<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Maling Bobol Toko Gasak Puluhan Handphone Senilai Rp500 Juta, Beraksi saat Sahur</title><description>Pelaku pencurian membobol toko ponsel Fajar Store di Jalan Delima, Pekanbaru, Riau.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/19/337/2985494/5-fakta-maling-bobol-toko-gasak-puluhan-handphone-senilai-rp500-juta-beraksi-saat-sahur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/19/337/2985494/5-fakta-maling-bobol-toko-gasak-puluhan-handphone-senilai-rp500-juta-beraksi-saat-sahur"/><item><title>5 Fakta Maling Bobol Toko Gasak Puluhan Handphone Senilai Rp500 Juta, Beraksi saat Sahur</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/19/337/2985494/5-fakta-maling-bobol-toko-gasak-puluhan-handphone-senilai-rp500-juta-beraksi-saat-sahur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/19/337/2985494/5-fakta-maling-bobol-toko-gasak-puluhan-handphone-senilai-rp500-juta-beraksi-saat-sahur</guid><pubDate>Rabu 20 Maret 2024 05:01 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/19/337/2985494/5-fakta-maling-bobol-toko-gasak-puluhan-handphone-senilai-rp500-juta-beraksi-saat-sahur-6EwcIbEvrI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Maling bobol toko handphone (Foto: Tangkapan layar media sosial)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/19/337/2985494/5-fakta-maling-bobol-toko-gasak-puluhan-handphone-senilai-rp500-juta-beraksi-saat-sahur-6EwcIbEvrI.jpg</image><title>Maling bobol toko handphone (Foto: Tangkapan layar media sosial)</title></images><description>JAKARTA - Pelaku pencurian membobol toko ponsel Fajar Store di Jalan Delima, Pekanbaru, Riau, pada Minggu 17 Maret 2024. Aksinya pun terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.
Berikut fakta-faktanya:

1. Gasak Puluhan Handphone Senilai Rp500 Juta

Maling yang membobol toko ponsel di Pekanbaru, Riau itu berhasil menggasak sebanyak 58 unit handphone berbagai merek senilai Rp500 juta.

BACA JUGA:
Cegah Perubahan Iklim dan Capai Ekonomi Hijau, Pemerintah Genjot Tenaga Kerja yang Melek Isu Lingkungan Hidup


2. Beraksi Seorang Diri saat Waktu Sahur
&amp;nbsp;
Dari rekaman CCTV terlihat pelaku beraksi seorang diri. Perisitiwa pencurian itu terjadi di waktu subuh di saat orang sedang melaksanakan sahur untuk berpuasa.

Dalam rekaman CCTV terlihat pelaku mendatangi toko menggunakan sebuah mobil minibus.

BACA JUGA:
Pakar Temukan Sirekap Bisa Kunci Perolehan Suara, Roy: Teknologi Kok Dibuat Kejahatan


3. Bawa Alat Las

Pelaku beraksi seorang diri itu menggunakan alat las untuk memotong gembok rolling door atau pintu teralis toko. Setelah berhasil membobol pintu teralis, pelaku kemudian masuk ke dalam toko membawa kantong plastik dan kemudian menjarah puluhan ponsel yang terpajang di dalam kaca estalase.

4. Korban Sadar saat Melihat Pintu Toko Rusak



Setelah berhasil menggasak puluhan ponsel, pelaku langsung kabur dengan menggunakan mobil yang dikendarainya. Peristiwa pencurian tersebut baru diketahui setelah Manager toko bernama Reza melihat pintu teralis dalam keaadan terbuka dan kunci gemboknya sudah dirusak.



Setelah diperiksa lebih ke dalam, kondisi toko berantakan dan puluhan handphone yang terpajang di dalam kaca estalase sudah raib.

BACA JUGA:
Massa Aksi Demo Depan DPR Dipukul Mundur Polisi, Sempat Ricuh




Menurut Reza, jumlah handphone yang hilang sebanyak 58 buah dengan total kerugian Rp500 juta.



5. Polisi Lakukan Penyelidikan



Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kombes Bery Juana Putra mengatakan, saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan data-data untuk memburu pelaku.

BACA JUGA:
Belum Ada Lonjakan, Pemudik di Terminal Jatijajar Depok Diprediksi Meningkat H-10 Lebaran




Polisi juga telah memeriksa dua orang saksi dan menyita rekaman CCTV untuk kepentingan penyelidikan.</description><content:encoded>JAKARTA - Pelaku pencurian membobol toko ponsel Fajar Store di Jalan Delima, Pekanbaru, Riau, pada Minggu 17 Maret 2024. Aksinya pun terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.
Berikut fakta-faktanya:

1. Gasak Puluhan Handphone Senilai Rp500 Juta

Maling yang membobol toko ponsel di Pekanbaru, Riau itu berhasil menggasak sebanyak 58 unit handphone berbagai merek senilai Rp500 juta.

BACA JUGA:
Cegah Perubahan Iklim dan Capai Ekonomi Hijau, Pemerintah Genjot Tenaga Kerja yang Melek Isu Lingkungan Hidup


2. Beraksi Seorang Diri saat Waktu Sahur
&amp;nbsp;
Dari rekaman CCTV terlihat pelaku beraksi seorang diri. Perisitiwa pencurian itu terjadi di waktu subuh di saat orang sedang melaksanakan sahur untuk berpuasa.

Dalam rekaman CCTV terlihat pelaku mendatangi toko menggunakan sebuah mobil minibus.

BACA JUGA:
Pakar Temukan Sirekap Bisa Kunci Perolehan Suara, Roy: Teknologi Kok Dibuat Kejahatan


3. Bawa Alat Las

Pelaku beraksi seorang diri itu menggunakan alat las untuk memotong gembok rolling door atau pintu teralis toko. Setelah berhasil membobol pintu teralis, pelaku kemudian masuk ke dalam toko membawa kantong plastik dan kemudian menjarah puluhan ponsel yang terpajang di dalam kaca estalase.

4. Korban Sadar saat Melihat Pintu Toko Rusak



Setelah berhasil menggasak puluhan ponsel, pelaku langsung kabur dengan menggunakan mobil yang dikendarainya. Peristiwa pencurian tersebut baru diketahui setelah Manager toko bernama Reza melihat pintu teralis dalam keaadan terbuka dan kunci gemboknya sudah dirusak.



Setelah diperiksa lebih ke dalam, kondisi toko berantakan dan puluhan handphone yang terpajang di dalam kaca estalase sudah raib.

BACA JUGA:
Massa Aksi Demo Depan DPR Dipukul Mundur Polisi, Sempat Ricuh




Menurut Reza, jumlah handphone yang hilang sebanyak 58 buah dengan total kerugian Rp500 juta.



5. Polisi Lakukan Penyelidikan



Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kombes Bery Juana Putra mengatakan, saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan data-data untuk memburu pelaku.

BACA JUGA:
Belum Ada Lonjakan, Pemudik di Terminal Jatijajar Depok Diprediksi Meningkat H-10 Lebaran




Polisi juga telah memeriksa dua orang saksi dan menyita rekaman CCTV untuk kepentingan penyelidikan.</content:encoded></item></channel></rss>
