<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Rahasia Kecerdasan Gus Dur yang Bikin Penasaran</title><description>Mereka duduk di dalam mobil setelah Gus Dur selesai memberikan ceramah keagamaan dan kebangsaan di suatu daerah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/23/337/2987268/humor-rahasia-kecerdasan-gus-dur-yang-bikin-penasaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/23/337/2987268/humor-rahasia-kecerdasan-gus-dur-yang-bikin-penasaran"/><item><title>Humor Rahasia Kecerdasan Gus Dur yang Bikin Penasaran</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/23/337/2987268/humor-rahasia-kecerdasan-gus-dur-yang-bikin-penasaran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/23/337/2987268/humor-rahasia-kecerdasan-gus-dur-yang-bikin-penasaran</guid><pubDate>Minggu 24 Maret 2024 03:15 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/23/337/2987268/humor-rahasia-kecerdasan-gus-dur-yang-bikin-penasaran-7UZNFFhbhk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Dur (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/23/337/2987268/humor-rahasia-kecerdasan-gus-dur-yang-bikin-penasaran-7UZNFFhbhk.jpg</image><title>Gus Dur (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Suatu hari, seorang wartawan mengajukan pertanyaan kepada KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mengenai kecerdasannya yang terkenal di kalangan masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri.

Mereka duduk di dalam mobil setelah Gus Dur selesai memberikan ceramah keagamaan dan kebangsaan di suatu daerah.

&amp;ldquo;Gus, rahasia Anda apa sih sampai bisa berpikir hebat? tanya wartawan sebegaimana dikutip dari Nu Online, Sabtu 23 Maret 2024.

BACA JUGA:
Langit Jernih Indonesia, Membersihkan Polusi Informasi di Jagat Maya


Gus Dur, dengan sikapnya yang selalu santun, tersenyum tipis. &quot;Ah, biasa aja,&quot; jawab Gus Dur diplomatis,

Namun, wartawan tersebut tidak puas.  &amp;ldquo;Sungguh Gus, bahkan Cak Nur (Nurkholis Madjid), pemikir modern yang katanya bahan bacaannya ribuan buku, tapi ilmu sampeyan lebih lengkap darinya, berarti bacaan sampeyan lebih banyak lagi dong,&amp;rdquo; ujar Ramdhani dengan polosnya.

BACA JUGA:
Penembakan di Moskow, Kemenlu: Belum Ada Laporan WNI Menjadi Korban


Gus Dur menjawab dengan ramah, &quot;Baik, kalau anggapan sampeyan demikian,&amp;rdquo; tutur Gus Dur enteng.

Wartawan itu kemudian bertanya lagi, &amp;ldquo;Lalu, apa rahasianya Gus?&amp;rdquo;

Gus Dur tersenyum sambil menjawab, &amp;ldquo;Rahasianya, kalau Cak Nur membaca buku-bukunya hingga pengantarnya, kalau saya cukup daftar isinya saja,&amp;rdquo; jawab Gus Dur sambil terkekeh.</description><content:encoded>JAKARTA - Suatu hari, seorang wartawan mengajukan pertanyaan kepada KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mengenai kecerdasannya yang terkenal di kalangan masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri.

Mereka duduk di dalam mobil setelah Gus Dur selesai memberikan ceramah keagamaan dan kebangsaan di suatu daerah.

&amp;ldquo;Gus, rahasia Anda apa sih sampai bisa berpikir hebat? tanya wartawan sebegaimana dikutip dari Nu Online, Sabtu 23 Maret 2024.

BACA JUGA:
Langit Jernih Indonesia, Membersihkan Polusi Informasi di Jagat Maya


Gus Dur, dengan sikapnya yang selalu santun, tersenyum tipis. &quot;Ah, biasa aja,&quot; jawab Gus Dur diplomatis,

Namun, wartawan tersebut tidak puas.  &amp;ldquo;Sungguh Gus, bahkan Cak Nur (Nurkholis Madjid), pemikir modern yang katanya bahan bacaannya ribuan buku, tapi ilmu sampeyan lebih lengkap darinya, berarti bacaan sampeyan lebih banyak lagi dong,&amp;rdquo; ujar Ramdhani dengan polosnya.

BACA JUGA:
Penembakan di Moskow, Kemenlu: Belum Ada Laporan WNI Menjadi Korban


Gus Dur menjawab dengan ramah, &quot;Baik, kalau anggapan sampeyan demikian,&amp;rdquo; tutur Gus Dur enteng.

Wartawan itu kemudian bertanya lagi, &amp;ldquo;Lalu, apa rahasianya Gus?&amp;rdquo;

Gus Dur tersenyum sambil menjawab, &amp;ldquo;Rahasianya, kalau Cak Nur membaca buku-bukunya hingga pengantarnya, kalau saya cukup daftar isinya saja,&amp;rdquo; jawab Gus Dur sambil terkekeh.</content:encoded></item></channel></rss>
