<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Hindari Macet Lebaran, Warga Pilih Mudik Lebih Awal</title><description>Ahmad mengaku setiap perayaan hari Raya Idul Fitri selalu dilakukan di kampung halamannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/24/338/2987536/hindari-macet-lebaran-warga-pilih-mudik-lebih-awal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/24/338/2987536/hindari-macet-lebaran-warga-pilih-mudik-lebih-awal"/><item><title> Hindari Macet Lebaran, Warga Pilih Mudik Lebih Awal</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/24/338/2987536/hindari-macet-lebaran-warga-pilih-mudik-lebih-awal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/24/338/2987536/hindari-macet-lebaran-warga-pilih-mudik-lebih-awal</guid><pubDate>Minggu 24 Maret 2024 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/24/338/2987536/hindari-macet-lebaran-warga-pilih-mudik-lebih-awal-VmzXLWIw1M.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mudik lebaran (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/24/338/2987536/hindari-macet-lebaran-warga-pilih-mudik-lebih-awal-VmzXLWIw1M.jpg</image><title>Mudik lebaran (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yNC8xLzE3ODc0My81L3g4dmozOGs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Salah satu pemudik, Ahmad Ibnu (33) memilih mudik atau pulang ke kampung halaman lebih dulu, karena menghindari macet saat arus mudik lebaran 2024. Dia berangkat dari terminal Pulogebang, Jakarta Timur menuju Madura, Jawa Timur.
Ahmad mengaku setiap perayaan hari Raya Idul Fitri selalu dilakukan di kampung halamannya.
&quot;Karena biar enggak macet aja, terus kerja udah selesai jadi waktunya pulang aja gitu, tahun lalu (mudiknya) juga seperti ini,&quot; kata Ahmad saat ditemui MNC Portal Indonesia di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Minggu (24/3/2024).

BACA JUGA:
Lebaran 2024 Semakin Dekat, Ini Saran dari Polri Bagi Para Pemudik&amp;nbsp;

Tak sendirian, dia juga membawa sanak keluarga pada mudik lebaran tahun ini. Untuk harga tiket yang dibayarkan untuk perjalanan menuju Madura menurutnya masih normal jika melaksanakan mudik saat ini.
&quot;(Tiket Jakarta - Jawa Timur) Rp 550.000, perjalanan biasanya 12 jam,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Cak Imin: Berbagai Kekurangan Pilpres 2024 Ditemui Jauh Sebelum Pencoblosan

Ahmad dan keluarga juga akan menghabiskan waktu lebih lama di kampung halaman. Sebab dia akan kembali ke Jakarta jika arus lalu lintas sudah tidak padat.
&quot;Nanti abis lebaran balik lagi, mudik lagi kalau udah ini lebaran ketupat. Yang penting jalan sepi,&quot; katanya.Bedasarkan pantauan MNC Portal Indonesia, sekitar pukul 12.30 WIB, bangku yang disediakan pihak terminal belum terisi penuh oleh para penumpang yang sedang menunggu bus tujuan mereka. Barang bawaan penumpang juga masih tersusun rapih, yang mana tidak menganggu para pejalan kaki.

Mereka terlihat duduk dengan tenang sambil bermain handphone di bangku yang telah disediakan. Ada juga para orang tua yang menjaga anaknya di area bermain yang telah disediakan pihak terminal.



Bedasarkan layanan informasi di terminal itu, hingga pukul 14.00 WIB baru 555 orang berangkat dari terminal Pulogebang, dengan jumlah 89 bus. Sedangkan 561 orang tiba di terminal Pulogebang dengan jumlah 137 bus.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yNC8xLzE3ODc0My81L3g4dmozOGs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Salah satu pemudik, Ahmad Ibnu (33) memilih mudik atau pulang ke kampung halaman lebih dulu, karena menghindari macet saat arus mudik lebaran 2024. Dia berangkat dari terminal Pulogebang, Jakarta Timur menuju Madura, Jawa Timur.
Ahmad mengaku setiap perayaan hari Raya Idul Fitri selalu dilakukan di kampung halamannya.
&quot;Karena biar enggak macet aja, terus kerja udah selesai jadi waktunya pulang aja gitu, tahun lalu (mudiknya) juga seperti ini,&quot; kata Ahmad saat ditemui MNC Portal Indonesia di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Minggu (24/3/2024).

BACA JUGA:
Lebaran 2024 Semakin Dekat, Ini Saran dari Polri Bagi Para Pemudik&amp;nbsp;

Tak sendirian, dia juga membawa sanak keluarga pada mudik lebaran tahun ini. Untuk harga tiket yang dibayarkan untuk perjalanan menuju Madura menurutnya masih normal jika melaksanakan mudik saat ini.
&quot;(Tiket Jakarta - Jawa Timur) Rp 550.000, perjalanan biasanya 12 jam,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Cak Imin: Berbagai Kekurangan Pilpres 2024 Ditemui Jauh Sebelum Pencoblosan

Ahmad dan keluarga juga akan menghabiskan waktu lebih lama di kampung halaman. Sebab dia akan kembali ke Jakarta jika arus lalu lintas sudah tidak padat.
&quot;Nanti abis lebaran balik lagi, mudik lagi kalau udah ini lebaran ketupat. Yang penting jalan sepi,&quot; katanya.Bedasarkan pantauan MNC Portal Indonesia, sekitar pukul 12.30 WIB, bangku yang disediakan pihak terminal belum terisi penuh oleh para penumpang yang sedang menunggu bus tujuan mereka. Barang bawaan penumpang juga masih tersusun rapih, yang mana tidak menganggu para pejalan kaki.

Mereka terlihat duduk dengan tenang sambil bermain handphone di bangku yang telah disediakan. Ada juga para orang tua yang menjaga anaknya di area bermain yang telah disediakan pihak terminal.



Bedasarkan layanan informasi di terminal itu, hingga pukul 14.00 WIB baru 555 orang berangkat dari terminal Pulogebang, dengan jumlah 89 bus. Sedangkan 561 orang tiba di terminal Pulogebang dengan jumlah 137 bus.</content:encoded></item></channel></rss>
