<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,1 Guncang Kepulauan Talaud</title><description>Gempa dengan kekuatan M5,1 mengguncang Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Senin (18/3/2024).</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/18/340/2984582/gempa-m5-1-guncang-kepulauan-talaud</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/18/340/2984582/gempa-m5-1-guncang-kepulauan-talaud"/><item><title>Gempa M5,1 Guncang Kepulauan Talaud</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/18/340/2984582/gempa-m5-1-guncang-kepulauan-talaud</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/18/340/2984582/gempa-m5-1-guncang-kepulauan-talaud</guid><pubDate>Senin 18 Maret 2024 08:00 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/18/340/2984582/gempa-m5-1-guncang-kepulauan-talaud-YkCT5ugFQM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/18/340/2984582/gempa-m5-1-guncang-kepulauan-talaud-YkCT5ugFQM.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Gempa dengan kekuatan M5,1 mengguncang Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Senin (18/3/2024) pukul 06.41.41 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,9. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4,84&amp;deg; LU ; 127,32&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 28 Km arah Timur Laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara pada kedalaman 110 km.

&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya akibat deformasi di dalam lempeng Laut Filipina. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik ( thrust fault ),&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.


BACA JUGA:
Polisi Kerahkan 2.364 Personel Gabungan Amankan Demo di Hari Ini


Berdasarkan estimasi peta guncangan ( shakemap ), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Kepulauan Talaud dengan skala intensitas III  MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

&amp;ldquo;Hingga pukul 06.55 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ),&amp;rdquo; kata Daryono.


BACA JUGA:
Gempa M 4,5 Guncang Jember Jatim, Pusatnya di Laut


Daryono mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

&amp;ldquo;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;rdquo; imbaunya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gempa dengan kekuatan M5,1 mengguncang Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Senin (18/3/2024) pukul 06.41.41 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,9. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4,84&amp;deg; LU ; 127,32&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 28 Km arah Timur Laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara pada kedalaman 110 km.

&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya akibat deformasi di dalam lempeng Laut Filipina. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik ( thrust fault ),&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.


BACA JUGA:
Polisi Kerahkan 2.364 Personel Gabungan Amankan Demo di Hari Ini


Berdasarkan estimasi peta guncangan ( shakemap ), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Kepulauan Talaud dengan skala intensitas III  MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

&amp;ldquo;Hingga pukul 06.55 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ),&amp;rdquo; kata Daryono.


BACA JUGA:
Gempa M 4,5 Guncang Jember Jatim, Pusatnya di Laut


Daryono mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

&amp;ldquo;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;rdquo; imbaunya.</content:encoded></item></channel></rss>
