<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ironi Perang Sarung, Dulu Permainan Candaan Kini Jadi Ajang Tawuran Renggut Korban</title><description>Perang sarung marak terjadi saat Ramadhan dan meresahkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/23/337/2987023/ironi-perang-sarung-dulu-permainan-candaan-kini-jadi-ajang-tawuran-renggut-korban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/23/337/2987023/ironi-perang-sarung-dulu-permainan-candaan-kini-jadi-ajang-tawuran-renggut-korban"/><item><title>Ironi Perang Sarung, Dulu Permainan Candaan Kini Jadi Ajang Tawuran Renggut Korban</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/23/337/2987023/ironi-perang-sarung-dulu-permainan-candaan-kini-jadi-ajang-tawuran-renggut-korban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/23/337/2987023/ironi-perang-sarung-dulu-permainan-candaan-kini-jadi-ajang-tawuran-renggut-korban</guid><pubDate>Sabtu 23 Maret 2024 06:32 WIB</pubDate><dc:creator>Shafira Aprilia Hadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/22/337/2987023/ironi-perang-sarung-dulu-permainan-candaan-kini-jadi-ajang-tawuran-renggut-korban-tyj03p6mSj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perang sarung (Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/22/337/2987023/ironi-perang-sarung-dulu-permainan-candaan-kini-jadi-ajang-tawuran-renggut-korban-tyj03p6mSj.jpg</image><title>Perang sarung (Istimewa)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xOS8xLzE3ODU1MC81L3g4dXhmY2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PERANG sarung marak terjadi pada Ramadhan 1445 Hijriah dan sangat meresahkan. Betapa tidak, perang sarung yang dulu hanya sebatas permainan anak-anak, kini justru jadi ajang tawuran hingga menelan korban jiwa.
Perang sarung adalah jenis permainan anak-anak di Indonesia yang lazim terjadi khususnya di Ramadhan. Mereka biasanya mengikat ujung kain sarung hingga berbentuk lancip dipakai untuk memukul teman yang lain.
Ini hanya sebatas bercanda saja dan dilakoni penuh tawa dengan saling balas memecut.
Biasanya perang sarung digelar usai tarawih, saat sahur atau menjelang shalat subuh di bulan puasa.

BACA JUGA:
Remaja di Serang Perang Sarung Bawa Samurai

Belum diketahui dari mana asal-usul permainan ini.
Namun ironinya, saat ini perang sarung telah berubah konsep yang dulunya hanya untuk bercanda menjadi ajang melukai, mengeroyok hingga membunuh lawan.
Malang
Seperti yang terjadi di Malang pada Rabu 13 Maret 2024. Dua kelompok remaja berkumpul untuk perang sarung di area sekitar futsal Widyagama, Jalan Borobudur, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Tapi aksi mereka berhasil dibubarkan warga.
Warga mendapati mereka membawa golok dan potongan besi yang disembunyikan di dalam sarungnya untuk mecelakai lawan.

BACA JUGA:
Polisi Dalami Tewasnya Remaja Akibat Perang Sarung di Lampung Selatan

Lampung
Kejadian serupa juga terjadi di Kalianda, Lampung Selatan. Seorang remaja 14 tahun, Levino Rafa Fadila tewas dalam perang antar kelompok anak baru gede Desa Kecapi dan Desa Pematang, pada Senin 18 Maret 2024 malam.
Bekasi
Di Bekasi, Perang sarung juga menewaskan seorang pelajar berinisial AA (17). Peristiwa terjadi di Jalan Arteri Tol Cibitung, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat 16 Maret 2024.
Korban tewas terkena pukulan keras kunci shock berbentuk T di kepalanya saat saling serang dengan sarung.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xOS8xLzE3ODU1MC81L3g4dXhmY2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PERANG sarung marak terjadi pada Ramadhan 1445 Hijriah dan sangat meresahkan. Betapa tidak, perang sarung yang dulu hanya sebatas permainan anak-anak, kini justru jadi ajang tawuran hingga menelan korban jiwa.
Perang sarung adalah jenis permainan anak-anak di Indonesia yang lazim terjadi khususnya di Ramadhan. Mereka biasanya mengikat ujung kain sarung hingga berbentuk lancip dipakai untuk memukul teman yang lain.
Ini hanya sebatas bercanda saja dan dilakoni penuh tawa dengan saling balas memecut.
Biasanya perang sarung digelar usai tarawih, saat sahur atau menjelang shalat subuh di bulan puasa.

BACA JUGA:
Remaja di Serang Perang Sarung Bawa Samurai

Belum diketahui dari mana asal-usul permainan ini.
Namun ironinya, saat ini perang sarung telah berubah konsep yang dulunya hanya untuk bercanda menjadi ajang melukai, mengeroyok hingga membunuh lawan.
Malang
Seperti yang terjadi di Malang pada Rabu 13 Maret 2024. Dua kelompok remaja berkumpul untuk perang sarung di area sekitar futsal Widyagama, Jalan Borobudur, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Tapi aksi mereka berhasil dibubarkan warga.
Warga mendapati mereka membawa golok dan potongan besi yang disembunyikan di dalam sarungnya untuk mecelakai lawan.

BACA JUGA:
Polisi Dalami Tewasnya Remaja Akibat Perang Sarung di Lampung Selatan

Lampung
Kejadian serupa juga terjadi di Kalianda, Lampung Selatan. Seorang remaja 14 tahun, Levino Rafa Fadila tewas dalam perang antar kelompok anak baru gede Desa Kecapi dan Desa Pematang, pada Senin 18 Maret 2024 malam.
Bekasi
Di Bekasi, Perang sarung juga menewaskan seorang pelajar berinisial AA (17). Peristiwa terjadi di Jalan Arteri Tol Cibitung, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat 16 Maret 2024.
Korban tewas terkena pukulan keras kunci shock berbentuk T di kepalanya saat saling serang dengan sarung.
</content:encoded></item></channel></rss>
