<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Penembakan Tembus 115 Jiwa, Kenapa Vladimir Putin Belum Bersuara?</title><description>Gerak cepat dilakukan otoritas keamanan Rusia menyusul tragedi penembakan massal di gedung konser musik di Moskow, Rusia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/23/18/2987308/korban-penembakan-tembus-115-jiwa-kenapa-vladimir-putin-belum-bersuara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/23/18/2987308/korban-penembakan-tembus-115-jiwa-kenapa-vladimir-putin-belum-bersuara"/><item><title>Korban Penembakan Tembus 115 Jiwa, Kenapa Vladimir Putin Belum Bersuara?</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/23/18/2987308/korban-penembakan-tembus-115-jiwa-kenapa-vladimir-putin-belum-bersuara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/23/18/2987308/korban-penembakan-tembus-115-jiwa-kenapa-vladimir-putin-belum-bersuara</guid><pubDate>Sabtu 23 Maret 2024 17:47 WIB</pubDate><dc:creator>Maruf El Rumi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/23/18/2987308/korban-penembakan-tembus-115-jiwa-kenapa-vladimir-putin-belum-bersuara-Rg8cgyvLrN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kondisi dan suasana di area tempat terjadinya penembakan brutal di Moskow, Rusia. (Foto: The Moscow Times)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/23/18/2987308/korban-penembakan-tembus-115-jiwa-kenapa-vladimir-putin-belum-bersuara-Rg8cgyvLrN.jpg</image><title>Kondisi dan suasana di area tempat terjadinya penembakan brutal di Moskow, Rusia. (Foto: The Moscow Times)</title></images><description>MOSKOW -  Gerak cepat dilakukan otoritas keamanan Rusia menyusul tragedi penembakan massal di gedung konser musik di Moskow, Rusia, Sabtu (23/3/2024) pagi WIB. Sebelas orang berhasil diamankan dalam tragedi terbesar Rusia dalam beberapa tahun terakhir tersebut.
Dikutip dari BBC, yang mengutip kata kepala keamanan Rusia dalam laporannya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin menyebutkan 11 orang yang ditahan, termasuk empat orang yang terlibat langsung dalam penyerangan.

BACA JUGA:
Kronologi Penembakan Massal di Rusia, Sejumlah Pelaku Tembaki Pengunjung Sebelum Konser

Sementara, dalam laporan terbarunya, disebutkan jika jumlah korban meningkat dari 60 menjadi 115 orang sampai Sabtu (23/3/2024) pukul 15.00 WIB  ketika orang-orang bersenjata menyerang tempat konser yang penuh sesak di pinggiran Moskow.
&quot;Setidaknya 115 orang tewas dan lebih dari 140 orang lainnya terluka di Balai Kota Crocus,&quot; kata Rusia dikutip BBC. Rusia termasuk Presiden Vladimir Putin yang baru terpilih belum berkomentar terkait tragedi tersebut. Justru Amerika Serikat (AS) langsung menuding kelompok ISIS kemungkinan berada di balik serangan tersebut. Pernyataan AS itu dibenarkan dengan pengakuan dari ISIS.

BACA JUGA:
ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Penembakan di Gedung Konser Moskow Rusia

Peringatan Amerika Serikat
Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Rusia ternyata telah memberi peringatan terkait potensi serangan teror yang dilakukan ISIS.  &amp;ldquo;Kedutaan Besar memantau laporan bahwa para ekstremis mempunyai rencana menargetkan pertemuan besar di Moskow, termasuk konser, dan warga AS harus disarankan menghindari pertemuan besar selama 48 jam ke depan,&amp;rdquo; kata kedutaan di situs webnya.Sebagai konsekuensi, mereka meminta agar warga AS tidak berada di Rusia selama perang melawan Ukraina &amp;ndash; secara khusus diberitahu untuk &amp;ldquo;menghindari keramaian&amp;rdquo; dan &amp;ldquo;waspada terhadap lingkungan sekitar Anda.&amp;rdquo;
Suasana Mencekam
Bagaimana kronologi kejadian tersebut? Melansir BBC, lebih dari 6.000 orang Rusia berbondong-bondong ke kompleks ritel dan konser di Balai Kota Crocus untuk menonton konser grup rock Picnic.

