<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Polisi Buru Pelaku Penyerangan 2 Anggota yang Gugur di Paniai Papua Tengah   </title><description>Dua anggota polisi harus menjadi korban atas penyerangan yang diduga dilakukan oleh kelompok Kelompok Kriminal Bersenjata&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/20/337/2985778/polisi-buru-pelaku-penyerangan-2-anggota-yang-gugur-di-paniai-papua-tengah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/20/337/2985778/polisi-buru-pelaku-penyerangan-2-anggota-yang-gugur-di-paniai-papua-tengah"/><item><title> Polisi Buru Pelaku Penyerangan 2 Anggota yang Gugur di Paniai Papua Tengah   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/20/337/2985778/polisi-buru-pelaku-penyerangan-2-anggota-yang-gugur-di-paniai-papua-tengah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/20/337/2985778/polisi-buru-pelaku-penyerangan-2-anggota-yang-gugur-di-paniai-papua-tengah</guid><pubDate>Rabu 20 Maret 2024 14:21 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/20/337/2985778/polisi-buru-pelaku-penyerangan-2-anggota-yang-gugur-di-paniai-papua-tengah-8M2Dsxsfpo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/20/337/2985778/polisi-buru-pelaku-penyerangan-2-anggota-yang-gugur-di-paniai-papua-tengah-8M2Dsxsfpo.jpg</image><title>Illustrasi (foto: Okezone)</title></images><description>PANIAI - Dua anggota polisi harus menjadi korban atas penyerangan yang diduga dilakukan oleh kelompok Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya di Kabupaten Paniai, Papua Tengah pada Rabu (20/3/2024) pukul 08.00 WIT pagi tadi.



Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo memastikan bahwa pihaknya tengah melakukan penyisiran dan penyelidikan terkait kasus tersebut.



&quot;Kami akan mengejar pelaku atau kelompok yang bertanggung jawab atas aksi ini. Mereka akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,&amp;rdquo; kata dia dalam keterangannya, Rabu (20/3/2024).

BACA JUGA:
2 Polisi Gugur Diberondong Peluru KKB saat Jaga Helipad di Paniai Papua

Ia mengatakan tindakan tegas akan diambil terhadap pelaku atau kelompok yang bertanggung jawab atas penyerangan tersebut.



Lebih jauh, ia menuturkan pihaknya kini tengah meningkatkan pengamanan di seluruh titik di Kabupaten Paniai untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.



&amp;ldquo;Kami juga tengah meningkatkan pengamanan di seluruh titik di Kabupaten Paniai guna menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Taktik Panglima TNI untuk Bebaskan Pilot Susi Air dari KKB Egianus Kogoya

Sebelumnya, Dua anggota polisi bernama Bripda Arnaldobert dan Bripda Sandi Defrit harus gugur usai ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya. Dua polisi tersebut gugur saat menjaga landasan untuk helikopter di Kabupaten Paniai, Papua Tengah pada Rabu (20/3/2024) sekira pukul 08.00 WIT.







&amp;ldquo;Serangan penembakan itu diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Pada kejadian tersebut, dua anggota kami, Bripda Arnaldobert dan Bripda Sandi Defrit, gugur dalam tugas,&amp;rdquo; kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo dalam keterangannya, Rabu (20/3/2024).







Dia menjelaskan penyerangan dan penembakan itu tersebut terjadi ketika dua Bripda itu tengah berjaga di helipad 99 di Distrik Baya Biru, Paniai.







&amp;ldquo;Penyerangan terjadi saat personel sedang melaksanakan pengamanan Hellypad 99. Diduga pelaku adalah bagian dari KKB Aibon Kogoya,&amp;rdquo; ujarnya.







Saat tengah berjaga, kata Ignatius, tiba-tiba terdengar suara tembakan dari arah timur.







&quot;Tiba-tiba dari arah timur terdengar beberapa kali tembakan yang menyebabkan kami kehilangan dua personel serta dicurinya 2 pucuk Senpi AK-47,&quot; ungkapnya.



</description><content:encoded>PANIAI - Dua anggota polisi harus menjadi korban atas penyerangan yang diduga dilakukan oleh kelompok Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya di Kabupaten Paniai, Papua Tengah pada Rabu (20/3/2024) pukul 08.00 WIT pagi tadi.



Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo memastikan bahwa pihaknya tengah melakukan penyisiran dan penyelidikan terkait kasus tersebut.



&quot;Kami akan mengejar pelaku atau kelompok yang bertanggung jawab atas aksi ini. Mereka akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,&amp;rdquo; kata dia dalam keterangannya, Rabu (20/3/2024).

BACA JUGA:
2 Polisi Gugur Diberondong Peluru KKB saat Jaga Helipad di Paniai Papua

Ia mengatakan tindakan tegas akan diambil terhadap pelaku atau kelompok yang bertanggung jawab atas penyerangan tersebut.



Lebih jauh, ia menuturkan pihaknya kini tengah meningkatkan pengamanan di seluruh titik di Kabupaten Paniai untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.



&amp;ldquo;Kami juga tengah meningkatkan pengamanan di seluruh titik di Kabupaten Paniai guna menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Taktik Panglima TNI untuk Bebaskan Pilot Susi Air dari KKB Egianus Kogoya

Sebelumnya, Dua anggota polisi bernama Bripda Arnaldobert dan Bripda Sandi Defrit harus gugur usai ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya. Dua polisi tersebut gugur saat menjaga landasan untuk helikopter di Kabupaten Paniai, Papua Tengah pada Rabu (20/3/2024) sekira pukul 08.00 WIT.







&amp;ldquo;Serangan penembakan itu diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Pada kejadian tersebut, dua anggota kami, Bripda Arnaldobert dan Bripda Sandi Defrit, gugur dalam tugas,&amp;rdquo; kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo dalam keterangannya, Rabu (20/3/2024).







Dia menjelaskan penyerangan dan penembakan itu tersebut terjadi ketika dua Bripda itu tengah berjaga di helipad 99 di Distrik Baya Biru, Paniai.







&amp;ldquo;Penyerangan terjadi saat personel sedang melaksanakan pengamanan Hellypad 99. Diduga pelaku adalah bagian dari KKB Aibon Kogoya,&amp;rdquo; ujarnya.







Saat tengah berjaga, kata Ignatius, tiba-tiba terdengar suara tembakan dari arah timur.







&quot;Tiba-tiba dari arah timur terdengar beberapa kali tembakan yang menyebabkan kami kehilangan dua personel serta dicurinya 2 pucuk Senpi AK-47,&quot; ungkapnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
