<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Panas Terik, Banjir di Kampung Lebak Bekasi Tak Kunjung Surut</title><description>Banjir yang menggenang Kampung Lebak, Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi belum juga surut hingga siang hari ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/24/338/2987565/panas-terik-banjir-di-kampung-lebak-bekasi-tak-kunjung-surut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/24/338/2987565/panas-terik-banjir-di-kampung-lebak-bekasi-tak-kunjung-surut"/><item><title>Panas Terik, Banjir di Kampung Lebak Bekasi Tak Kunjung Surut</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/24/338/2987565/panas-terik-banjir-di-kampung-lebak-bekasi-tak-kunjung-surut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/24/338/2987565/panas-terik-banjir-di-kampung-lebak-bekasi-tak-kunjung-surut</guid><pubDate>Minggu 24 Maret 2024 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/24/338/2987565/panas-terik-banjir-di-kampung-lebak-bekasi-tak-kunjung-surut-gDeHk3ctf7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir menggenang permukiman warga Kampung Lebak, Bekasi (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/24/338/2987565/panas-terik-banjir-di-kampung-lebak-bekasi-tak-kunjung-surut-gDeHk3ctf7.jpg</image><title>Banjir menggenang permukiman warga Kampung Lebak, Bekasi (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Banjir yang menggenang Kampung Lebak, Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi belum juga surut hingga siang hari ini, Minggu (24/3/2024), kendati cuaca sedang panas terik. Ketinggian banjir di lokasi itu juga bervariasi.
Hal tersebut disampaikan Wardi (45) salah warga yang terdampak, kirimin air dari Bogor yang menyebabkan wilayahnya terendam banjir.
&quot;Kirimin dari Bogor, Cileungsi sering di sini udah langganan. Ketinggiannya bervariasi, di sini aja (bagian depan) satu meter di belakang bisa sampai dua meter,&quot; keluh Wardi kepada wartawan, Minggu (24/3/2024).

BACA JUGA:
Debit Air Sungai Cileungsi Meningkat, 9 RW di Bojongkulur Kebanjiran

Wardi menceritakan air kiriman itu mulai masuk ke wilayah sekitar pukul 05.00 WIB dan puncak ketinggian air terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, untuk banjir kali ini menurutnya akan lama surut.
&quot;Kalau surut biasanya 3 jam setelah puncaknya (tinggi air), kalau ini lebih dari 3 jam karena kan lautnya pasang,&quot; katanya.
Dia mengaku, banjir yang menggenang kawasan hampir terjadi setiap tahunnya. Oleh karena itu dia berharap pemerintah diminta serius menangani permasalahan ini.
&quot;Harapannya biar bagaimana pemerintah menangani banjir ini berdampak ke kita yang rakyat bawah, tanggul-tanggul di perbaiki, itu doang yang kita minta dari pemerintah,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Banjir yang menggenang Kampung Lebak, Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi belum juga surut hingga siang hari ini, Minggu (24/3/2024), kendati cuaca sedang panas terik. Ketinggian banjir di lokasi itu juga bervariasi.
Hal tersebut disampaikan Wardi (45) salah warga yang terdampak, kirimin air dari Bogor yang menyebabkan wilayahnya terendam banjir.
&quot;Kirimin dari Bogor, Cileungsi sering di sini udah langganan. Ketinggiannya bervariasi, di sini aja (bagian depan) satu meter di belakang bisa sampai dua meter,&quot; keluh Wardi kepada wartawan, Minggu (24/3/2024).

BACA JUGA:
Debit Air Sungai Cileungsi Meningkat, 9 RW di Bojongkulur Kebanjiran

Wardi menceritakan air kiriman itu mulai masuk ke wilayah sekitar pukul 05.00 WIB dan puncak ketinggian air terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, untuk banjir kali ini menurutnya akan lama surut.
&quot;Kalau surut biasanya 3 jam setelah puncaknya (tinggi air), kalau ini lebih dari 3 jam karena kan lautnya pasang,&quot; katanya.
Dia mengaku, banjir yang menggenang kawasan hampir terjadi setiap tahunnya. Oleh karena itu dia berharap pemerintah diminta serius menangani permasalahan ini.
&quot;Harapannya biar bagaimana pemerintah menangani banjir ini berdampak ke kita yang rakyat bawah, tanggul-tanggul di perbaiki, itu doang yang kita minta dari pemerintah,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
