<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Update Banjir-Longsor Jateng: 9 Orang Meninggal, 9.324 Mengungsi</title><description>Diketahui, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur di wilayah Jawa Tengah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/20/337/2985689/update-banjir-longsor-jateng-9-orang-meninggal-9-324-mengungsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/20/337/2985689/update-banjir-longsor-jateng-9-orang-meninggal-9-324-mengungsi"/><item><title>Update Banjir-Longsor Jateng: 9 Orang Meninggal, 9.324 Mengungsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/20/337/2985689/update-banjir-longsor-jateng-9-orang-meninggal-9-324-mengungsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/20/337/2985689/update-banjir-longsor-jateng-9-orang-meninggal-9-324-mengungsi</guid><pubDate>Rabu 20 Maret 2024 11:36 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/20/337/2985689/update-banjir-longsor-jateng-9-orang-meninggal-9-324-mengungsi-PRGaldOxDb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir Demak, Jawa Tengah (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/20/337/2985689/update-banjir-longsor-jateng-9-orang-meninggal-9-324-mengungsi-PRGaldOxDb.jpg</image><title>Banjir Demak, Jawa Tengah (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan update data bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Jawa Tengah (Jateng). Data per 19 Maret 2024, sebanyak 9 orang meninggal dunia dan 9.324 orang mengungsi.
&quot;Update 19 Maret 2024 pukul 22.00 WIB, sebanyak 9 orang meninggal dunia, 10 luka-luka, 440.663 orang terdampak di mana 9.324 orang di antaranya mengungsi,&quot; tulis BNPB dalam keterangan resminya, Rabu (20/3/2024).

BACA JUGA:
Usut Pungli Rutan KPK, Penyidik Akan Periksa Nurhadi hingga Nurdin Abdullah

Diketahui, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur di wilayah Jawa Tengah. Hujan mengakibatkan banjir dan longsor yang terjadi Rabu dan Kamis tanggal 10,13 dan 14 Maret.
BNPB melaporkan banjir dan longsor melanda di 10 kabupaten/kota terdampak yang terjadi pada Minggu 10 Maret di Kabupaten Blora, kejadian di Rabu 13 Maret yaitu Grobogan, Jepara, Demak, Pati, Kendal Pekalongan dan Kota Semarang. Sedangkan Kudus dan Rembang terjadi pada Kamis 14 Maret.

BACA JUGA:
Nabi Palsu Mengaku Diutus Bubarkan Islam Ditangkap Polisi

BNPB mengatakan, bencana tersebut menyebabkan dampak korban dan kerusakan serta fasilitas umum. Meski begitu, saat ini sebagian wilayah terdampak banjir mulai surut.
Dilaporkan, bencana banjir dan longsor di Jateng menyebabkan sebanyak 23 rumah rusak, satu rumah rusak sedang, dan 58 rumah rusak ringan.Selain itu, banjir juga menyebabkan dampak lainnya diantaranya 120 fasilitas pendidikan terdampak, 11 fasilitas kesehatan, 2 rumah ibadah, 7 tanggul rusak, 6 jalan, 1 jembatan, 109.724 rumah dan 6.898 hektar sawah terdampak.
Berikut data wilayah terdampak banjir dan longsor di 10 kabupaten/kota Jawa Tengah per 19 Maret 2024:
1. Kabupaten Demak
- 10 Kecamatan terdampak
- 71 Desa terdampak
- 92.246 jiwa terdampak
2. Kota Jepara
- 8 Kecamatan terdampak
- 10 Desa terdampak
- 8.650 jiwa terdampak

BACA JUGA:
Jokowi Resmikan Bandara Singkawang di Kalbar

3. Kabupaten Rembang
- 1 Kecamatan terdampak
- 1 Desa terdampak
- 3 KK terdampak dan mengungsi
4. Kabupaten Blora
- 3 Kecamatan terdampak
- 9 Kelurahan/Desa terdampak
- 14 KK terdampak
5. Kabupaten Pati
- 7 Kecamatan terdampak
- 26 Desa terdampak
- 19.070 jiwa terdampak
- 446 jiwa mengungsi6. Kabupaten Kudus
- 5 Kecamatan terdampak
- 31 Desa terdampak
- 39.272 jiwa terdampak
- 3.041 jiwa mengungsi
- 7 meninggal dunia
7. Kabupaten Grobogan
- 12 Kecamatan terdampak
- 109 Desa terdampak
- 67.155 jiwa terdampak
- 628 jiwa mengungsi
8. Kota Semarang
- 8 Kecamatan terdampak
- 189.936 jiwa terdampak

