<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rusia Hujani Kyiv dan Lviv di Ukraina dengan Tembakan Rudal dan Serangan Drone </title><description>Pasukan pertahana Ukraina mengklaim menembak jatuh lebih dari selusin rudal yang ditembakkan Rusia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/24/18/2987568/rusia-hujani-kyiv-dan-lviv-di-ukraina-dengan-tembakan-rudal-dan-serangan-drone</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/24/18/2987568/rusia-hujani-kyiv-dan-lviv-di-ukraina-dengan-tembakan-rudal-dan-serangan-drone"/><item><title>Rusia Hujani Kyiv dan Lviv di Ukraina dengan Tembakan Rudal dan Serangan Drone </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/24/18/2987568/rusia-hujani-kyiv-dan-lviv-di-ukraina-dengan-tembakan-rudal-dan-serangan-drone</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/24/18/2987568/rusia-hujani-kyiv-dan-lviv-di-ukraina-dengan-tembakan-rudal-dan-serangan-drone</guid><pubDate>Minggu 24 Maret 2024 15:22 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/24/18/2987568/rusia-hujani-kyiv-dan-lviv-di-ukraina-dengan-tembakan-rudal-dan-serangan-drone-bEHT57tCHf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/24/18/2987568/rusia-hujani-kyiv-dan-lviv-di-ukraina-dengan-tembakan-rudal-dan-serangan-drone-bEHT57tCHf.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMy8xLzE3ODY5Ni81L3g4dmdhNnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KYIV - Rusia meluncurkan 57 rudal dan drone ke Ukraina pada Minggu, (24/3/2024), termasuk serangan ke Kyiv dan wilayah Lviv di Ukraina barat, kata para pejabat. Sementara itu angkatan bersenjata Polandia mengatakan salah satu rudal jelajah Rusia sempat melanggar wilayah udara Polandia.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Serangan Udara Rusia Targetkan Kyiv, Ukraina Tembak Jatuh 31 Rudal&amp;nbsp;

Angkatan udara Ukraina menghancurkan 18 dari 29 rudal yang diluncurkan Rusia dan 25 dari 28 drone penyerang, kata angkatan udara Ukraina melalui aplikasi pesan Telegram yang dilansir Reuters.
Beberapa ledakan mengguncang Kyiv pada Minggu pagi, dengan pasukan pertahanan udara Ukraina menghancurkan sekira selusin rudal yang diluncurkan Rusia di ibu kota dan sekitarnya, Serhiy Popko, kepala administrasi militer Kyiv, mengatakan melalui Telegram.
Ia menambahkan, hanya ada kerusakan kecil akibat serangan tersebut.
Rusia telah menggempur Ukraina selama berhari-hari dalam serangan yang digambarkan oleh Moskow sebagai balas dendam atas serangan Ukraina pada pemilihan presiden baru-baru ini.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Rusia Sebut 10 WNI Jadi Tentara Bayaran di Ukraina, Panglima TNI : Hoaks Itu!&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Untuk pagi ketiga menjelang fajar minggu ini, seluruh Ukraina berada dalam siaga udara dan telah disarankan untuk mencari perlindungan,&amp;rdquo; Duta Besar Amerika Serikat Bridget Brink menulis di X pada Minggu pagi.
&amp;ldquo;Rusia terus meluncurkan drone dan rudal tanpa pandang bulu tanpa mempedulikan jutaan warga sipil, dan melanggar hukum internasional.&amp;rdquo;Kementerian Pertahanan Rusia tidak segera membalas permintaan komentar.
Angkatan bersenjata Polandia mengatakan bahwa salah satu rudal jelajah Rusia yang diluncurkan di wilayah Lviv, Ukraina Barat, melanggar wilayah udara Polandia.
&amp;ldquo;Benda tersebut memasuki ruang angkasa Polandia di dekat kota Oserdow (Provinsi Lublin) dan berada di sana selama 39 detik,&amp;rdquo; kata angkatan bersenjata di platform media sosial X. &amp;ldquo;Selama penerbangan, benda tersebut diamati oleh sistem radar militer.&amp;rdquo;

BACA JUGA:
Beredar Foto Pelaku Penembakan Massal di Moskow Rusia, Diduga Akan Kabur ke Ukraina

