<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perindo Minta DPR RI Percepat Gulirkan Hak Angket Usut Kecurangan Pemilu 2024</title><description>Hal ini penting untuk membongkar berbagai kejahatan politik sehingga tak dipraktikkan lagi di pemilu mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/21/337/2986435/perindo-minta-dpr-ri-percepat-gulirkan-hak-angket-usut-kecurangan-pemilu-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/21/337/2986435/perindo-minta-dpr-ri-percepat-gulirkan-hak-angket-usut-kecurangan-pemilu-2024"/><item><title>Perindo Minta DPR RI Percepat Gulirkan Hak Angket Usut Kecurangan Pemilu 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/21/337/2986435/perindo-minta-dpr-ri-percepat-gulirkan-hak-angket-usut-kecurangan-pemilu-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/21/337/2986435/perindo-minta-dpr-ri-percepat-gulirkan-hak-angket-usut-kecurangan-pemilu-2024</guid><pubDate>Kamis 21 Maret 2024 17:36 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/21/337/2986435/perindo-minta-dpr-ri-percepat-gulirkan-hak-angket-usut-kecurangan-pemilu-2024-0MvTRCJAB8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq (Foto: MPI/Aldhi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/21/337/2986435/perindo-minta-dpr-ri-percepat-gulirkan-hak-angket-usut-kecurangan-pemilu-2024-0MvTRCJAB8.jpg</image><title>Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq (Foto: MPI/Aldhi)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xNC8xLzE3NzI0OS81L3g4c29jam0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Perindo mendorong DPR RI agar mempercepat menggulirkan hak angket untuk menyelidiki kecurangan Pemilu 2024. Hal ini penting untuk membongkar berbagai kejahatan politik sehingga tak dipraktikkan lagi di pemilu mendatang.

&quot;Intinya Partai Perindo terus mendorong agar hak angket akan dilakukan percepatan,&quot; kata Sekertaris Jenderal Partai Perindo Ahmad Rofiq dalam konferensi pers menyikapi penetapan hasil Pemilu 2024 oleh KPU di Kantor DPP Partai Perindo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2024).

Dia menilai, percepatan hak angket tersebut perlu dilakukan untuk mengurai berbagai persoalan selama pemilu 2024. Pengurai kecurangan tersebut perlu dilakukan ahar peristiwa yang sama tidak terjadi di masa depan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Partai Perindo Siap Gugat Hasil Pemilu 2024 ke MK

&quot;Hak angket itu satu satunya yang menjadi perangkat untuk mengurai sebuah kecurangan. Kecurangan atas praktik praktik yang telah melanggar,&quot; jelasnya.

Partai Perindo menilai praktik kecurangan yang terjadi selama proses pemilu telah terbukti mempengaruhi hasil. &quot;Tentu dengan praktik-praktik kecurangan itu berpengaruh hasil dari pemilu,&quot; bebernya.

Perindo, kata Rofiq, tegas menolak dan tidak menandatangani hasil putusan Pemilu Legislatif dan Pemilu Pilpres yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

&quot;Sikap partai Perindo sangat tegas dan jelas tidak menandatangani seluruh hasil rekap yang ada di KPU terkait dengan Pileg maupun Pilpres,&quot; kata Ahmad Rofiq.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Perindo: Kejahatan Politik di Pemilu 2024 Harus Dibongkar agar Tak Terulang

Dia menegaskan terdapat berbagai kecurangan dan skenario yang dilakukan selama pemilu baik sebelum pemilu, saat pelaksanaan dan setelah pemungutan suara.

&quot;Dalam pemilu kali ini paling penuh masalah dan penuh rekauasa. Banyak sekali kecurangan yang ditampakkan baik sebelum pelaksanaan, saat pelaksanaan dan setelah pelaksanaan,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xNC8xLzE3NzI0OS81L3g4c29jam0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Perindo mendorong DPR RI agar mempercepat menggulirkan hak angket untuk menyelidiki kecurangan Pemilu 2024. Hal ini penting untuk membongkar berbagai kejahatan politik sehingga tak dipraktikkan lagi di pemilu mendatang.

&quot;Intinya Partai Perindo terus mendorong agar hak angket akan dilakukan percepatan,&quot; kata Sekertaris Jenderal Partai Perindo Ahmad Rofiq dalam konferensi pers menyikapi penetapan hasil Pemilu 2024 oleh KPU di Kantor DPP Partai Perindo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2024).

Dia menilai, percepatan hak angket tersebut perlu dilakukan untuk mengurai berbagai persoalan selama pemilu 2024. Pengurai kecurangan tersebut perlu dilakukan ahar peristiwa yang sama tidak terjadi di masa depan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Partai Perindo Siap Gugat Hasil Pemilu 2024 ke MK

&quot;Hak angket itu satu satunya yang menjadi perangkat untuk mengurai sebuah kecurangan. Kecurangan atas praktik praktik yang telah melanggar,&quot; jelasnya.

Partai Perindo menilai praktik kecurangan yang terjadi selama proses pemilu telah terbukti mempengaruhi hasil. &quot;Tentu dengan praktik-praktik kecurangan itu berpengaruh hasil dari pemilu,&quot; bebernya.

Perindo, kata Rofiq, tegas menolak dan tidak menandatangani hasil putusan Pemilu Legislatif dan Pemilu Pilpres yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

&quot;Sikap partai Perindo sangat tegas dan jelas tidak menandatangani seluruh hasil rekap yang ada di KPU terkait dengan Pileg maupun Pilpres,&quot; kata Ahmad Rofiq.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Perindo: Kejahatan Politik di Pemilu 2024 Harus Dibongkar agar Tak Terulang

Dia menegaskan terdapat berbagai kecurangan dan skenario yang dilakukan selama pemilu baik sebelum pemilu, saat pelaksanaan dan setelah pemungutan suara.

&quot;Dalam pemilu kali ini paling penuh masalah dan penuh rekauasa. Banyak sekali kecurangan yang ditampakkan baik sebelum pelaksanaan, saat pelaksanaan dan setelah pelaksanaan,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
