<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Yakin Gugatan PHPU Bisa Bongkar Dugaan Kecurangan Penyelenggaraan Pemilu   </title><description>Mantan Gubernur Jawa Tengah itu juga menilai gugatan itu bermuara untuk mengawal demokrasi serta penegakan hukum di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/21/337/2986455/ganjar-yakin-gugatan-phpu-bisa-bongkar-dugaan-kecurangan-penyelenggaraan-pemilu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/21/337/2986455/ganjar-yakin-gugatan-phpu-bisa-bongkar-dugaan-kecurangan-penyelenggaraan-pemilu"/><item><title>Ganjar Yakin Gugatan PHPU Bisa Bongkar Dugaan Kecurangan Penyelenggaraan Pemilu   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/21/337/2986455/ganjar-yakin-gugatan-phpu-bisa-bongkar-dugaan-kecurangan-penyelenggaraan-pemilu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/21/337/2986455/ganjar-yakin-gugatan-phpu-bisa-bongkar-dugaan-kecurangan-penyelenggaraan-pemilu</guid><pubDate>Kamis 21 Maret 2024 18:48 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/21/337/2986455/ganjar-yakin-gugatan-phpu-bisa-bongkar-dugaan-kecurangan-penyelenggaraan-pemilu-k14reXZjcf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo (Foto: Refi Sandi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/21/337/2986455/ganjar-yakin-gugatan-phpu-bisa-bongkar-dugaan-kecurangan-penyelenggaraan-pemilu-k14reXZjcf.jpg</image><title>Ganjar Pranowo (Foto: Refi Sandi)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMC8xLzE3ODYwMC81L3g4djNoM3M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo bakal mengajukan gugatan soal perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Ganjar yakin persidangan PHPU bisa mengungkap seluruh dugaan kecurangan selama proses Pemilu 2024.

&quot;Kami akan ke MK untuk mengungkap apa yang terjadi dari awal sampai  akhir. Karena hanya MK yang bisa mengadili apa yang terjadi dalam Pemilu 2024,&quot; kata Ganjar, di Jakarta, Kamis (21/3/2024).

BACA JUGA:
7 Anggota PPLN Kuala Lumpur Divonis Hukuman Percobaan karena Palsukan DPT Pemilu 2024


Mantan Gubernur Jawa Tengah itu juga menilai gugatan itu bermuara untuk mengawal demokrasi serta penegakan hukum di Indonesia. Ia menilai demokrasi dan penegakan hukum harus sesuai cita-cita reformasi.

&quot;Harapan kita, MK bisa mengadili bukan hanya hasil pemilu tapi prosesnya juga, maka inilah yang harus dibuka semuanya,&quot; ungkap Ganjar.

BACA JUGA:
Perindo: Cawe-Cawe Penguasa Bikin Suara Parpol Koalisi Ganjar-Mahfud Terdegradasi&amp;nbsp;


Ganjar menambahkan, TPN Ganjar-Mahfud sudah mengumpulkan bukti-bukti dan saksi-saksi yang mengonfirmasi bahwa kecurangan secara sistematis dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 benar-benar terjadi.

Capres berambut putih itu berharap, akan ada saksi ahli dan pakar yang dapat dihadirkan MK dalam persidangan, sehingga akan mengungkap cerita mengenai kecurangan di lapangan untuk membuka mata masyarakat.

Ketika ditanya apakah TPN Ganjar-Mahfud berkoordinasi dengan paslon nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar terkait gugatan ke MK, Ganjar mengatakan, masing-masing punya catatan yang nanti bisa terungkap di persidangan.



&quot;Apakah dalam persidangan ada kesamaan dan sebagainya, kita lihat nanti. Kami ingin semua berjalan fair, tidak ada agenda-agenda lain, atau kolaborasi. Kami hanya ingin mendudukkan saja proses ini dengan baik. Apapun keputusannya kita akan legowo,&quot; ujar Ganjar.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMC8xLzE3ODYwMC81L3g4djNoM3M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo bakal mengajukan gugatan soal perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Ganjar yakin persidangan PHPU bisa mengungkap seluruh dugaan kecurangan selama proses Pemilu 2024.

&quot;Kami akan ke MK untuk mengungkap apa yang terjadi dari awal sampai  akhir. Karena hanya MK yang bisa mengadili apa yang terjadi dalam Pemilu 2024,&quot; kata Ganjar, di Jakarta, Kamis (21/3/2024).

BACA JUGA:
7 Anggota PPLN Kuala Lumpur Divonis Hukuman Percobaan karena Palsukan DPT Pemilu 2024


Mantan Gubernur Jawa Tengah itu juga menilai gugatan itu bermuara untuk mengawal demokrasi serta penegakan hukum di Indonesia. Ia menilai demokrasi dan penegakan hukum harus sesuai cita-cita reformasi.

&quot;Harapan kita, MK bisa mengadili bukan hanya hasil pemilu tapi prosesnya juga, maka inilah yang harus dibuka semuanya,&quot; ungkap Ganjar.

BACA JUGA:
Perindo: Cawe-Cawe Penguasa Bikin Suara Parpol Koalisi Ganjar-Mahfud Terdegradasi&amp;nbsp;


Ganjar menambahkan, TPN Ganjar-Mahfud sudah mengumpulkan bukti-bukti dan saksi-saksi yang mengonfirmasi bahwa kecurangan secara sistematis dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 benar-benar terjadi.

Capres berambut putih itu berharap, akan ada saksi ahli dan pakar yang dapat dihadirkan MK dalam persidangan, sehingga akan mengungkap cerita mengenai kecurangan di lapangan untuk membuka mata masyarakat.

Ketika ditanya apakah TPN Ganjar-Mahfud berkoordinasi dengan paslon nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar terkait gugatan ke MK, Ganjar mengatakan, masing-masing punya catatan yang nanti bisa terungkap di persidangan.



&quot;Apakah dalam persidangan ada kesamaan dan sebagainya, kita lihat nanti. Kami ingin semua berjalan fair, tidak ada agenda-agenda lain, atau kolaborasi. Kami hanya ingin mendudukkan saja proses ini dengan baik. Apapun keputusannya kita akan legowo,&quot; ujar Ganjar.</content:encoded></item></channel></rss>
