<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahfud MD Optimistis Hakim MK Berani Buat Keputusan Monumental Sikapi PHPU Pilpres 2024</title><description>Padahal, pada tahun 2012, MK Indonesia termasuk 10 MK terbaik di dunia menurut Harvard Handbook karya Alex Tomsay.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/25/337/2987884/mahfud-md-optimistis-hakim-mk-berani-buat-keputusan-monumental-sikapi-phpu-pilpres-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/25/337/2987884/mahfud-md-optimistis-hakim-mk-berani-buat-keputusan-monumental-sikapi-phpu-pilpres-2024"/><item><title>Mahfud MD Optimistis Hakim MK Berani Buat Keputusan Monumental Sikapi PHPU Pilpres 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/25/337/2987884/mahfud-md-optimistis-hakim-mk-berani-buat-keputusan-monumental-sikapi-phpu-pilpres-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/25/337/2987884/mahfud-md-optimistis-hakim-mk-berani-buat-keputusan-monumental-sikapi-phpu-pilpres-2024</guid><pubDate>Senin 25 Maret 2024 12:04 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/25/337/2987884/mahfud-md-optimistis-hakim-mk-berani-buat-keputusan-monumental-sikapi-phpu-pilpres-2024-loQfvk7oUJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/25/337/2987884/mahfud-md-optimistis-hakim-mk-berani-buat-keputusan-monumental-sikapi-phpu-pilpres-2024-loQfvk7oUJ.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3, Mahfud MD optimistis para hakim di Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki keberanian untuk membuat keputusan monumental (landmark decision) dalam menyikapi permohonan perselisihan hasil pemilu (PHPU).

Keputusan monumental diyakini Mahfud, akan berdampak positif bagi MK di tengah citra lembaga ini yang terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya, ada hakim dan pegawai MK yang dijeblokskan ke penjara, dan ada yang diberi sanksi Majelis Kehormatan MK (MKMK) karena melanggar etik.

Padahal, pada tahun 2012, MK Indonesia termasuk 10 MK terbaik di dunia menurut Harvard Handbook karya Alex Tomsay. Buku itu, mencatat MK Indonesia sebagai lembaga yudisial yang paling efektif.


BACA JUGA:
 Dukung Gugatan PHPU Ganjar-Mahfud, Perindo: Diskualifikasi Capres Jadi Target&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&amp;ldquo;Saya harap MK sekarang ini bisa melakukan itu. Modalnya hanya satu, berani. Apa yang ditakuti? Putusan kita serahkan kepada hakim,&quot; kata Mahfud dalam keterangan resmi dari TPN, Senin (25/3/2024).

Ia berkata, putusan PHPU MK akan menunjukan penggunaan hukum yang harus dijunjung dalam bernegara. &quot;Ini akan kita jadikan sebagai panggung teater untuk menunjukkan bahwa hukum itu seharusnya begini, bahwa moral mendasari setiap kegiatan penegakan hukum, dan kegiatan politik. Bukan soal prosedur semata-mata,&amp;rdquo; katanya

Ketua MK periode 2008-2013 itu berharap, para hakim di MK kini memiliki kesadaran dan kemauan untuk membuat putusan monumental di tengah keraguan publik terhadap MK. Bahkan, ia menyatakan siap mengajukan bukti dan saksi dalam persidangan di MK pada sengketa PHPU Pilpres 2024.

Menurutnya, logika tuntutan atau permohonan yang diajukan sangat kuat dan logis serta didukung fakta pengadilan sebelumnya di beberapa negara yang membatalkan hasil pemilihan umum (pemilu).

&amp;ldquo;Didukung juga oleh sekurang-kurangnya tujuh negara yang sudah membatalkan keterpilihan seorang presiden misalnya di Kenya, Bolivia, Thailand, Ukraina. Tinggal hakim punya keberanian atau tidak? Kita akan adu argumen di pengadilan,&amp;rdquo; ujarnya.
Lebih lanjut, Mahfud menilai, proses hukum di MK akan menjadi edukasi bagi publik agar pada masa depan tidak hilang kepercayaan generasi penerus, bahwa jabatan politik sulit diraih orang yang hanya punya bakat dan keinginan.



