<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketahuan Mau Perang Sarung di Pringsewu, 5 Remaja Ditangkap Polisi</title><description>Sebanyak lima remaja berusia 17 tahun ditangkap polisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/18/510/2984860/ketahuan-mau-perang-sarung-di-pringsewu-5-remaja-ditangkap-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/18/510/2984860/ketahuan-mau-perang-sarung-di-pringsewu-5-remaja-ditangkap-polisi"/><item><title>Ketahuan Mau Perang Sarung di Pringsewu, 5 Remaja Ditangkap Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/18/510/2984860/ketahuan-mau-perang-sarung-di-pringsewu-5-remaja-ditangkap-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/18/510/2984860/ketahuan-mau-perang-sarung-di-pringsewu-5-remaja-ditangkap-polisi</guid><pubDate>Senin 18 Maret 2024 16:50 WIB</pubDate><dc:creator>Indra Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/18/510/2984860/ketahuan-mau-perang-sarung-di-pringsewu-5-remaja-ditangkap-polisi-aSFpQ1trBZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi tangkap lima remaja terlibat perang sarung. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/18/510/2984860/ketahuan-mau-perang-sarung-di-pringsewu-5-remaja-ditangkap-polisi-aSFpQ1trBZ.jpg</image><title>Polisi tangkap lima remaja terlibat perang sarung. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xNC8xLzE3ODMwNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PRINGSEWU &amp;ndash; Sebanyak lima remaja berusia 17 tahun ditangkap polisi dan warga ketika hendak menggelar perang sarung di wilayah Kecamatan Gadingrejo.

Kelima remaja tersebut berasal dari dua pekon berbeda di Kabupaten Pringsewu. Kapolsek Gadingrejo, AKP Nurul Haq menjelaskan bahwa mereka diamankan ketika akan melakukan aksi tersebut dengan kelompok remaja lainnya di wilayah setempat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dua Maling Motor di Bogor Diamankan Polisi, Sempat Ngumpet Dalam Sumur Warga

Mereka juga telah menjalani proses pemeriksaan dan mendapatkan pembinaan khusus yang melibatkan orang tua dan pihak sekolah. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK YP Pringsewu, Nur Muhammad Farid, menyampaikan permintaan maaf atas perilaku anak didiknya yang meresahkan masyarakat dan kepolisian.

BACA JUGA:
6 Fakta Perang Sarung di Malang, Ada yang Bawa Golok

Pihak kepolisian menegaskan akan terus melakukan patroli rutin dan tindakan preventif di tempat-tempat yang rawan terjadi tawuran dan gangguan kamtibmas, terutama menjelang bulan Ramadhan.

Sementara itu, para remaja yang terlibat menyatakan penyesalan dan meminta maaf kepada orang tua masing-masing setelah mendapat arahan dan bimbingan.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xNC8xLzE3ODMwNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PRINGSEWU &amp;ndash; Sebanyak lima remaja berusia 17 tahun ditangkap polisi dan warga ketika hendak menggelar perang sarung di wilayah Kecamatan Gadingrejo.

Kelima remaja tersebut berasal dari dua pekon berbeda di Kabupaten Pringsewu. Kapolsek Gadingrejo, AKP Nurul Haq menjelaskan bahwa mereka diamankan ketika akan melakukan aksi tersebut dengan kelompok remaja lainnya di wilayah setempat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dua Maling Motor di Bogor Diamankan Polisi, Sempat Ngumpet Dalam Sumur Warga

Mereka juga telah menjalani proses pemeriksaan dan mendapatkan pembinaan khusus yang melibatkan orang tua dan pihak sekolah. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK YP Pringsewu, Nur Muhammad Farid, menyampaikan permintaan maaf atas perilaku anak didiknya yang meresahkan masyarakat dan kepolisian.

BACA JUGA:
6 Fakta Perang Sarung di Malang, Ada yang Bawa Golok

Pihak kepolisian menegaskan akan terus melakukan patroli rutin dan tindakan preventif di tempat-tempat yang rawan terjadi tawuran dan gangguan kamtibmas, terutama menjelang bulan Ramadhan.

Sementara itu, para remaja yang terlibat menyatakan penyesalan dan meminta maaf kepada orang tua masing-masing setelah mendapat arahan dan bimbingan.
</content:encoded></item></channel></rss>
