<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demo di DPR Selasa Malam Ricuh, FPRI: 100 Orang Belum Pulang</title><description>Pihak kuasa hukum mengaku tak mendapat akses terhadap para korban yang ditangkap pihak kepolisian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/20/337/2985889/demo-di-dpr-selasa-malam-ricuh-fpri-100-orang-belum-pulang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/20/337/2985889/demo-di-dpr-selasa-malam-ricuh-fpri-100-orang-belum-pulang"/><item><title>Demo di DPR Selasa Malam Ricuh, FPRI: 100 Orang Belum Pulang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/20/337/2985889/demo-di-dpr-selasa-malam-ricuh-fpri-100-orang-belum-pulang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/20/337/2985889/demo-di-dpr-selasa-malam-ricuh-fpri-100-orang-belum-pulang</guid><pubDate>Rabu 20 Maret 2024 17:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ismet Humaedi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/20/337/2985889/demo-di-dpr-selasa-malam-ricuh-fpri-100-orang-belum-pulang-kPXP2lqR0N.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ricuh demo di DPR (Foto: Dok MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/20/337/2985889/demo-di-dpr-selasa-malam-ricuh-fpri-100-orang-belum-pulang-kPXP2lqR0N.jpg</image><title>Ricuh demo di DPR (Foto: Dok MPI)</title></images><description>


JAKARTA - Kuasa hukum Front Penyelamat Reformasi Indonesia (FPRI), Sunggul Sirait mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membebaskan rekan mereka yang saat ini masih belum diketahui keberadaannya.
Ini terkait massa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Selasa malam (19/3/2024). Massa aksi unjuk rasa mendesak hak angket dan usut kecurangan Pemilu 2024.
&quot;Sampai saat hari ini menurut laporan yang kami terima, kurang lebih 100 orang belum pulang. Kami tim hukum aliansi memberi peringatan keras kepada Jenderal Listyo 1x24 jam, keluarkan teman-teman kami dari tahanan. Dalam 1 x 24 jam Jenderal Sigit, keluarkan kawan-kawan kami dari tahanan,&quot; kata Sunggul Sirait.

BACA JUGA:
Prabowo Bukber Bareng Ketum Parpol Koalisi Sambil Tunggu Pengumuman Rekapitulasi KPU

Sebab, pihak kuasa hukum mengaku tak mendapat akses terhadap para korban yang ditangkap pihak kepolisian. &quot;Kami terus bekerja, kami tidak mau praktik-praktik semacam ini terulang kembali,&quot; kata perwakilan tim hukum, Sunggul Sirait.
Lebih lanjut, perwakilan tim hukum lainnya, Erwin Situmorang mengaku sangat menyayangkan peristiwa kekerasan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.
&quot;Untuk saat ini, kami tim hukum belum mendapat akses dan mendapat akses, teman-teman yang ditahan, kami kritik keras kepada Kapolri untuk menberikan akses kepada teman-teman perjuangan kami,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Satu Korban Kecelakaan Beruntun Bus di Malang Tewas saat Dirawat di Rumah Sakit

Diketahui, aksi penyampaian pendapat di depan DPR tersebut ricuh saat polisi memukul mundur massa untuk segera membubarkan diri. Jalan Gatot Subroto yang sempat ditutup dan bisa kembali dibuka untuk pengguna jalan pada pukul 21.30 WIB.Mereka mendapati informasi bahwa sejumlah rekan-rekannya menjadi korban pemukulan dan mengalami tindak kekerasan oleh aparat kepolisian ketika tengah menunggu rekan lainnya yang sedang berdialog dengan Fraksi PDI Perjuangan di Lantai 7 Gedung Parlemen Senayan.
Bahkan, terdapat 2 orang korban yang harus dilarikan ke rumah sakit (RS) dan mendapat perawatan.
Tak hanya itu, mereka juga mendapati kabar jika sebanyak 47 orang rekan mereka ditangkap dan belum diketahui keberadaannya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Kuasa hukum Front Penyelamat Reformasi Indonesia (FPRI), Sunggul Sirait mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membebaskan rekan mereka yang saat ini masih belum diketahui keberadaannya.
Ini terkait massa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Selasa malam (19/3/2024). Massa aksi unjuk rasa mendesak hak angket dan usut kecurangan Pemilu 2024.
&quot;Sampai saat hari ini menurut laporan yang kami terima, kurang lebih 100 orang belum pulang. Kami tim hukum aliansi memberi peringatan keras kepada Jenderal Listyo 1x24 jam, keluarkan teman-teman kami dari tahanan. Dalam 1 x 24 jam Jenderal Sigit, keluarkan kawan-kawan kami dari tahanan,&quot; kata Sunggul Sirait.

BACA JUGA:
Prabowo Bukber Bareng Ketum Parpol Koalisi Sambil Tunggu Pengumuman Rekapitulasi KPU

Sebab, pihak kuasa hukum mengaku tak mendapat akses terhadap para korban yang ditangkap pihak kepolisian. &quot;Kami terus bekerja, kami tidak mau praktik-praktik semacam ini terulang kembali,&quot; kata perwakilan tim hukum, Sunggul Sirait.
Lebih lanjut, perwakilan tim hukum lainnya, Erwin Situmorang mengaku sangat menyayangkan peristiwa kekerasan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.
&quot;Untuk saat ini, kami tim hukum belum mendapat akses dan mendapat akses, teman-teman yang ditahan, kami kritik keras kepada Kapolri untuk menberikan akses kepada teman-teman perjuangan kami,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Satu Korban Kecelakaan Beruntun Bus di Malang Tewas saat Dirawat di Rumah Sakit

Diketahui, aksi penyampaian pendapat di depan DPR tersebut ricuh saat polisi memukul mundur massa untuk segera membubarkan diri. Jalan Gatot Subroto yang sempat ditutup dan bisa kembali dibuka untuk pengguna jalan pada pukul 21.30 WIB.Mereka mendapati informasi bahwa sejumlah rekan-rekannya menjadi korban pemukulan dan mengalami tindak kekerasan oleh aparat kepolisian ketika tengah menunggu rekan lainnya yang sedang berdialog dengan Fraksi PDI Perjuangan di Lantai 7 Gedung Parlemen Senayan.
Bahkan, terdapat 2 orang korban yang harus dilarikan ke rumah sakit (RS) dan mendapat perawatan.
Tak hanya itu, mereka juga mendapati kabar jika sebanyak 47 orang rekan mereka ditangkap dan belum diketahui keberadaannya.</content:encoded></item></channel></rss>
