<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kejari Denpasar Setor Rp4,8 Miliar ke Kas Negara dari Terpidana Korupsi Parkir Bandara  </title><description>Adapun terpidana bernama Chris Sridana.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/22/244/2986793/kejari-denpasar-setor-rp4-8-miliar-ke-kas-negara-dari-terpidana-korupsi-parkir-bandara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/22/244/2986793/kejari-denpasar-setor-rp4-8-miliar-ke-kas-negara-dari-terpidana-korupsi-parkir-bandara"/><item><title>Kejari Denpasar Setor Rp4,8 Miliar ke Kas Negara dari Terpidana Korupsi Parkir Bandara  </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/22/244/2986793/kejari-denpasar-setor-rp4-8-miliar-ke-kas-negara-dari-terpidana-korupsi-parkir-bandara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/22/244/2986793/kejari-denpasar-setor-rp4-8-miliar-ke-kas-negara-dari-terpidana-korupsi-parkir-bandara</guid><pubDate>Jum'at 22 Maret 2024 13:33 WIB</pubDate><dc:creator>Indira Arri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/22/244/2986793/kejari-denpasar-setor-rp4-8-miliar-ke-kas-negara-dari-terpidana-korupsi-parkir-bandara-of7D29wiOY.png" expression="full" type="image/jpeg">Kejari Denpasar setor uang pemulihan dari terpidana kasus korupsi. (Foto: Indira Arri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/22/244/2986793/kejari-denpasar-setor-rp4-8-miliar-ke-kas-negara-dari-terpidana-korupsi-parkir-bandara-of7D29wiOY.png</image><title>Kejari Denpasar setor uang pemulihan dari terpidana kasus korupsi. (Foto: Indira Arri)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMC8xLzE3ODU5Mi81L3g4djJvems=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DENPASAR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar melaksanakan pemulihan kerugian negara dengan pembayaran uang pengganti sebesar Rp4,8 miliar dalam perkara tindak pidana korupsi kasus parkir bandara. Adapun terpidana bernama Chris Sridana.

Uang Rp4,8 miliar itu merupakan hasil lelang aset terpidana Mantan Direktur Utama PT Penata Sarana Bali, Chris Sridana dalam kasus korupsi pengelolaan parkir Bandara I Gusti Ngurah Rai Tahun 2008 hingga 2011
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kasus Dana LPEI, KPK: Kerugian Negara Capai Rp3,4 Triliun

Kepala Kejari Denpasar, Agus Setiadi mengatakan, uang tersebut disetorkan ke kas negara sebagai bentuk pendapatan negara bukan pajak.

&amp;ldquo;Sebelumnya telah dilakukan pemulihan keuangan negara sebesar Rp6,5 miliar pada 30 Juli 2018,&amp;rdquo; ucapnya, Kamis (21/3/2024).

BACA JUGA:


Dugaan Korupsi Taspen, KPK Taksir Kerugian Negara Ratusan Miliar&amp;nbsp;
Sebelumnya berdasarkan putusan Peninjauan Kembali 19 juli 2021, terpidana Chris Sridana dijatuhkam pidana penjara selama 15 tahun dan pidana denda sebesar Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan. Selain itu Chris juga dikenakan pidana tambahan membayar uang pengganti sebesar Rp19 miliar.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMC8xLzE3ODU5Mi81L3g4djJvems=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DENPASAR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar melaksanakan pemulihan kerugian negara dengan pembayaran uang pengganti sebesar Rp4,8 miliar dalam perkara tindak pidana korupsi kasus parkir bandara. Adapun terpidana bernama Chris Sridana.

Uang Rp4,8 miliar itu merupakan hasil lelang aset terpidana Mantan Direktur Utama PT Penata Sarana Bali, Chris Sridana dalam kasus korupsi pengelolaan parkir Bandara I Gusti Ngurah Rai Tahun 2008 hingga 2011
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kasus Dana LPEI, KPK: Kerugian Negara Capai Rp3,4 Triliun

Kepala Kejari Denpasar, Agus Setiadi mengatakan, uang tersebut disetorkan ke kas negara sebagai bentuk pendapatan negara bukan pajak.

&amp;ldquo;Sebelumnya telah dilakukan pemulihan keuangan negara sebesar Rp6,5 miliar pada 30 Juli 2018,&amp;rdquo; ucapnya, Kamis (21/3/2024).

BACA JUGA:


Dugaan Korupsi Taspen, KPK Taksir Kerugian Negara Ratusan Miliar&amp;nbsp;
Sebelumnya berdasarkan putusan Peninjauan Kembali 19 juli 2021, terpidana Chris Sridana dijatuhkam pidana penjara selama 15 tahun dan pidana denda sebesar Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan. Selain itu Chris juga dikenakan pidana tambahan membayar uang pengganti sebesar Rp19 miliar.

</content:encoded></item></channel></rss>
