<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tabligh Akbar Ramadan RCTI, Ustadz Taufiqurrahman: Lebih Mahal Nikmat Harta atau Waktu?</title><description>Mana lebih mahal, nikmat harta atau nikmat waktu?</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/24/337/2987602/tabligh-akbar-ramadan-rcti-ustadz-taufiqurrahman-lebih-mahal-nikmat-harta-atau-waktu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/24/337/2987602/tabligh-akbar-ramadan-rcti-ustadz-taufiqurrahman-lebih-mahal-nikmat-harta-atau-waktu"/><item><title>Tabligh Akbar Ramadan RCTI, Ustadz Taufiqurrahman: Lebih Mahal Nikmat Harta atau Waktu?</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/24/337/2987602/tabligh-akbar-ramadan-rcti-ustadz-taufiqurrahman-lebih-mahal-nikmat-harta-atau-waktu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/24/337/2987602/tabligh-akbar-ramadan-rcti-ustadz-taufiqurrahman-lebih-mahal-nikmat-harta-atau-waktu</guid><pubDate>Minggu 24 Maret 2024 17:29 WIB</pubDate><dc:creator>Ismet Humaedi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/24/337/2987602/tabligh-akbar-ramadan-rcti-ustadz-taufiqurrahman-lebih-mahal-nikmat-harta-atau-waktu-Imodb3fICO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tabligh Akbar RCTI (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/24/337/2987602/tabligh-akbar-ramadan-rcti-ustadz-taufiqurrahman-lebih-mahal-nikmat-harta-atau-waktu-Imodb3fICO.jpg</image><title>Tabligh Akbar RCTI (Foto: MPI)</title></images><description>TANGERANG - Menyambut bulan suci Ramadan 1445 H, RCTI kembali menggelar Tabligh Akbar Ramadan dan kali ini singgah di Lapangan Elektrik Puspem, Kota Tangerang, Jumat (22/3/2024). Salah satu penceramahnya ada Ustaz Taufiqurrahman yang menjelaskan tentang nikmat waktu.

Tentu banyak kenikmatan yang telah diberikan Allah SWT kepada umatnya, baik itu nikmat harta, nikmat waktu dan kenikmatan lainnya. Ustaz Taufiqurrahman pun memaparkan kenyataan yang banyak dilakukan orang yang lebih memilih nikmat waktu, tapi dibuang sia-sia.


BACA JUGA:
1 RW di Kampung Lebak Bekasi Terendam Banjir, Ini Penyebabnya


&amp;ldquo;Mana lebih mahal, nikmat harta atau nikmat waktu? Nikmat waktu. tapi kenyataannya banyak orang buang-buang waktu,&amp;rdquo; katanya.

Beliau juga menerangkan waktu yang paling mustajab untuk berdoa dan mendekatkan diri kepada sang Maha Pencipta. &amp;ldquo;Kenapa buang waktu? Kesana kemari jalan-jalan , terutama di Ramadan menjelang buka puasa itu waktu paling mustajab. Banyak orang ngabuburit dan itu buang-buang waktu,&amp;rdquo; ujarnya.

Ustaz Taufiqurrahman menjelaskan bahwa waktu ngabuburit atau menjelang buka puasa itu waktu paling mustajab untuk beribadah. Begitu juga saat memasuki waktu sahur.


BACA JUGA:
KPU Kumpulkan Divisi Hukum Persiapan PHPU di MK


Saat menunggu sahur, waktu separuh malam sampai waktu sahur itu waktu paling mustajab. Allah membuka pintu langit bagi hamba-hambanya. Banyak orang menghabiskan waktunya dengan main catur, main gapleh, nonton dan itu buang-buang waktu

&amp;ldquo;Seandainya dia ambil wudhu, solat dan berdoa kepada Allah SWT, niscaya dia akan diterima semua permohonannya oleh Allah. Jadi, jangan buang-buang waktu,&amp;rdquo; ucapnya.Kemudian Ustaz Taufiqurrahman juga menjelaskan ciri-ciri orang ahli surga, yaitu orang yang shalatnya khusyu, tidak buang-buang waktu.

&amp;ldquo;Makanya dalam kehidupan pun sebelum kita melakukan sesuatu tanya dulu sia-sia atau ada pahalanya? Kalau sia-sia tinggalkan,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>TANGERANG - Menyambut bulan suci Ramadan 1445 H, RCTI kembali menggelar Tabligh Akbar Ramadan dan kali ini singgah di Lapangan Elektrik Puspem, Kota Tangerang, Jumat (22/3/2024). Salah satu penceramahnya ada Ustaz Taufiqurrahman yang menjelaskan tentang nikmat waktu.

Tentu banyak kenikmatan yang telah diberikan Allah SWT kepada umatnya, baik itu nikmat harta, nikmat waktu dan kenikmatan lainnya. Ustaz Taufiqurrahman pun memaparkan kenyataan yang banyak dilakukan orang yang lebih memilih nikmat waktu, tapi dibuang sia-sia.


BACA JUGA:
1 RW di Kampung Lebak Bekasi Terendam Banjir, Ini Penyebabnya


&amp;ldquo;Mana lebih mahal, nikmat harta atau nikmat waktu? Nikmat waktu. tapi kenyataannya banyak orang buang-buang waktu,&amp;rdquo; katanya.

Beliau juga menerangkan waktu yang paling mustajab untuk berdoa dan mendekatkan diri kepada sang Maha Pencipta. &amp;ldquo;Kenapa buang waktu? Kesana kemari jalan-jalan , terutama di Ramadan menjelang buka puasa itu waktu paling mustajab. Banyak orang ngabuburit dan itu buang-buang waktu,&amp;rdquo; ujarnya.

Ustaz Taufiqurrahman menjelaskan bahwa waktu ngabuburit atau menjelang buka puasa itu waktu paling mustajab untuk beribadah. Begitu juga saat memasuki waktu sahur.


BACA JUGA:
KPU Kumpulkan Divisi Hukum Persiapan PHPU di MK


Saat menunggu sahur, waktu separuh malam sampai waktu sahur itu waktu paling mustajab. Allah membuka pintu langit bagi hamba-hambanya. Banyak orang menghabiskan waktunya dengan main catur, main gapleh, nonton dan itu buang-buang waktu

&amp;ldquo;Seandainya dia ambil wudhu, solat dan berdoa kepada Allah SWT, niscaya dia akan diterima semua permohonannya oleh Allah. Jadi, jangan buang-buang waktu,&amp;rdquo; ucapnya.Kemudian Ustaz Taufiqurrahman juga menjelaskan ciri-ciri orang ahli surga, yaitu orang yang shalatnya khusyu, tidak buang-buang waktu.

&amp;ldquo;Makanya dalam kehidupan pun sebelum kita melakukan sesuatu tanya dulu sia-sia atau ada pahalanya? Kalau sia-sia tinggalkan,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
