<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Polri Antisipasi Aksi Massa Usai Pengumuman Hasil Pemilu 2024   </title><description>Polri melakukan sejumlah antisipasi aksi massa usai pengumuman hasil pemilu 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/20/337/2985868/polri-antisipasi-aksi-massa-usai-pengumuman-hasil-pemilu-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/20/337/2985868/polri-antisipasi-aksi-massa-usai-pengumuman-hasil-pemilu-2024"/><item><title> Polri Antisipasi Aksi Massa Usai Pengumuman Hasil Pemilu 2024   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/20/337/2985868/polri-antisipasi-aksi-massa-usai-pengumuman-hasil-pemilu-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/20/337/2985868/polri-antisipasi-aksi-massa-usai-pengumuman-hasil-pemilu-2024</guid><pubDate>Rabu 20 Maret 2024 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/20/337/2985868/polri-antisipasi-aksi-massa-usai-pengumuman-hasil-pemilu-2024-XrifTm9f7M.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Trunoyudo (foto: dok Polri) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/20/337/2985868/polri-antisipasi-aksi-massa-usai-pengumuman-hasil-pemilu-2024-XrifTm9f7M.jpg</image><title>Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Trunoyudo (foto: dok Polri) </title></images><description>
JAKARTA - Polri melakukan sejumlah antisipasi aksi massa usai pengumuman hasil pemilu 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, sebanyak 4.691 personel gabungan TNI-Polri disiapkan untuk antisipasi aksi massa.

&quot;Dalam operasi Mantap Brata secara dinamika tahapan kegiatan pemilu termasuk juga dinamika potensi-potensi sudah diatur di sana tentu disiapkan melalui Polda Metro Jaya terkait,&quot; kata Trunoyudo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Rabu (20/3/2024).

BACA JUGA:
 Papua Pegunungan Jadi Provinsi ke-37 yang Disahkan KPU, Prabowo-Gibran Unggul 58%&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

&quot;Beberapa titik ada dalam perencanaan itu secara normal, situasi normal ada 4.691 personel yang dilibatkan, terdiri dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, kemudian stakeholder terkait baik TNI maupun juga dari pemerintah daerah,&quot; sambungnya.

Namun Trunoyudo, mengatakan bahwa pengamanan tersebut sesuai dengan perkembangan di lapangan. Ia pun menegaskan, hingga saat ini situasi masih kondusif.

&quot;Tentunya secara dinamika kita terus melihat perkembangan, sampai dengan saat ini situasi masih terkendali dan kondusif,&quot; katanya.

BACA JUGA:
KPU Akan Tetapkan Hasil Pemilu 2024 Usai Berbuka Puasa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Alhamdulillah ini berkat seluruh elemen masyarakat, bersama-sama bisa menjaga kondusifitas dan kemudian mempererat persatuan dan kesatuan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Polri melakukan sejumlah antisipasi aksi massa usai pengumuman hasil pemilu 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, sebanyak 4.691 personel gabungan TNI-Polri disiapkan untuk antisipasi aksi massa.

&quot;Dalam operasi Mantap Brata secara dinamika tahapan kegiatan pemilu termasuk juga dinamika potensi-potensi sudah diatur di sana tentu disiapkan melalui Polda Metro Jaya terkait,&quot; kata Trunoyudo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Rabu (20/3/2024).

BACA JUGA:
 Papua Pegunungan Jadi Provinsi ke-37 yang Disahkan KPU, Prabowo-Gibran Unggul 58%&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

&quot;Beberapa titik ada dalam perencanaan itu secara normal, situasi normal ada 4.691 personel yang dilibatkan, terdiri dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, kemudian stakeholder terkait baik TNI maupun juga dari pemerintah daerah,&quot; sambungnya.

Namun Trunoyudo, mengatakan bahwa pengamanan tersebut sesuai dengan perkembangan di lapangan. Ia pun menegaskan, hingga saat ini situasi masih kondusif.

&quot;Tentunya secara dinamika kita terus melihat perkembangan, sampai dengan saat ini situasi masih terkendali dan kondusif,&quot; katanya.

BACA JUGA:
KPU Akan Tetapkan Hasil Pemilu 2024 Usai Berbuka Puasa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Alhamdulillah ini berkat seluruh elemen masyarakat, bersama-sama bisa menjaga kondusifitas dan kemudian mempererat persatuan dan kesatuan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
