<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perang Sarung Tewaskan Remaja di Lampung, Polisi Periksa 21 Saksi   </title><description>Sebanyak 21 saksi telah dimintai keterangan terkait peristiwa yang terjadi pada Senin (18/3/2024) malam.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/20/340/2985589/perang-sarung-tewaskan-remaja-di-lampung-polisi-periksa-21-saksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/20/340/2985589/perang-sarung-tewaskan-remaja-di-lampung-polisi-periksa-21-saksi"/><item><title>Perang Sarung Tewaskan Remaja di Lampung, Polisi Periksa 21 Saksi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/20/340/2985589/perang-sarung-tewaskan-remaja-di-lampung-polisi-periksa-21-saksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/20/340/2985589/perang-sarung-tewaskan-remaja-di-lampung-polisi-periksa-21-saksi</guid><pubDate>Rabu 20 Maret 2024 07:57 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/20/340/2985589/perang-sarung-tewaskan-remaja-di-lampung-polisi-periksa-21-saksi-mrT8ddz1iL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Remaja tewas akibat perang sarung. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/20/340/2985589/perang-sarung-tewaskan-remaja-di-lampung-polisi-periksa-21-saksi-mrT8ddz1iL.jpg</image><title>Remaja tewas akibat perang sarung. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xOS8xLzE3ODU1MC81L3g4dXhmY2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
LAMSEL - Polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa tawuran perang sarung yang menewaskan Levino Rafa Fadila (14). Sebanyak 21 saksi telah dimintai keterangan terkait peristiwa yang terjadi pada Senin (18/3/2024) malam.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan dari dua kelompok yang terlibat.

&quot;Terkait kematian korban atas nama Levino, kami masih melakukan serangkaian penyelidikan. Kami telah meminta keterangan saksi dari dua kelompok serta beberapa warga, total ada 21 saksi,&quot; ujar Yusriandi, Selasa (19/3/2024) malam.

BACA JUGA:


Polisi Dalami Tewasnya Remaja Akibat Perang Sarung di Lampung Selatan&amp;nbsp;
Selain itu, Yusriandi juga meminta untuk kedua kelompok yang berasal dari dua desa saling menahan diri untuk tidak terprovokasi atas peristiwa tersebut.

&quot;Kami mengimbau kepada masyarakat dari dua desa untuk saling menahan diri dan jangan terprovokasi. Kami dari Polres Lampung Selatan akan mengusut kasus ini,&quot; tuturnya.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketahuan Mau Perang Sarung di Pringsewu, 5 Remaja Ditangkap Polisi

Sebelumnya,&amp;nbsp;seorang remaja bernama Levino Rafa Fadila (14) tewas usai terlibat dalam tawuran yang terjadi di Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan pada Senin (18/3) sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam video yang diterima MNC Portal, tampak korban yang mengenakan baju berwarna merah sudah tidak sadarkan diri saat dibawa oleh sejumlah rekannya menggunakan sepeda motor.Wajah korban terlihat sudah pucat. Saat dievakuasi tersebut, diduga Levino sudah dalam kondisi tak bernyawa.



Adapun dua kelompok remaja yang terlibat dalam tawuran perang sarung ini antara Desa Pematang dan Desa Kecapi.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xOS8xLzE3ODU1MC81L3g4dXhmY2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
LAMSEL - Polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa tawuran perang sarung yang menewaskan Levino Rafa Fadila (14). Sebanyak 21 saksi telah dimintai keterangan terkait peristiwa yang terjadi pada Senin (18/3/2024) malam.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan dari dua kelompok yang terlibat.

&quot;Terkait kematian korban atas nama Levino, kami masih melakukan serangkaian penyelidikan. Kami telah meminta keterangan saksi dari dua kelompok serta beberapa warga, total ada 21 saksi,&quot; ujar Yusriandi, Selasa (19/3/2024) malam.

BACA JUGA:


Polisi Dalami Tewasnya Remaja Akibat Perang Sarung di Lampung Selatan&amp;nbsp;
Selain itu, Yusriandi juga meminta untuk kedua kelompok yang berasal dari dua desa saling menahan diri untuk tidak terprovokasi atas peristiwa tersebut.

&quot;Kami mengimbau kepada masyarakat dari dua desa untuk saling menahan diri dan jangan terprovokasi. Kami dari Polres Lampung Selatan akan mengusut kasus ini,&quot; tuturnya.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketahuan Mau Perang Sarung di Pringsewu, 5 Remaja Ditangkap Polisi

Sebelumnya,&amp;nbsp;seorang remaja bernama Levino Rafa Fadila (14) tewas usai terlibat dalam tawuran yang terjadi di Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan pada Senin (18/3) sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam video yang diterima MNC Portal, tampak korban yang mengenakan baju berwarna merah sudah tidak sadarkan diri saat dibawa oleh sejumlah rekannya menggunakan sepeda motor.Wajah korban terlihat sudah pucat. Saat dievakuasi tersebut, diduga Levino sudah dalam kondisi tak bernyawa.



Adapun dua kelompok remaja yang terlibat dalam tawuran perang sarung ini antara Desa Pematang dan Desa Kecapi.

</content:encoded></item></channel></rss>
