<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pria Tak Dikenal Tabrakkan Diri ke KA Penataran di Malang, Jasadnya Tewas Seketika    </title><description>Peristiwa ini terjadi saat warga tengah beraktivitas Sholat Tarawih dan sebagian selesai sholat.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/26/519/2988193/pria-tak-dikenal-tabrakkan-diri-ke-ka-penataran-di-malang-jasadnya-tewas-seketika</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/26/519/2988193/pria-tak-dikenal-tabrakkan-diri-ke-ka-penataran-di-malang-jasadnya-tewas-seketika"/><item><title>Pria Tak Dikenal Tabrakkan Diri ke KA Penataran di Malang, Jasadnya Tewas Seketika    </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/26/519/2988193/pria-tak-dikenal-tabrakkan-diri-ke-ka-penataran-di-malang-jasadnya-tewas-seketika</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/26/519/2988193/pria-tak-dikenal-tabrakkan-diri-ke-ka-penataran-di-malang-jasadnya-tewas-seketika</guid><pubDate>Selasa 26 Maret 2024 02:08 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/25/519/2988193/pria-tak-dikenal-tabrakkan-diri-ke-ka-penataran-di-malang-jasadnya-tewas-seketika-qk2EiNthQH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban tewas tertabrak kereta api di Malang. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/25/519/2988193/pria-tak-dikenal-tabrakkan-diri-ke-ka-penataran-di-malang-jasadnya-tewas-seketika-qk2EiNthQH.jpg</image><title>Korban tewas tertabrak kereta api di Malang. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yNS8xLzE3ODc4NS81L3g4dm05ZzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MALANG - Warga Kota Malang dibuat geger dengan tewasnya pria tak dikenal yang tertabrak KA Penataran. Peristiwa ini terjadi saat warga tengah beraktivitas Sholat Tarawih dan sebagian selesai sholat.

Tiba-tiba saja pria tak dikenal nekat menabrakkan dirinya ke KA Penataran yang melaju dari selatan ke utara, melintasi perlintasan kereta api (KA) di Jalan Kolonel Sugiono Gang 10 A Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kecelakaan Kereta Gantung, 4 Anggota Keluarga Terluka Parah

Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto membenarkan peristiwa tewasnya pria tak dikenal yang sempat membuat geger warga sekitar tersebut. Saat itu peristiwa menunjukkan sekitar pukul 19.30 WIB, pada Senin malam (25/3/2024).

&quot;Saat itu salah satu warga di sekitar lokasi melihat pria itu sedang duduk di pinggir rel kereta api. Korban ini duduk sendiri tak dikenal warga di rel,&quot; ungkap Yudi Risdiyanto, dikonfirmasi pada Senin malam.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

3 Kecelakaan Kereta Paling Mematikan di Dunia, Korban Tewas Ratusan Orang

Kemudian, saat ada KA Penataran melintas dari selatan ke utara tiba-tiba pria ini justru berlari ke arah depan kereta. Seketika kereta yang melaju dengan kecepatan sedang di perlintasan KA Jalan Kolonel Sugiono Gang 10 A RT 15 RW 1 Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, langsung tertabrak kereta. Proses evakuasi berjalan dramatis, tubuh pria itu hancur usai tertabrak KA Penataran dari arah Blitar ke Kota Malang.

&quot;Korban langsung meninggal dunia usai tertabrak kereta itu. Untuk identitas korban tidak dikenal, tidak membawa identitas yang bersangkutan,&quot; tuturnya.Hasil dari pemeriksaan, warga sekitar lokasi juga tak ada yang mengenali jenazah yang kemudian dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk proses identifikasi lebih lanjut.



&quot;Dugaan sementara karena korban dengan sengaja atau bunuh diri berlari ke arah kereta api yang sedang melintas, yang mengakibatkan korban tertabrak dan meninggal dunia di TKP,&quot; tukasnya.





</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yNS8xLzE3ODc4NS81L3g4dm05ZzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MALANG - Warga Kota Malang dibuat geger dengan tewasnya pria tak dikenal yang tertabrak KA Penataran. Peristiwa ini terjadi saat warga tengah beraktivitas Sholat Tarawih dan sebagian selesai sholat.

Tiba-tiba saja pria tak dikenal nekat menabrakkan dirinya ke KA Penataran yang melaju dari selatan ke utara, melintasi perlintasan kereta api (KA) di Jalan Kolonel Sugiono Gang 10 A Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kecelakaan Kereta Gantung, 4 Anggota Keluarga Terluka Parah

Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto membenarkan peristiwa tewasnya pria tak dikenal yang sempat membuat geger warga sekitar tersebut. Saat itu peristiwa menunjukkan sekitar pukul 19.30 WIB, pada Senin malam (25/3/2024).

&quot;Saat itu salah satu warga di sekitar lokasi melihat pria itu sedang duduk di pinggir rel kereta api. Korban ini duduk sendiri tak dikenal warga di rel,&quot; ungkap Yudi Risdiyanto, dikonfirmasi pada Senin malam.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

3 Kecelakaan Kereta Paling Mematikan di Dunia, Korban Tewas Ratusan Orang

Kemudian, saat ada KA Penataran melintas dari selatan ke utara tiba-tiba pria ini justru berlari ke arah depan kereta. Seketika kereta yang melaju dengan kecepatan sedang di perlintasan KA Jalan Kolonel Sugiono Gang 10 A RT 15 RW 1 Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, langsung tertabrak kereta. Proses evakuasi berjalan dramatis, tubuh pria itu hancur usai tertabrak KA Penataran dari arah Blitar ke Kota Malang.

&quot;Korban langsung meninggal dunia usai tertabrak kereta itu. Untuk identitas korban tidak dikenal, tidak membawa identitas yang bersangkutan,&quot; tuturnya.Hasil dari pemeriksaan, warga sekitar lokasi juga tak ada yang mengenali jenazah yang kemudian dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk proses identifikasi lebih lanjut.



&quot;Dugaan sementara karena korban dengan sengaja atau bunuh diri berlari ke arah kereta api yang sedang melintas, yang mengakibatkan korban tertabrak dan meninggal dunia di TKP,&quot; tukasnya.





</content:encoded></item></channel></rss>
