<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Jamin Tak Ada Kenaikan Harga Sembako Jelang Lebaran 2024</title><description>Zulhas menjelaskan, harga yang stabil itu merupakan hasil dari terjaganya ketersediaan bahan pokok.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/25/337/2988003/pemerintah-jamin-tak-ada-kenaikan-harga-sembako-jelang-lebaran-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/25/337/2988003/pemerintah-jamin-tak-ada-kenaikan-harga-sembako-jelang-lebaran-2024"/><item><title>Pemerintah Jamin Tak Ada Kenaikan Harga Sembako Jelang Lebaran 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/25/337/2988003/pemerintah-jamin-tak-ada-kenaikan-harga-sembako-jelang-lebaran-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/25/337/2988003/pemerintah-jamin-tak-ada-kenaikan-harga-sembako-jelang-lebaran-2024</guid><pubDate>Senin 25 Maret 2024 15:03 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/25/337/2988003/pemerintah-jamin-tak-ada-kenaikan-harga-sembako-jelang-lebaran-2024-o4zC41m7dQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Zulkifli Hasan (Foto: Riana Rizkia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/25/337/2988003/pemerintah-jamin-tak-ada-kenaikan-harga-sembako-jelang-lebaran-2024-o4zC41m7dQ.jpg</image><title>Mendag Zulkifli Hasan (Foto: Riana Rizkia)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan memastikan tidak ada kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran 2024.

Hal itu ia ungkap Zulhas setelah menghadiri rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral Operasi Ketupat 2024 bersama TNI-Polri, Kemenko PMK, hingga Kemenag.

&quot;Insya Allah selama Ramadhan sampai Lebaran harga tidak naik,&quot; kata pria yang akrab disapa Zulhas, Senin (25/3/2024).

BACA JUGA:
IG Bank Indonesia Yogya Diretas, Beri Giveaway iPhone Murah Seharga Rp8,8 Juta&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Zulhas menjelaskan, harga yang stabil itu merupakan hasil dari terjaganya ketersediaan bahan pokok.

&quot;Stoknya cukup, banyak, beras udah panen dan hampir panen raya, cabe, bawang juga sekarang musimnya bagus,&quot; kata Zulhas.

BACA JUGA:
 Diperiksa KPK, Fadel Muhammad Cerita Pernah Dimintai Tolong di Proyek APD&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Untuk itu, Zulhas mengimbau agar masyarakat tidak membeli bahan pokok secara berlebihan, karena hingga lebaran stoknya cukup, dan tidak kurang.

Namun, Zulhas tidak menutup kemungkinan akan terjadi kenaikan harga, jika proses distribusi terhambat akibat memasuki masa arus mudik dan balik.

&quot;Harganya naik maka kami sudah minta warga, pemerintah daerah untuk menggunakan bantuan cadang dan tidak terduga itu untuk subsidi transportasinya,&quot; katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi mengatakan, stok cadangan pangan telah tercukupi hingga mencapai 1,2 juta ton.



&quot;Saya menyampaikan bahwa cadangan pangan pemerintah sangat cukup, hari ini ada 1,2 juta ton. Kemudian tadi Pak Mendag sudah sampaikan ada kerja sama antar daerah,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Ratusan ASN dan 5 Pejabat Diberi Sanksi Akibat Tak Netral di Pemilu 2024&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Arief juga menilai bahwa proses distribusi bahan pokok tidak akan terlalu terkendala. Berkat adanya aturan Polri yang telah mengecualikan pembatasan angkutan bagi bahan pokok.



&quot;Pak Kapolri juga sudah mendukung bahwa transportasi yang berkaitan dengan Sembako tidak akan terhambat, jadi panen untuk bulan ini beras 3 ,8 juta ton,&quot; katanya.



&quot;Kemudian, bulan depan 4,9 juta ton dari kebutuhan 2,5 juta ton. Jadi stock kami pastikan cukup,&quot; sambungnya.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan memastikan tidak ada kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran 2024.

Hal itu ia ungkap Zulhas setelah menghadiri rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral Operasi Ketupat 2024 bersama TNI-Polri, Kemenko PMK, hingga Kemenag.

&quot;Insya Allah selama Ramadhan sampai Lebaran harga tidak naik,&quot; kata pria yang akrab disapa Zulhas, Senin (25/3/2024).

BACA JUGA:
IG Bank Indonesia Yogya Diretas, Beri Giveaway iPhone Murah Seharga Rp8,8 Juta&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Zulhas menjelaskan, harga yang stabil itu merupakan hasil dari terjaganya ketersediaan bahan pokok.

&quot;Stoknya cukup, banyak, beras udah panen dan hampir panen raya, cabe, bawang juga sekarang musimnya bagus,&quot; kata Zulhas.

BACA JUGA:
 Diperiksa KPK, Fadel Muhammad Cerita Pernah Dimintai Tolong di Proyek APD&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Untuk itu, Zulhas mengimbau agar masyarakat tidak membeli bahan pokok secara berlebihan, karena hingga lebaran stoknya cukup, dan tidak kurang.

Namun, Zulhas tidak menutup kemungkinan akan terjadi kenaikan harga, jika proses distribusi terhambat akibat memasuki masa arus mudik dan balik.

&quot;Harganya naik maka kami sudah minta warga, pemerintah daerah untuk menggunakan bantuan cadang dan tidak terduga itu untuk subsidi transportasinya,&quot; katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi mengatakan, stok cadangan pangan telah tercukupi hingga mencapai 1,2 juta ton.



&quot;Saya menyampaikan bahwa cadangan pangan pemerintah sangat cukup, hari ini ada 1,2 juta ton. Kemudian tadi Pak Mendag sudah sampaikan ada kerja sama antar daerah,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Ratusan ASN dan 5 Pejabat Diberi Sanksi Akibat Tak Netral di Pemilu 2024&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Arief juga menilai bahwa proses distribusi bahan pokok tidak akan terlalu terkendala. Berkat adanya aturan Polri yang telah mengecualikan pembatasan angkutan bagi bahan pokok.



&quot;Pak Kapolri juga sudah mendukung bahwa transportasi yang berkaitan dengan Sembako tidak akan terhambat, jadi panen untuk bulan ini beras 3 ,8 juta ton,&quot; katanya.



&quot;Kemudian, bulan depan 4,9 juta ton dari kebutuhan 2,5 juta ton. Jadi stock kami pastikan cukup,&quot; sambungnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
