<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ditinggal Sholat Tarawih, Asrama Santri di Lampung Timur Kebakaran</title><description>Yudi Ashari, warga sekitar, menjelaskan, saat para santri meninggalkan asrama untuk sholat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/19/340/2985041/ditinggal-sholat-tarawih-asrama-santri-di-lampung-timur-kebakaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/19/340/2985041/ditinggal-sholat-tarawih-asrama-santri-di-lampung-timur-kebakaran"/><item><title>Ditinggal Sholat Tarawih, Asrama Santri di Lampung Timur Kebakaran</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/19/340/2985041/ditinggal-sholat-tarawih-asrama-santri-di-lampung-timur-kebakaran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/19/340/2985041/ditinggal-sholat-tarawih-asrama-santri-di-lampung-timur-kebakaran</guid><pubDate>Selasa 19 Maret 2024 06:29 WIB</pubDate><dc:creator>Indra Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/19/340/2985041/ditinggal-sholat-tarawih-asrama-santri-di-lampung-timur-kebakaran-bxEaa1xQ8b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran asrama santri di Lampung Timur (Foto: Indra Siregar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/19/340/2985041/ditinggal-sholat-tarawih-asrama-santri-di-lampung-timur-kebakaran-bxEaa1xQ8b.jpg</image><title>Kebakaran asrama santri di Lampung Timur (Foto: Indra Siregar)</title></images><description>LAMPUNG TIMUR - Kebakaran melanda Gedung Asrama SMP Informatika Golden Star di Kompleks Pondok Pesantren Minhajuth Thullab, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, Senin malam, 18 Maret 2024.
Yudi Ashari, warga sekitar, menjelaskan, saat para santri meninggalkan asrama untuk sholat, api membara dengan cepat menghanguskan sejumlah pakaian santri, terutama kelas 7, serta beberapa peralatan penting seperti kitab dan buku.

BACA JUGA:
Mau Perpanjang SIM? Berikut Lokasi SIM Keliling Hari Ini

Ketika kembali dari Sholat Tarawih, para santri terkejut menemukan asrama yang mereka tempati telah dilalap api bersebelahan dengan Puskemas way Jepara. Mereka kini hanya memiliki pakaian yang mereka kenakan.&amp;nbsp;
Sementara petugas pemadam kebakaran berjuang keras memadamkan api yang melahap gedung asrama tersebut.

BACA JUGA:
KUA Jadi Tempat Nikah Semua Agama, Ini Penjelasan Menag

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian tragis ini. Namun, kerugian materiil yang dialami oleh para santri dan pondok pesantren cukup besar, mengingat sejumlah pakaian, peralatan, dan bahan bacaan penting telah musnah terbakar.
Pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut dan berupaya memberikan bantuan serta dukungan kepada para santri yang terdampak.

BACA JUGA:
Din Syamsuddin Bakal Ikut Turun ke Jalan Demo di DPR Hari Ini

Komunitas sekitar juga dipersilakan untuk memberikan sumbangan dan bantuan kepada para korban kebakaran ini dalam mengatasi kesulitan yang mereka hadapi. Semoga para santri dan penghuni pondok pesantren ini dapat pulih dari musibah ini dengan cepat.</description><content:encoded>LAMPUNG TIMUR - Kebakaran melanda Gedung Asrama SMP Informatika Golden Star di Kompleks Pondok Pesantren Minhajuth Thullab, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, Senin malam, 18 Maret 2024.
Yudi Ashari, warga sekitar, menjelaskan, saat para santri meninggalkan asrama untuk sholat, api membara dengan cepat menghanguskan sejumlah pakaian santri, terutama kelas 7, serta beberapa peralatan penting seperti kitab dan buku.

BACA JUGA:
Mau Perpanjang SIM? Berikut Lokasi SIM Keliling Hari Ini

Ketika kembali dari Sholat Tarawih, para santri terkejut menemukan asrama yang mereka tempati telah dilalap api bersebelahan dengan Puskemas way Jepara. Mereka kini hanya memiliki pakaian yang mereka kenakan.&amp;nbsp;
Sementara petugas pemadam kebakaran berjuang keras memadamkan api yang melahap gedung asrama tersebut.

BACA JUGA:
KUA Jadi Tempat Nikah Semua Agama, Ini Penjelasan Menag

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian tragis ini. Namun, kerugian materiil yang dialami oleh para santri dan pondok pesantren cukup besar, mengingat sejumlah pakaian, peralatan, dan bahan bacaan penting telah musnah terbakar.
Pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut dan berupaya memberikan bantuan serta dukungan kepada para santri yang terdampak.

BACA JUGA:
Din Syamsuddin Bakal Ikut Turun ke Jalan Demo di DPR Hari Ini

Komunitas sekitar juga dipersilakan untuk memberikan sumbangan dan bantuan kepada para korban kebakaran ini dalam mengatasi kesulitan yang mereka hadapi. Semoga para santri dan penghuni pondok pesantren ini dapat pulih dari musibah ini dengan cepat.</content:encoded></item></channel></rss>
