<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Mensos Risma Tinjau Korban Bencana di Bandung Barat   </title><description>Bencana tersebut mengakibatkan rusaknya sejumlah rumah, jembatan dan lahan pertanian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/27/337/2988724/mensos-risma-tinjau-korban-bencana-di-bandung-barat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/27/337/2988724/mensos-risma-tinjau-korban-bencana-di-bandung-barat"/><item><title>   Mensos Risma Tinjau Korban Bencana di Bandung Barat   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/27/337/2988724/mensos-risma-tinjau-korban-bencana-di-bandung-barat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/27/337/2988724/mensos-risma-tinjau-korban-bencana-di-bandung-barat</guid><pubDate>Rabu 27 Maret 2024 03:57 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/27/337/2988724/mensos-risma-tinjau-korban-bencana-di-bandung-barat-IZmZo1iRLj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mensos tinjau korban longsor di Bandung Barat (Foto: Kemensos)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/27/337/2988724/mensos-risma-tinjau-korban-bencana-di-bandung-barat-IZmZo1iRLj.jpg</image><title>Mensos tinjau korban longsor di Bandung Barat (Foto: Kemensos)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xOC8xLzE3ODUwOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini meninjau langsung korban banjir dan tanah longsor di Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat pada Senin (25/3/2024) malam. Pihaknya juga membawa berbagai bantuan ke lokasi itu.
Diketahui, bencana banjir dan tanah longsor akibat hujan deras menimpa Desa Cibenda yang terletak sekitar 60  kilometer dari pusat Kota Bandung pada Minggu (24/3/2024) malam sekitar pukul 23.00. Bencana tersebut mengakibatkan rusaknya sejumlah rumah, jembatan dan lahan pertanian.
Tercatat 436 jiwa dari 115 keluarga mengungsi ke GOR Betah dan SDN Padakati, Desa Cibenda serta sejumlah warga masih dalam pencarian.

BACA JUGA:
Tim SAR Masih Lakukan Pencarian 7 Orang Hilang Korban Longsor Bandung Barat

Mensos yang menemui para para korban terdampak bencana itu mencoba memberikan semangat dan penguatan. Dia juga mendengar cerita dari salah satu penyintas, yakni Siti Nurjamila (30) yang meminta agar Risma  mengerahkan petugas untuk mencari tetangganya yang hilang.
&quot;Yang penting sekarang Ibu sehat, Ibu semangat. Kalau rumah pasti nanti ada gantinya&quot; ujar Mensos Risma.

BACA JUGA:
Temui Warga Terdampak Longsor, Kapolda: Lakukan Proses Pencarian Korban Semaksimal Mungkin

Selain itu, Penyintas lainnya, Arifin (40) menyatakan, kakak  beserta dua anggota keluarganya masih hilang. Arifin masih menunggu sambil berdoa agar tim bisa menemukan anggota keluarganya yang hilang terbawa banjir dan longsor.Mendengar cerita para korban, Risma menyatakan, sedang memikirkan penghidupan para korban terdampak ke depannya, sebab mereka kehilangan lahan pertanian sebagai sumber ekonomi keluarga. Mensos menawarkan kepada penyintas untuk menjadi peternak serta kepada ibu-ibu ditawarkan latihan menjahit.

Selain tawaran tersebut, Kemensos juga telah menyalurkan berbagai bantuan dari empat gudang yaitu Sentra Wyata Guna Bandung, Dinsos Provinsi Jawa Barat, Sentra Abiyoso Cimahi, serta Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung.

Bantuan tersebut berupa kasur, selimut, family kit, kidsware kit, sandang dewasa, sandang anak, serta berbagai bantuan lainnya. Selain itu Kemensos juga mendirikan tenda serta dapur umum. &amp;ldquo;Kami menyediakan sebanyak 550 porsi makanan siap saji sekali produksi,&amp;rdquo; ujar Ketua Tim Dapur Umum dari Tagana Bandung Barat Soleh.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xOC8xLzE3ODUwOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini meninjau langsung korban banjir dan tanah longsor di Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat pada Senin (25/3/2024) malam. Pihaknya juga membawa berbagai bantuan ke lokasi itu.
Diketahui, bencana banjir dan tanah longsor akibat hujan deras menimpa Desa Cibenda yang terletak sekitar 60  kilometer dari pusat Kota Bandung pada Minggu (24/3/2024) malam sekitar pukul 23.00. Bencana tersebut mengakibatkan rusaknya sejumlah rumah, jembatan dan lahan pertanian.
Tercatat 436 jiwa dari 115 keluarga mengungsi ke GOR Betah dan SDN Padakati, Desa Cibenda serta sejumlah warga masih dalam pencarian.

BACA JUGA:
Tim SAR Masih Lakukan Pencarian 7 Orang Hilang Korban Longsor Bandung Barat

Mensos yang menemui para para korban terdampak bencana itu mencoba memberikan semangat dan penguatan. Dia juga mendengar cerita dari salah satu penyintas, yakni Siti Nurjamila (30) yang meminta agar Risma  mengerahkan petugas untuk mencari tetangganya yang hilang.
&quot;Yang penting sekarang Ibu sehat, Ibu semangat. Kalau rumah pasti nanti ada gantinya&quot; ujar Mensos Risma.

BACA JUGA:
Temui Warga Terdampak Longsor, Kapolda: Lakukan Proses Pencarian Korban Semaksimal Mungkin

Selain itu, Penyintas lainnya, Arifin (40) menyatakan, kakak  beserta dua anggota keluarganya masih hilang. Arifin masih menunggu sambil berdoa agar tim bisa menemukan anggota keluarganya yang hilang terbawa banjir dan longsor.Mendengar cerita para korban, Risma menyatakan, sedang memikirkan penghidupan para korban terdampak ke depannya, sebab mereka kehilangan lahan pertanian sebagai sumber ekonomi keluarga. Mensos menawarkan kepada penyintas untuk menjadi peternak serta kepada ibu-ibu ditawarkan latihan menjahit.

Selain tawaran tersebut, Kemensos juga telah menyalurkan berbagai bantuan dari empat gudang yaitu Sentra Wyata Guna Bandung, Dinsos Provinsi Jawa Barat, Sentra Abiyoso Cimahi, serta Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung.

Bantuan tersebut berupa kasur, selimut, family kit, kidsware kit, sandang dewasa, sandang anak, serta berbagai bantuan lainnya. Selain itu Kemensos juga mendirikan tenda serta dapur umum. &amp;ldquo;Kami menyediakan sebanyak 550 porsi makanan siap saji sekali produksi,&amp;rdquo; ujar Ketua Tim Dapur Umum dari Tagana Bandung Barat Soleh.

</content:encoded></item></channel></rss>
