Bunuh Diri di Apartemen Teluk Intan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Hady menyebutkan sebelum melakukan aksi nekatnya melompat, sang istri ternyata melakukan sembahyang atau berdoa di rooftop.

&quot;Sebelum ke kanan (area taman) istrinya berdoa dulu sembayang. Nah terus bapak anaknya tunggu di kursi,&quot; ungkapnya.

Saat istri sembahyang atau berdoa, sang suami dan kedua anaknya menunggu. Pengurus klenteng dijelaskan Hady sempat melihat pelaku istri sembahyang namun tidak mengira akan mengakihiri hidupnya dengan cara melompat dari lantai 22 apartemen.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

HP Hancur, Polisi Kesulitan Telusuri Jejak Digital Satu Keluarga Lompat dari Apartemen

&quot;Bapak sama anaknya tunggu di situ. Saat sembahyang dilihat. Cuma gak nyangka dia kalo selesai ibadah bakal loncat,&quot; pungkas Hady.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, sebanyak empat orang yang masih satu keluarga melompat dari lantai 22 sebuah apartemen di Kecamatan Penjaringan, Kota Jakarta Utara pada Sabtu (9/3/2024) sore. Tubuh keempat orang tersebut terhempas di lobi area parkir mobil Tower Topaz apartemen tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan keempat korban tersebut diduga bunuh diri.&quot;Empat mayat tersebut meninggal dunia akibat bunuh diri lompat dari lantai 22 apartemen Teluk Intan. Untuk penyebab bunuh diri tersebut belum diketahui,&quot; ujar Gidion kepada awak media, Sabtu (9/3/2024).



Empat orang yang meninggal itu terdiri dari dua orang laki-laki berinisial EA (50) dan JWA (13). Serta dua perempuan berinisial AIL dan JL (15).



</content:encoded></item></channel></rss>