Angkatan bersenjata sebelumnya mengatakan bahwa Polandia dan pesawat sekutu diaktifkan selama serangan itu untuk menjamin keamanan wilayah udara Polandia.
Walikota Lviv Andriy Sadovyi mengatakan melalui Telegram bahwa tidak ada serangan terhadap kota tersebut namun sekira 20 rudal dan tujuh drone penyerang telah diluncurkan ke wilayah Lviv yang lebih luas, menargetkan &amp;ldquo;infrastruktur penting&amp;rdquo;.Serangan ini terjadi hanya dua hari setelah kelompok teroris bersenjata melakukan penembakan membabi buta di balai kota Crocus, wilayah Moskow, Rusia, menewaskan setidaknya 133 orang dan melukai ratusan lainnya. Para pelaku berhasil ditangkap saat berusaha melarikan diri ke wilayah Ukraina.
Kelompok teroris ISIS mengklaim bertanggung jawab atas penembakan itu, namun pihak Rusia masih mencari adanya hubungan antara serangan teror tersebut dengan Ukraina.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMy8xLzE3ODY5Ni81L3g4dmdhNnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KYIV - Rusia meluncurkan 57 rudal dan drone ke Ukraina pada Minggu, (24/3/2024), termasuk serangan ke Kyiv dan wilayah Lviv di Ukraina barat, kata para pejabat. Sementara itu angkatan bersenjata Polandia mengatakan salah satu rudal jelajah Rusia sempat melanggar wilayah udara Polandia.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Serangan Udara Rusia Targetkan Kyiv, Ukraina Tembak Jatuh 31 Rudal&amp;nbsp;

Angkatan udara Ukraina menghancurkan 18 dari 29 rudal yang diluncurkan Rusia dan 25 dari 28 drone penyerang, kata angkatan udara Ukraina melalui aplikasi pesan Telegram yang dilansir Reuters.
Beberapa ledakan mengguncang Kyiv pada Minggu pagi, dengan pasukan pertahanan udara Ukraina menghancurkan sekira selusin rudal yang diluncurkan Rusia di ibu kota dan sekitarnya, Serhiy Popko, kepala administrasi militer Kyiv, mengatakan melalui Telegram.
Ia menambahkan, hanya ada kerusakan kecil akibat serangan tersebut.
Rusia telah menggempur Ukraina selama berhari-hari dalam serangan yang digambarkan oleh Moskow sebagai balas dendam atas serangan Ukraina pada pemilihan presiden baru-baru ini.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Rusia Sebut 10 WNI Jadi Tentara Bayaran di Ukraina, Panglima TNI : Hoaks Itu!&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Untuk pagi ketiga menjelang fajar minggu ini, seluruh Ukraina berada dalam siaga udara dan telah disarankan untuk mencari perlindungan,&amp;rdquo; Duta Besar Amerika Serikat Bridget Brink menulis di X pada Minggu pagi.
&amp;ldquo;Rusia terus meluncurkan drone dan rudal tanpa pandang bulu tanpa mempedulikan jutaan warga sipil, dan melanggar hukum internasional.&amp;rdquo;Kementerian Pertahanan Rusia tidak segera membalas permintaan komentar.
Angkatan bersenjata Polandia mengatakan bahwa salah satu rudal jelajah Rusia yang diluncurkan di wilayah Lviv, Ukraina Barat, melanggar wilayah udara Polandia.
&amp;ldquo;Benda tersebut memasuki ruang angkasa Polandia di dekat kota Oserdow (Provinsi Lublin) dan berada di sana selama 39 detik,&amp;rdquo; kata angkatan bersenjata di platform media sosial X. &amp;ldquo;Selama penerbangan, benda tersebut diamati oleh sistem radar militer.&amp;rdquo;

BACA JUGA:
Beredar Foto Pelaku Penembakan Massal di Moskow Rusia, Diduga Akan Kabur ke Ukraina

Angkatan bersenjata sebelumnya mengatakan bahwa Polandia dan pesawat sekutu diaktifkan selama serangan itu untuk menjamin keamanan wilayah udara Polandia.
Walikota Lviv Andriy Sadovyi mengatakan melalui Telegram bahwa tidak ada serangan terhadap kota tersebut namun sekira 20 rudal dan tujuh drone penyerang telah diluncurkan ke wilayah Lviv yang lebih luas, menargetkan &amp;ldquo;infrastruktur penting&amp;rdquo;.Serangan ini terjadi hanya dua hari setelah kelompok teroris bersenjata melakukan penembakan membabi buta di balai kota Crocus, wilayah Moskow, Rusia, menewaskan setidaknya 133 orang dan melukai ratusan lainnya. Para pelaku berhasil ditangkap saat berusaha melarikan diri ke wilayah Ukraina.
Kelompok teroris ISIS mengklaim bertanggung jawab atas penembakan itu, namun pihak Rusia masih mencari adanya hubungan antara serangan teror tersebut dengan Ukraina.</content:encoded></item></channel></rss>