&amp;ldquo;Kita tidak boleh membiarkan ada kesan di mata generasi muda untuk menjadi Presiden, Wapres, anggota DPR, menteri dan pejabat bisa ditempuh hanya kalau ada kekuasaan atau dekat kekuasaan dan punya uang,&quot; terang Mahfud.



&quot;Kalau sekarang, jika tidak punya uang jangan berharap. Tidak dekat kekuasaan jangan berharap. Harus hilangkan kesan seperti ini, sehingga nilai etik dan moral dibangun agar tidak membahayakan masa depan kita,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3, Mahfud MD optimistis para hakim di Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki keberanian untuk membuat keputusan monumental (landmark decision) dalam menyikapi permohonan perselisihan hasil pemilu (PHPU).

Keputusan monumental diyakini Mahfud, akan berdampak positif bagi MK di tengah citra lembaga ini yang terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya, ada hakim dan pegawai MK yang dijeblokskan ke penjara, dan ada yang diberi sanksi Majelis Kehormatan MK (MKMK) karena melanggar etik.

Padahal, pada tahun 2012, MK Indonesia termasuk 10 MK terbaik di dunia menurut Harvard Handbook karya Alex Tomsay. Buku itu, mencatat MK Indonesia sebagai lembaga yudisial yang paling efektif.


BACA JUGA:
 Dukung Gugatan PHPU Ganjar-Mahfud, Perindo: Diskualifikasi Capres Jadi Target&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&amp;ldquo;Saya harap MK sekarang ini bisa melakukan itu. Modalnya hanya satu, berani. Apa yang ditakuti? Putusan kita serahkan kepada hakim,&quot; kata Mahfud dalam keterangan resmi dari TPN, Senin (25/3/2024).

Ia berkata, putusan PHPU MK akan menunjukan penggunaan hukum yang harus dijunjung dalam bernegara. &quot;Ini akan kita jadikan sebagai panggung teater untuk menunjukkan bahwa hukum itu seharusnya begini, bahwa moral mendasari setiap kegiatan penegakan hukum, dan kegiatan politik. Bukan soal prosedur semata-mata,&amp;rdquo; katanya

Ketua MK periode 2008-2013 itu berharap, para hakim di MK kini memiliki kesadaran dan kemauan untuk membuat putusan monumental di tengah keraguan publik terhadap MK. Bahkan, ia menyatakan siap mengajukan bukti dan saksi dalam persidangan di MK pada sengketa PHPU Pilpres 2024.

Menurutnya, logika tuntutan atau permohonan yang diajukan sangat kuat dan logis serta didukung fakta pengadilan sebelumnya di beberapa negara yang membatalkan hasil pemilihan umum (pemilu).

&amp;ldquo;Didukung juga oleh sekurang-kurangnya tujuh negara yang sudah membatalkan keterpilihan seorang presiden misalnya di Kenya, Bolivia, Thailand, Ukraina. Tinggal hakim punya keberanian atau tidak? Kita akan adu argumen di pengadilan,&amp;rdquo; ujarnya.
Lebih lanjut, Mahfud menilai, proses hukum di MK akan menjadi edukasi bagi publik agar pada masa depan tidak hilang kepercayaan generasi penerus, bahwa jabatan politik sulit diraih orang yang hanya punya bakat dan keinginan.



&amp;ldquo;Kita tidak boleh membiarkan ada kesan di mata generasi muda untuk menjadi Presiden, Wapres, anggota DPR, menteri dan pejabat bisa ditempuh hanya kalau ada kekuasaan atau dekat kekuasaan dan punya uang,&quot; terang Mahfud.



&quot;Kalau sekarang, jika tidak punya uang jangan berharap. Tidak dekat kekuasaan jangan berharap. Harus hilangkan kesan seperti ini, sehingga nilai etik dan moral dibangun agar tidak membahayakan masa depan kita,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
