<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Muhammadiyah Minta MK Profesional Adili Sengketa Pemilu 2024 : Waktunya Pulihkan Kepercayaan Publik!</title><description>Bagi MK penyelesaian sengketa pemilu dengan jujur dan amanah momentum untuk meningkatkan kinerja, memperbaiki citra.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/22/337/2986906/muhammadiyah-minta-mk-profesional-adili-sengketa-pemilu-2024-waktunya-pulihkan-kepercayaan-publik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/22/337/2986906/muhammadiyah-minta-mk-profesional-adili-sengketa-pemilu-2024-waktunya-pulihkan-kepercayaan-publik"/><item><title>Muhammadiyah Minta MK Profesional Adili Sengketa Pemilu 2024 : Waktunya Pulihkan Kepercayaan Publik!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/22/337/2986906/muhammadiyah-minta-mk-profesional-adili-sengketa-pemilu-2024-waktunya-pulihkan-kepercayaan-publik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/22/337/2986906/muhammadiyah-minta-mk-profesional-adili-sengketa-pemilu-2024-waktunya-pulihkan-kepercayaan-publik</guid><pubDate>Jum'at 22 Maret 2024 16:41 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Erlin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/22/337/2986906/muhammadiyah-minta-mk-profesional-adili-sengketa-pemilu-2024-waktunya-pulihkan-kepercayaan-publik-7aNVj3qoaK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir (Tangkapan Layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/22/337/2986906/muhammadiyah-minta-mk-profesional-adili-sengketa-pemilu-2024-waktunya-pulihkan-kepercayaan-publik-7aNVj3qoaK.jpg</image><title>Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir (Tangkapan Layar)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMS8xLzE3ODYxOS81L3g4djZ4Nmk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
YOGYAKARTA - Pimpinan Pusat Muhammadiyah meminta Mahkamah Konsritusi (MK) bekerja lebih profesional dan imparsial dalam mengadili dan memutus sengketa Pemilu 2024 yang diajukan pihak yang tidak terima dengan hasil ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU)

Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Natsir mengatakan penyelesaian sengketa pemilu yang adil dan objektif merupakan solusi dan memberikan kepastian politik. Bagi MK penyelesaian sengketa pemilu dengan jujur dan amanah merupakan momentum untuk meningkatkan kinerja, memperbaiki citra.

&quot;Ini waktunya memulihkan kepercayaan publik yang selama ini menurun,&quot; ujar dia, Jumat (22/3/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

PP Muhammadiyah Gelar Pengkajian Ramadhan 1445 H Bertajuk Dakwah Kultural

Haedar mengatakan, sehubungan dengan telah dilaksanakan pemungutan suara dan penghitungan hasil pemilu 2024 yang diumumkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan selamat kepada anggota legislatif DPR, DPRD II, DPRD I, DPD, dan Presiden Wakil Presiden terpilih dengan tetap menunggu penyelesaian sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut Haedar, mereka yang terpilih niscaya berjiwa negarawan dengan bersungguh sungguh dan penuh tanggung jawab mengemban dan melaksanakan amanat rakyat yang sangat berat.

Dan Muhammadiyah menghormati para pihak yang mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai solusi konstitusional, damai, dan elegan dengan kesadaran bahwa keputusan MK bersifat final and binding untuk dipatuhi semua pihak.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Nihil Paman Gibran, Ini 3 Ketua Panel Hakim MK Tangani Sengketa Pemilu 2024

Muhammadiyah mengajak masyarakat untuk menyikapi hasil pemilu sebagai realitas politik dan konsekuensi logis dari sistem demokrasi yang dipilih oleh bangsa Indonesia. Karena itu, dengan berbagai catatan kritis, masyarakat dapat menerima hasil pemilu dengan arif, bijaksana, dan legawa.

&quot;Semoga dalam masa lima tahun ke depan bangsa Indonesia lebih maju, adil, makmur, bermartabat, dan sejahtera,&quot;tutur dia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMS8xLzE3ODYxOS81L3g4djZ4Nmk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
YOGYAKARTA - Pimpinan Pusat Muhammadiyah meminta Mahkamah Konsritusi (MK) bekerja lebih profesional dan imparsial dalam mengadili dan memutus sengketa Pemilu 2024 yang diajukan pihak yang tidak terima dengan hasil ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU)

Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Natsir mengatakan penyelesaian sengketa pemilu yang adil dan objektif merupakan solusi dan memberikan kepastian politik. Bagi MK penyelesaian sengketa pemilu dengan jujur dan amanah merupakan momentum untuk meningkatkan kinerja, memperbaiki citra.

&quot;Ini waktunya memulihkan kepercayaan publik yang selama ini menurun,&quot; ujar dia, Jumat (22/3/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

PP Muhammadiyah Gelar Pengkajian Ramadhan 1445 H Bertajuk Dakwah Kultural

Haedar mengatakan, sehubungan dengan telah dilaksanakan pemungutan suara dan penghitungan hasil pemilu 2024 yang diumumkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan selamat kepada anggota legislatif DPR, DPRD II, DPRD I, DPD, dan Presiden Wakil Presiden terpilih dengan tetap menunggu penyelesaian sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut Haedar, mereka yang terpilih niscaya berjiwa negarawan dengan bersungguh sungguh dan penuh tanggung jawab mengemban dan melaksanakan amanat rakyat yang sangat berat.

Dan Muhammadiyah menghormati para pihak yang mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai solusi konstitusional, damai, dan elegan dengan kesadaran bahwa keputusan MK bersifat final and binding untuk dipatuhi semua pihak.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Nihil Paman Gibran, Ini 3 Ketua Panel Hakim MK Tangani Sengketa Pemilu 2024

Muhammadiyah mengajak masyarakat untuk menyikapi hasil pemilu sebagai realitas politik dan konsekuensi logis dari sistem demokrasi yang dipilih oleh bangsa Indonesia. Karena itu, dengan berbagai catatan kritis, masyarakat dapat menerima hasil pemilu dengan arif, bijaksana, dan legawa.

&quot;Semoga dalam masa lima tahun ke depan bangsa Indonesia lebih maju, adil, makmur, bermartabat, dan sejahtera,&quot;tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