BACA JUGA:
Depresi Akibat Gigi Palsu Lepas, Remaja di Sampang Gantung Diri

9. Kabupaten Pekalongan
- 4 Kecamatan terdampak
- 1 Desa terdampak
- 49 jiwa terdampak
- 2 jiwa meninggal dunia
10. Kabupaten Kendal
- 6 Kecamatan terdampak
- 12 Desa terdampak
- 24.285 jiwa terdampak</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan update data bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Jawa Tengah (Jateng). Data per 19 Maret 2024, sebanyak 9 orang meninggal dunia dan 9.324 orang mengungsi.
&quot;Update 19 Maret 2024 pukul 22.00 WIB, sebanyak 9 orang meninggal dunia, 10 luka-luka, 440.663 orang terdampak di mana 9.324 orang di antaranya mengungsi,&quot; tulis BNPB dalam keterangan resminya, Rabu (20/3/2024).

BACA JUGA:
Usut Pungli Rutan KPK, Penyidik Akan Periksa Nurhadi hingga Nurdin Abdullah

Diketahui, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur di wilayah Jawa Tengah. Hujan mengakibatkan banjir dan longsor yang terjadi Rabu dan Kamis tanggal 10,13 dan 14 Maret.
BNPB melaporkan banjir dan longsor melanda di 10 kabupaten/kota terdampak yang terjadi pada Minggu 10 Maret di Kabupaten Blora, kejadian di Rabu 13 Maret yaitu Grobogan, Jepara, Demak, Pati, Kendal Pekalongan dan Kota Semarang. Sedangkan Kudus dan Rembang terjadi pada Kamis 14 Maret.

BACA JUGA:
Nabi Palsu Mengaku Diutus Bubarkan Islam Ditangkap Polisi

BNPB mengatakan, bencana tersebut menyebabkan dampak korban dan kerusakan serta fasilitas umum. Meski begitu, saat ini sebagian wilayah terdampak banjir mulai surut.
Dilaporkan, bencana banjir dan longsor di Jateng menyebabkan sebanyak 23 rumah rusak, satu rumah rusak sedang, dan 58 rumah rusak ringan.Selain itu, banjir juga menyebabkan dampak lainnya diantaranya 120 fasilitas pendidikan terdampak, 11 fasilitas kesehatan, 2 rumah ibadah, 7 tanggul rusak, 6 jalan, 1 jembatan, 109.724 rumah dan 6.898 hektar sawah terdampak.
Berikut data wilayah terdampak banjir dan longsor di 10 kabupaten/kota Jawa Tengah per 19 Maret 2024:
1. Kabupaten Demak
- 10 Kecamatan terdampak
- 71 Desa terdampak
- 92.246 jiwa terdampak
2. Kota Jepara
- 8 Kecamatan terdampak
- 10 Desa terdampak
- 8.650 jiwa terdampak

BACA JUGA:
Jokowi Resmikan Bandara Singkawang di Kalbar

3. Kabupaten Rembang
- 1 Kecamatan terdampak
- 1 Desa terdampak
- 3 KK terdampak dan mengungsi
4. Kabupaten Blora
- 3 Kecamatan terdampak
- 9 Kelurahan/Desa terdampak
- 14 KK terdampak
5. Kabupaten Pati
- 7 Kecamatan terdampak
- 26 Desa terdampak
- 19.070 jiwa terdampak
- 446 jiwa mengungsi6. Kabupaten Kudus
- 5 Kecamatan terdampak
- 31 Desa terdampak
- 39.272 jiwa terdampak
- 3.041 jiwa mengungsi
- 7 meninggal dunia
7. Kabupaten Grobogan
- 12 Kecamatan terdampak
- 109 Desa terdampak
- 67.155 jiwa terdampak
- 628 jiwa mengungsi
8. Kota Semarang
- 8 Kecamatan terdampak
- 189.936 jiwa terdampak

BACA JUGA:
Depresi Akibat Gigi Palsu Lepas, Remaja di Sampang Gantung Diri

9. Kabupaten Pekalongan
- 4 Kecamatan terdampak
- 1 Desa terdampak
- 49 jiwa terdampak
- 2 jiwa meninggal dunia
10. Kabupaten Kendal
- 6 Kecamatan terdampak
- 12 Desa terdampak
- 24.285 jiwa terdampak</content:encoded></item></channel></rss>
