<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bocah 12 Tahun Diterkam Buaya saat Mencari Pisang, Jasadnya Belum Ditemukan</title><description>Setelah hilang selama empat hari pasca diterkam buaya, jenazah bocah 12 tahun masih belum ditemukan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/27/340/2988767/bocah-12-tahun-diterkam-buaya-saat-mencari-pisang-jasadnya-belum-ditemukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/03/27/340/2988767/bocah-12-tahun-diterkam-buaya-saat-mencari-pisang-jasadnya-belum-ditemukan"/><item><title>Bocah 12 Tahun Diterkam Buaya saat Mencari Pisang, Jasadnya Belum Ditemukan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/03/27/340/2988767/bocah-12-tahun-diterkam-buaya-saat-mencari-pisang-jasadnya-belum-ditemukan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/03/27/340/2988767/bocah-12-tahun-diterkam-buaya-saat-mencari-pisang-jasadnya-belum-ditemukan</guid><pubDate>Rabu 27 Maret 2024 07:28 WIB</pubDate><dc:creator>Andhy Eba</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/27/340/2988767/bocah-12-tahun-diterkam-buaya-saat-mencari-pisang-jasadnya-belum-ditemukan-8btzDE3iXx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim SAR mencari jasad bocah 12 tahun yang diterkam buaya (Foto : iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/27/340/2988767/bocah-12-tahun-diterkam-buaya-saat-mencari-pisang-jasadnya-belum-ditemukan-8btzDE3iXx.jpg</image><title>Tim SAR mencari jasad bocah 12 tahun yang diterkam buaya (Foto : iNews)</title></images><description>BUTON TENGAH - Setelah hilang selama empat hari pasca diterkam buaya, jasad bocah 12 tahun masih belum ditemukan. Tim SAR masih terus melakukan pencarian dengan menyelurusi aliran kali Kaleleha di Desa Terapung, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara (Sutra).

Jenazah Aina Ona, bocah peremupuan yang masih berusia 12 pasca diterkam buaya pada, Jumat 22 Maret 2024, hingga saat ini masih belum ditemukan.


BACA JUGA:
Kebakaran Permukiman Padat di Jaksel, Api Berasal dari Lantai 2 Kontrakan


Tim SAR gabungan sudah melakukan pencarian hingga hari keempat namun tubuh bocah tersebut belum juga ditemukan.

Aina diterkam buaya saat menyeberang kali. Ketika itu, ia hendak mengambil pisang di kebun bersama ibu dan kakaknya.


BACA JUGA:
Ngeri! Buaya Berjemur di Dekat Kandang Kambing Warga di Bantaran Sungai Bengawan Solo


Saat itu, korban dalam perjalanan pulang melewati penyebrangan Kali Kaleleha.

&quot;Ada seekor buaya yang tiba-tiba muncul dan langsung menerkam bocah tersebut dan menyeretnya ke arah utara sepanjang Kali Kaleleha,&quot; ujar Ardin, kakak korban, Selasa 27 Maret 2024.

Tim SAR Gabungan hingga hari keemat masih terus melakukan pencarian di lokasi bocah tersebut diterkam buaya.Korpos Unit Siaga SAR Muna, Muh. Asep Wage mengatakan, petugas juga menyelusuri aliran kali dengan menggunakan perahu karet. &quot;Namun, hingga sore hari jenazah korban belum juga ditemukan,&quot; ujarnya.

Petugas pun akan memperluas lokasi pencarian jasad korban.</description><content:encoded>BUTON TENGAH - Setelah hilang selama empat hari pasca diterkam buaya, jasad bocah 12 tahun masih belum ditemukan. Tim SAR masih terus melakukan pencarian dengan menyelurusi aliran kali Kaleleha di Desa Terapung, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara (Sutra).

Jenazah Aina Ona, bocah peremupuan yang masih berusia 12 pasca diterkam buaya pada, Jumat 22 Maret 2024, hingga saat ini masih belum ditemukan.


BACA JUGA:
Kebakaran Permukiman Padat di Jaksel, Api Berasal dari Lantai 2 Kontrakan


Tim SAR gabungan sudah melakukan pencarian hingga hari keempat namun tubuh bocah tersebut belum juga ditemukan.

Aina diterkam buaya saat menyeberang kali. Ketika itu, ia hendak mengambil pisang di kebun bersama ibu dan kakaknya.


BACA JUGA:
Ngeri! Buaya Berjemur di Dekat Kandang Kambing Warga di Bantaran Sungai Bengawan Solo


Saat itu, korban dalam perjalanan pulang melewati penyebrangan Kali Kaleleha.

&quot;Ada seekor buaya yang tiba-tiba muncul dan langsung menerkam bocah tersebut dan menyeretnya ke arah utara sepanjang Kali Kaleleha,&quot; ujar Ardin, kakak korban, Selasa 27 Maret 2024.

Tim SAR Gabungan hingga hari keemat masih terus melakukan pencarian di lokasi bocah tersebut diterkam buaya.Korpos Unit Siaga SAR Muna, Muh. Asep Wage mengatakan, petugas juga menyelusuri aliran kali dengan menggunakan perahu karet. &quot;Namun, hingga sore hari jenazah korban belum juga ditemukan,&quot; ujarnya.

Petugas pun akan memperluas lokasi pencarian jasad korban.</content:encoded></item></channel></rss>