BACA JUGA:
Serangan Udara Rusia Targetkan Kyiv, Ukraina Tembak Jatuh 31 Rudal

Seorang saksi mata mengatakan, penyerangan terjadi beberapa menit sebelum band tersebut dijadwalkan tampil di panggung. Anggota band Picnic dilaporkan tidak terluka.
Seorang penjaga keamanan menuturkan bagaimana para penyerang bersenjata lengkap menyerbu ke dalam serambi sambil menembakkan peluru ketika dia dan rekan-rekannya sedang bekerja di pintu masuk pusat.</description><content:encoded>MOSKOW -  Gerak cepat dilakukan otoritas keamanan Rusia menyusul tragedi penembakan massal di gedung konser musik di Moskow, Rusia, Sabtu (23/3/2024) pagi WIB. Sebelas orang berhasil diamankan dalam tragedi terbesar Rusia dalam beberapa tahun terakhir tersebut.
Dikutip dari BBC, yang mengutip kata kepala keamanan Rusia dalam laporannya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin menyebutkan 11 orang yang ditahan, termasuk empat orang yang terlibat langsung dalam penyerangan.

BACA JUGA:
Kronologi Penembakan Massal di Rusia, Sejumlah Pelaku Tembaki Pengunjung Sebelum Konser

Sementara, dalam laporan terbarunya, disebutkan jika jumlah korban meningkat dari 60 menjadi 115 orang sampai Sabtu (23/3/2024) pukul 15.00 WIB  ketika orang-orang bersenjata menyerang tempat konser yang penuh sesak di pinggiran Moskow.
&quot;Setidaknya 115 orang tewas dan lebih dari 140 orang lainnya terluka di Balai Kota Crocus,&quot; kata Rusia dikutip BBC. Rusia termasuk Presiden Vladimir Putin yang baru terpilih belum berkomentar terkait tragedi tersebut. Justru Amerika Serikat (AS) langsung menuding kelompok ISIS kemungkinan berada di balik serangan tersebut. Pernyataan AS itu dibenarkan dengan pengakuan dari ISIS.

BACA JUGA:
ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Penembakan di Gedung Konser Moskow Rusia

Peringatan Amerika Serikat
Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Rusia ternyata telah memberi peringatan terkait potensi serangan teror yang dilakukan ISIS.  &amp;ldquo;Kedutaan Besar memantau laporan bahwa para ekstremis mempunyai rencana menargetkan pertemuan besar di Moskow, termasuk konser, dan warga AS harus disarankan menghindari pertemuan besar selama 48 jam ke depan,&amp;rdquo; kata kedutaan di situs webnya.Sebagai konsekuensi, mereka meminta agar warga AS tidak berada di Rusia selama perang melawan Ukraina &amp;ndash; secara khusus diberitahu untuk &amp;ldquo;menghindari keramaian&amp;rdquo; dan &amp;ldquo;waspada terhadap lingkungan sekitar Anda.&amp;rdquo;
Suasana Mencekam
Bagaimana kronologi kejadian tersebut? Melansir BBC, lebih dari 6.000 orang Rusia berbondong-bondong ke kompleks ritel dan konser di Balai Kota Crocus untuk menonton konser grup rock Picnic.

BACA JUGA:
Serangan Udara Rusia Targetkan Kyiv, Ukraina Tembak Jatuh 31 Rudal

Seorang saksi mata mengatakan, penyerangan terjadi beberapa menit sebelum band tersebut dijadwalkan tampil di panggung. Anggota band Picnic dilaporkan tidak terluka.
Seorang penjaga keamanan menuturkan bagaimana para penyerang bersenjata lengkap menyerbu ke dalam serambi sambil menembakkan peluru ketika dia dan rekan-rekannya sedang bekerja di pintu masuk pusat.</content:encoded></item></channel></rss>
