<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demokrasi Tidak Lagi Mengedepankan Musyawarah Mufakat, tapi Suara Terbanyak</title><description>Demokrasi yang ada pada saat ini tidak lagi mengedepankan azas musyawarah dan mufakat, tapi suara terbanyak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/21/337/2986048/demokrasi-tidak-lagi-mengedepankan-musyawarah-mufakat-tapi-suara-terbanyak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/21/337/2986048/demokrasi-tidak-lagi-mengedepankan-musyawarah-mufakat-tapi-suara-terbanyak"/><item><title>Demokrasi Tidak Lagi Mengedepankan Musyawarah Mufakat, tapi Suara Terbanyak</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/21/337/2986048/demokrasi-tidak-lagi-mengedepankan-musyawarah-mufakat-tapi-suara-terbanyak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/21/337/2986048/demokrasi-tidak-lagi-mengedepankan-musyawarah-mufakat-tapi-suara-terbanyak</guid><pubDate>Kamis 21 Maret 2024 02:06 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/21/337/2986048/demokrasi-tidak-lagi-mengedepankan-musyawarah-mufakat-tapi-suara-terbanyak-xvHDV3nrwD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nasdem pikir-pikir untuk gulirkan hak angket (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/21/337/2986048/demokrasi-tidak-lagi-mengedepankan-musyawarah-mufakat-tapi-suara-terbanyak-xvHDV3nrwD.jpg</image><title>Nasdem pikir-pikir untuk gulirkan hak angket (Foto : MPI)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mempertimbangkan untuk mengeluarkan instruksi kepada fraksi partainya di DPR RI untuk menggulirkan hak angket guna menelisik dugaan kecurangan Pemilu 2024.

Pasalnya, kata Surya, kekuatan fraksi NasDem di parlemen sangat terbatas untuk mendorong dan memastikan hak angket bisa bergulir di DPR RI. Pernyataan itu, sekaligus menjawab sikap Surya terhadap wacana hak angket DPR RI.


BACA JUGA:
Nasdem Ucapkan Selamat ke Prabowo-Gibran, Terima Hasil Pilpres dan Pileg 2024


&quot;Ada keterusterangan, ada spontanitas, saya pikir saya harus katakan, dengan energi Partai NasDem yang relatif masih amat terbatas,&quot; kat Surya saat jumpa pers di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2024).

Surya berkata, dukungan wacana hak angket Fraksi NasDem itu semata-mata untuk mengjormati hak konstitusional anggota fraksi di DPR. &quot;Kalaupun NasDem mendorong hak angket, itu semata-mata karena penghormatan kepada hak konstitusional yang dimiliki oleh seluruh anggota dewan,&quot; ucapnya.


BACA JUGA:
PPP Tak Mau Tanda Tangani Hasil Pleno KPU RI, Ini Alasannya


Dengan kekuatan yang dimiliki NasDem di parlemen, Surya mempertanyakan efektivitas bila angket DPR RI digulirkan oleh fraksinya. Apalagi, ia merasa, hak angket sangat tergantung pada kekuatan suara fraksi di parlemen.

&quot;Demokrasi yang ada pada saat ini tidak lagi mengedepankan azas musyawarah dan mufakat, tapi suara terbanyak. Ketika kita berhadapan pemilihan suara terbanyak, kita harus pikir dulu kita sudah banyak suara belum?&quot; ucap Surya.Sebelumnya, Koalisi Perubahan mendukung wacana Capres Nomor 3, Ganjar Pranowo yang menggulirkan wacana penggunaan hak angket DPR RI untuk menyelidiki kejanggalan dalam proses Pemilu 2024.

Sikap itu diputuskam setelah para sekretaris jenderal (sekjen) Koalisi Perubahan melangsungkan pertemuan di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis 12 Februari 2024.

Adapun ketiga elit petinggi parpol yang bertemu itu ialah Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid dan Sekjen PKS Aboe Bakal Alhabsyi.

Setelah pertemuan, Hermawi berkata, pihaknya memiliki kesamaan semangat dengan Anies Baswedan yang mendukung sikap Ganjar agar DPR RI menggunakan hak angket.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mempertimbangkan untuk mengeluarkan instruksi kepada fraksi partainya di DPR RI untuk menggulirkan hak angket guna menelisik dugaan kecurangan Pemilu 2024.

Pasalnya, kata Surya, kekuatan fraksi NasDem di parlemen sangat terbatas untuk mendorong dan memastikan hak angket bisa bergulir di DPR RI. Pernyataan itu, sekaligus menjawab sikap Surya terhadap wacana hak angket DPR RI.


BACA JUGA:
Nasdem Ucapkan Selamat ke Prabowo-Gibran, Terima Hasil Pilpres dan Pileg 2024


&quot;Ada keterusterangan, ada spontanitas, saya pikir saya harus katakan, dengan energi Partai NasDem yang relatif masih amat terbatas,&quot; kat Surya saat jumpa pers di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2024).

Surya berkata, dukungan wacana hak angket Fraksi NasDem itu semata-mata untuk mengjormati hak konstitusional anggota fraksi di DPR. &quot;Kalaupun NasDem mendorong hak angket, itu semata-mata karena penghormatan kepada hak konstitusional yang dimiliki oleh seluruh anggota dewan,&quot; ucapnya.


BACA JUGA:
PPP Tak Mau Tanda Tangani Hasil Pleno KPU RI, Ini Alasannya


Dengan kekuatan yang dimiliki NasDem di parlemen, Surya mempertanyakan efektivitas bila angket DPR RI digulirkan oleh fraksinya. Apalagi, ia merasa, hak angket sangat tergantung pada kekuatan suara fraksi di parlemen.

&quot;Demokrasi yang ada pada saat ini tidak lagi mengedepankan azas musyawarah dan mufakat, tapi suara terbanyak. Ketika kita berhadapan pemilihan suara terbanyak, kita harus pikir dulu kita sudah banyak suara belum?&quot; ucap Surya.Sebelumnya, Koalisi Perubahan mendukung wacana Capres Nomor 3, Ganjar Pranowo yang menggulirkan wacana penggunaan hak angket DPR RI untuk menyelidiki kejanggalan dalam proses Pemilu 2024.

Sikap itu diputuskam setelah para sekretaris jenderal (sekjen) Koalisi Perubahan melangsungkan pertemuan di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis 12 Februari 2024.

Adapun ketiga elit petinggi parpol yang bertemu itu ialah Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid dan Sekjen PKS Aboe Bakal Alhabsyi.

Setelah pertemuan, Hermawi berkata, pihaknya memiliki kesamaan semangat dengan Anies Baswedan yang mendukung sikap Ganjar agar DPR RI menggunakan hak angket.</content:encoded></item></channel></rss>
