<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Massa Aksi Demo Depan DPR Dipukul Mundur Polisi, Sempat Ricuh</title><description>Massa demo mendukung hak angket mengusut pemilu curang di Gedung DPR RI ricuh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/19/337/2985480/massa-aksi-demo-depan-dpr-dipukul-mundur-polisi-sempat-ricuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/19/337/2985480/massa-aksi-demo-depan-dpr-dipukul-mundur-polisi-sempat-ricuh"/><item><title>Massa Aksi Demo Depan DPR Dipukul Mundur Polisi, Sempat Ricuh</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/19/337/2985480/massa-aksi-demo-depan-dpr-dipukul-mundur-polisi-sempat-ricuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/19/337/2985480/massa-aksi-demo-depan-dpr-dipukul-mundur-polisi-sempat-ricuh</guid><pubDate>Selasa 19 Maret 2024 21:31 WIB</pubDate><dc:creator>Ismet Humaedi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/19/337/2985480/massa-aksi-demo-depan-dpr-dipukul-mundur-polisi-sempat-ricuh-flDslOYLgm.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/19/337/2985480/massa-aksi-demo-depan-dpr-dipukul-mundur-polisi-sempat-ricuh-flDslOYLgm.JPG</image><title></title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Massa demo mendukung hak angket mengusut pemilu curang di Gedung DPR RI ricuh. Hingga akhirnya pada pukul 20.00 massa dipukul mundur oleh polisi untuk membubarkan diri.

Kericuhan ini terjadi setelah massa sempat membakar ban dan spanduk raksasa. Setelah itu mereka dipaksa mundur karena polisi menganggap sudah memberi kelonggaran waktu aksi tersebut diizinkan hanya sampai pukul 18.00 WIB.

Sebelumnya, orator dari atas mobil komando menyerukan bahwa aksi mereka akan bertahan sampai pukul 22.00 WIB.


BACA JUGA:
Pengunjuk Rasa di Depan Gedung DPR RI Dipukul Mundur, Lalu Lintas Gatsu Arah Slipi Mulai Dibuka Polisi


&quot;Kita pulang karena diusir! Tapi kita akan kembali dengan jumlah massa yang lebih besar! Kita akan pulang tapi kami minta dua rekan kami yang ditahan untuk dikembalikan kepada kami, kami bukan kriminal!&quot; teriak orator dari mobil komando

Pantauan MNC Portal di lokasi pukul 20.30 WIB, aparat kepolisian di lokasi terus maju untuk membubarkan demonstran. Meski massa sebagian emak-emak ini tetap ngotot untuk melawan.

Namun massa aksi kalah perlengkapan tempur. Aparat  diengkapi dengan peralatan keamanan seperti helm dan tameng terus merangsek memukul mundur barisan demonstran.

Satu unit water cannon juga siaga di dalam Gedung DPR berjaga di sekitar Kompleks Parlemen.

</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Massa demo mendukung hak angket mengusut pemilu curang di Gedung DPR RI ricuh. Hingga akhirnya pada pukul 20.00 massa dipukul mundur oleh polisi untuk membubarkan diri.

Kericuhan ini terjadi setelah massa sempat membakar ban dan spanduk raksasa. Setelah itu mereka dipaksa mundur karena polisi menganggap sudah memberi kelonggaran waktu aksi tersebut diizinkan hanya sampai pukul 18.00 WIB.

Sebelumnya, orator dari atas mobil komando menyerukan bahwa aksi mereka akan bertahan sampai pukul 22.00 WIB.


BACA JUGA:
Pengunjuk Rasa di Depan Gedung DPR RI Dipukul Mundur, Lalu Lintas Gatsu Arah Slipi Mulai Dibuka Polisi


&quot;Kita pulang karena diusir! Tapi kita akan kembali dengan jumlah massa yang lebih besar! Kita akan pulang tapi kami minta dua rekan kami yang ditahan untuk dikembalikan kepada kami, kami bukan kriminal!&quot; teriak orator dari mobil komando

Pantauan MNC Portal di lokasi pukul 20.30 WIB, aparat kepolisian di lokasi terus maju untuk membubarkan demonstran. Meski massa sebagian emak-emak ini tetap ngotot untuk melawan.

Namun massa aksi kalah perlengkapan tempur. Aparat  diengkapi dengan peralatan keamanan seperti helm dan tameng terus merangsek memukul mundur barisan demonstran.

Satu unit water cannon juga siaga di dalam Gedung DPR berjaga di sekitar Kompleks Parlemen.

</content:encoded></item></channel></rss>
