<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Istri Korban KDRT yang Disekap di Kandang Sapi Minta Suaminya Dilepaskan</title><description>Sang istri telah memaafkan perbuatan suaminya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/19/519/2985076/istri-korban-kdrt-yang-disekap-di-kandang-sapi-minta-suaminya-dilepaskan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/19/519/2985076/istri-korban-kdrt-yang-disekap-di-kandang-sapi-minta-suaminya-dilepaskan"/><item><title>Istri Korban KDRT yang Disekap di Kandang Sapi Minta Suaminya Dilepaskan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/19/519/2985076/istri-korban-kdrt-yang-disekap-di-kandang-sapi-minta-suaminya-dilepaskan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/19/519/2985076/istri-korban-kdrt-yang-disekap-di-kandang-sapi-minta-suaminya-dilepaskan</guid><pubDate>Selasa 19 Maret 2024 08:26 WIB</pubDate><dc:creator>Bambang Sugiarto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/19/519/2985076/istri-korban-kdrt-yang-disekap-di-kandang-sapi-minta-suaminya-dilepaskan-8JN8yFN7fg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Supriati, korban KDRT (Foto: Bambang Sugiarto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/19/519/2985076/istri-korban-kdrt-yang-disekap-di-kandang-sapi-minta-suaminya-dilepaskan-8JN8yFN7fg.jpg</image><title>Supriati, korban KDRT (Foto: Bambang Sugiarto)</title></images><description>JEMBER - Supriati, seorang istri yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya di Jember, Jawa Timur dengan cara disekap dalam kandang sapi meminta polisi melepaskan suaminya. Sang istri telah memaafkan perbuatan suaminya.
Meski demikian, proses hukum tetap berjalan terus meski ada upaya sang istri ingin suaminya kembali kepadanya agar ke depan kasus KDRT tidak dipermainkan dan tetap dapat menjerat pelakunya ke ranah hukum.

BACA JUGA:
Operasi Keselamatan Jaya Berakhir, 14 Ribu Lebih Pengendara Ditilang

Bupati Jember Hendy Siswanto diketahui berkunjung ke rumah Supriati, korban KDRT yang viral karena dianiaya dan disekap di kandang sapi oleh suaminya sendiri di Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Jember.&amp;nbsp;
Saat menjenguk korban, Bupati Jember ingin memastikan bahwa korban kembali pulih dan tetap harus mendapatkan pendampingan dan perlindungan ekstra dari petugas setempat.

Sebab itu, bupati sudah meminta kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana atau (DP3AKB) serta pihak Unit Pelayanan Perempuan dan Anak atau PPA Satreskrim Polres Jember agar kejadian kasus memprihatinkan tersebut menjadi atensi khusus sehingga tidak terjadi hal serupa di masa yang akan datang.

BACA JUGA:
Soal Pengusul Gubernur DKJ Ditunjuk Presiden, Baleg DPR: Tetap Jadi Misteri


Selain memberikan bantuan berupa uang tunai dan sembako, Bupati juga meminta korban maupun kerabat korban untuk segera melapor kepada Bupati ataupun petugas apabila ada intimidasi dari pihak-pihak tertentu. Memang dalam berumah tangga kerap terjadi  selisih paham dengan pasangan, namun tidak harus berakhir dengan kekerasan.

Sementara itu, korban Supriati mengaku sudah memaafkan perbuatan suaminya yang bernama Hermawan. Ia ingin suaminya yang sedang diamankan petugas bisa kembali ke rumah untuk berdamai dengan korban. Sebab, Supriati mengaku salah karena sebelumnya pergi ke Medan mencari kerja tanpa pamit kepada suaminya.

</description><content:encoded>JEMBER - Supriati, seorang istri yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya di Jember, Jawa Timur dengan cara disekap dalam kandang sapi meminta polisi melepaskan suaminya. Sang istri telah memaafkan perbuatan suaminya.
Meski demikian, proses hukum tetap berjalan terus meski ada upaya sang istri ingin suaminya kembali kepadanya agar ke depan kasus KDRT tidak dipermainkan dan tetap dapat menjerat pelakunya ke ranah hukum.

BACA JUGA:
Operasi Keselamatan Jaya Berakhir, 14 Ribu Lebih Pengendara Ditilang

Bupati Jember Hendy Siswanto diketahui berkunjung ke rumah Supriati, korban KDRT yang viral karena dianiaya dan disekap di kandang sapi oleh suaminya sendiri di Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Jember.&amp;nbsp;
Saat menjenguk korban, Bupati Jember ingin memastikan bahwa korban kembali pulih dan tetap harus mendapatkan pendampingan dan perlindungan ekstra dari petugas setempat.

Sebab itu, bupati sudah meminta kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana atau (DP3AKB) serta pihak Unit Pelayanan Perempuan dan Anak atau PPA Satreskrim Polres Jember agar kejadian kasus memprihatinkan tersebut menjadi atensi khusus sehingga tidak terjadi hal serupa di masa yang akan datang.

BACA JUGA:
Soal Pengusul Gubernur DKJ Ditunjuk Presiden, Baleg DPR: Tetap Jadi Misteri


Selain memberikan bantuan berupa uang tunai dan sembako, Bupati juga meminta korban maupun kerabat korban untuk segera melapor kepada Bupati ataupun petugas apabila ada intimidasi dari pihak-pihak tertentu. Memang dalam berumah tangga kerap terjadi  selisih paham dengan pasangan, namun tidak harus berakhir dengan kekerasan.

Sementara itu, korban Supriati mengaku sudah memaafkan perbuatan suaminya yang bernama Hermawan. Ia ingin suaminya yang sedang diamankan petugas bisa kembali ke rumah untuk berdamai dengan korban. Sebab, Supriati mengaku salah karena sebelumnya pergi ke Medan mencari kerja tanpa pamit kepada suaminya.

</content:encoded></item></channel></rss>
