<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Motif Pembunuhan Kakek dan Nenek dengan Sekali Tendangan, Gara-Gara Rp500 Ribu</title><description>Pelaku pinjam uang ke korban sebesar Rp500 ribu untuk kebutuhan puasa. Tapi korban mengaku tidak punya uang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/26/340/2988508/motif-pembunuhan-kakek-dan-nenek-dengan-sekali-tendangan-gara-gara-rp500-ribu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/26/340/2988508/motif-pembunuhan-kakek-dan-nenek-dengan-sekali-tendangan-gara-gara-rp500-ribu"/><item><title>Motif Pembunuhan Kakek dan Nenek dengan Sekali Tendangan, Gara-Gara Rp500 Ribu</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/26/340/2988508/motif-pembunuhan-kakek-dan-nenek-dengan-sekali-tendangan-gara-gara-rp500-ribu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/26/340/2988508/motif-pembunuhan-kakek-dan-nenek-dengan-sekali-tendangan-gara-gara-rp500-ribu</guid><pubDate>Selasa 26 Maret 2024 16:09 WIB</pubDate><dc:creator>Fariz Abdullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/26/340/2988508/motif-pembunuhan-kakek-dan-nenek-dengan-sekali-tendangan-gara-gara-rp500-ribu-JCwLCt10Rg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi merilis kasus pembunuhan kakek dan nenek di Lebak (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/26/340/2988508/motif-pembunuhan-kakek-dan-nenek-dengan-sekali-tendangan-gara-gara-rp500-ribu-JCwLCt10Rg.jpg</image><title>Polisi merilis kasus pembunuhan kakek dan nenek di Lebak (Foto : MPI)</title></images><description>LEBAK&amp;nbsp;- Kemed (89) dan Hj Sarrikah (75) warga Cigarukgak, Desa Kadujajar, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya, Senin (25/3/2024).

Keduanya dihabisi oleh JN (40) salah satu cucu tirinya. Mereka meregangnyawa usai diberikan satu kali tendangan pada pinggang dan kaki masing-masing hingga tersungkur dan tak sadarkan diri.


BACA JUGA:
Pembunuh Kakek dan Nenek di Lebak Ditangkap, Sempat Lapor Polisi dan Pura-Pura Nangis


Kapolres Lebak, AKBP Suyono mengatakan pelaku tega menghabisi nyawa pasangan lanjut usia karena kesal tidak dipinjami uang sebesar Rp500 ribu. Padahal, korban baru saja menerima THR Pensiunan.

&quot;Pelaku pinjam uang ke korban sebesar Rp500 ribu untuk kebutuhan puasa. Tapi korban mengaku tidak punya uang padahal pelaku mengetahui jika korban baru saja pencairan THR pensiunan,&quot;kata Suyono saat ungkap kasus di Mapolres Lebak, Selasa (26/3/2024).

Menurut Suyono, karena tak diberikan pinjaman lantas membuat JN menendang pinggang korban dengan sekali tendangan hingga tersungkur dan tak sadarkan diri.

&quot;Di situ korban wanita menghampiri dan menanyakan ada apa? Tanpa basa-basi pelaku kembali menendang kaki korban hingga tersungkur dan tak sadarkan diri,&quot; tuturnya.


BACA JUGA:
MK Siap Gelar Sidang Perdana PHPU Pilpres 2024 Besok


Usai menumbangkan keduanya, lanjut Suyono, pelaku bergegas mencari peci milik korban yang kerap digunakan untuk menyimpan uang.

&quot;Uangnya masih ada Rp300 ribu dan diambil,&quot; ucapnya.Sementara Kasatreskrim Polres Lebak, AKP Wisnu Adicahya pelaku beraksi seorang diri dengan motif meminta uang sebesar Rp500 ribu.

&quot;Jengkel tidak diberikan uang jadi menendang bagian kaki korban. Tidak ada alat apapun yang digunakan oleh pelaku. Masing-masing korban dapat satu tendangan dari pelaku,&quot; katanya.

&quot;Jadi kalau kakeknya ditendang di bagian pinggang, kalau neneknya di bagian kaki,&quot; tambah dia.</description><content:encoded>LEBAK&amp;nbsp;- Kemed (89) dan Hj Sarrikah (75) warga Cigarukgak, Desa Kadujajar, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya, Senin (25/3/2024).

Keduanya dihabisi oleh JN (40) salah satu cucu tirinya. Mereka meregangnyawa usai diberikan satu kali tendangan pada pinggang dan kaki masing-masing hingga tersungkur dan tak sadarkan diri.


BACA JUGA:
Pembunuh Kakek dan Nenek di Lebak Ditangkap, Sempat Lapor Polisi dan Pura-Pura Nangis


Kapolres Lebak, AKBP Suyono mengatakan pelaku tega menghabisi nyawa pasangan lanjut usia karena kesal tidak dipinjami uang sebesar Rp500 ribu. Padahal, korban baru saja menerima THR Pensiunan.

&quot;Pelaku pinjam uang ke korban sebesar Rp500 ribu untuk kebutuhan puasa. Tapi korban mengaku tidak punya uang padahal pelaku mengetahui jika korban baru saja pencairan THR pensiunan,&quot;kata Suyono saat ungkap kasus di Mapolres Lebak, Selasa (26/3/2024).

Menurut Suyono, karena tak diberikan pinjaman lantas membuat JN menendang pinggang korban dengan sekali tendangan hingga tersungkur dan tak sadarkan diri.

&quot;Di situ korban wanita menghampiri dan menanyakan ada apa? Tanpa basa-basi pelaku kembali menendang kaki korban hingga tersungkur dan tak sadarkan diri,&quot; tuturnya.


BACA JUGA:
MK Siap Gelar Sidang Perdana PHPU Pilpres 2024 Besok


Usai menumbangkan keduanya, lanjut Suyono, pelaku bergegas mencari peci milik korban yang kerap digunakan untuk menyimpan uang.

&quot;Uangnya masih ada Rp300 ribu dan diambil,&quot; ucapnya.Sementara Kasatreskrim Polres Lebak, AKP Wisnu Adicahya pelaku beraksi seorang diri dengan motif meminta uang sebesar Rp500 ribu.

&quot;Jengkel tidak diberikan uang jadi menendang bagian kaki korban. Tidak ada alat apapun yang digunakan oleh pelaku. Masing-masing korban dapat satu tendangan dari pelaku,&quot; katanya.

&quot;Jadi kalau kakeknya ditendang di bagian pinggang, kalau neneknya di bagian kaki,&quot; tambah dia.</content:encoded></item></channel></rss>
