<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tanggul Kembali Jebol, 88 Desa di Demak Diterjang Banjir</title><description>Tanggul Sungai Irigasi Jratun Seluna, di Dukuh Tugu, Desa Ngemplik Wetan, Kecamatan Karanganyar, kembali jebol, pada Minggu sore.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/18/512/2984551/tanggul-kembali-jebol-88-desa-di-demak-diterjang-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/18/512/2984551/tanggul-kembali-jebol-88-desa-di-demak-diterjang-banjir"/><item><title>Tanggul Kembali Jebol, 88 Desa di Demak Diterjang Banjir</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/18/512/2984551/tanggul-kembali-jebol-88-desa-di-demak-diterjang-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/18/512/2984551/tanggul-kembali-jebol-88-desa-di-demak-diterjang-banjir</guid><pubDate>Senin 18 Maret 2024 05:56 WIB</pubDate><dc:creator>Sukma Wijaya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/18/512/2984551/tanggul-kembali-jebol-88-desa-di-demak-diterjang-banjir-OENJgyMp9A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tanggul jebol, 88 desa di Demak kebanjiran (Foto : iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/18/512/2984551/tanggul-kembali-jebol-88-desa-di-demak-diterjang-banjir-OENJgyMp9A.jpg</image><title>Tanggul jebol, 88 desa di Demak kebanjiran (Foto : iNews)</title></images><description>DEMAK - Tanggul Sungai Irigasi Jratun Seluna, di Dukuh Tugu, Desa Ngemplik Wetan, Kecamatan Karanganyar, kembali jebol, pada Minggu 17 Maret 2024, sore.
Bertambahnya titik tanggul yang jebol memperparah kondisi banjir dan memaksa puluhan ribu warga mengungsi. Sedikitnya ada 88 desa tercatat terendam banjir.

BACA JUGA:
Viral Remaja Dikeroyok 4 Temannya, Kepalanya Ditendang

Dalam rekaman video detik-detik jebolnya tanggul yang berada di RT 01 RW 01,  nampak tanggul jebiol terjadi pada Minggu sore. Derasnya air sungai menerjang rumah rumah warga yang berada tidak jauh dari tanggul.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pasalnya, warga sekitar sudah meninggalkan rumah dan mengungsi paska jebolnya tanggul Sungai Wulan, pada Minggu dini hari.

BACA JUGA:
Sunan Gunung Jati Islamkan Patih dan Banyak Warga di China dengan Kesaktiannya

Sementara itu, ratusan pengungsi memadati SPBU Desa Wonoketingal, yang berjarak 5 kilometer dari pusat banjir.
&quot;Hanya dengan perlengkapan seadaanya, belum mendapat bantuan pakaian maupun bantuan logistik lainnya,&quot; ujar salah satu pengungsi, Basuri.Saat ini pemerintah Kabupaten Demak masih berupaya melakukan penanganan bencana banjir yang terjadi kali kedua di tahun 2024.
Hingga Minggu malam, tercatat banjir telah meluas ke-88 desa di 11 kecamatan di Kabupaten Demak.</description><content:encoded>DEMAK - Tanggul Sungai Irigasi Jratun Seluna, di Dukuh Tugu, Desa Ngemplik Wetan, Kecamatan Karanganyar, kembali jebol, pada Minggu 17 Maret 2024, sore.
Bertambahnya titik tanggul yang jebol memperparah kondisi banjir dan memaksa puluhan ribu warga mengungsi. Sedikitnya ada 88 desa tercatat terendam banjir.

BACA JUGA:
Viral Remaja Dikeroyok 4 Temannya, Kepalanya Ditendang

Dalam rekaman video detik-detik jebolnya tanggul yang berada di RT 01 RW 01,  nampak tanggul jebiol terjadi pada Minggu sore. Derasnya air sungai menerjang rumah rumah warga yang berada tidak jauh dari tanggul.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pasalnya, warga sekitar sudah meninggalkan rumah dan mengungsi paska jebolnya tanggul Sungai Wulan, pada Minggu dini hari.

BACA JUGA:
Sunan Gunung Jati Islamkan Patih dan Banyak Warga di China dengan Kesaktiannya

Sementara itu, ratusan pengungsi memadati SPBU Desa Wonoketingal, yang berjarak 5 kilometer dari pusat banjir.
&quot;Hanya dengan perlengkapan seadaanya, belum mendapat bantuan pakaian maupun bantuan logistik lainnya,&quot; ujar salah satu pengungsi, Basuri.Saat ini pemerintah Kabupaten Demak masih berupaya melakukan penanganan bencana banjir yang terjadi kali kedua di tahun 2024.
Hingga Minggu malam, tercatat banjir telah meluas ke-88 desa di 11 kecamatan di Kabupaten Demak.</content:encoded></item></channel></rss>
